🎬 Flashback - 17 🎬

1.1K 254 20
                                        

Hello!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hello!

This Story's mine so don't plagiarism.

Happy Reading.

Sekarang Lisa tau siapa pemuda yang mirip sekali dengan Mario teman sekelasnya sekaligus penyebab dia dan Ibunya bertengkar,seorang pemuda yang selamanya akan menjadi musuhnya. Pemuda itu bukan Mario melainkan Theo Sanders,ketua basket tim lawan dan kebetulan mirip dengan teman berkelahinya itu.

"Kau kenapa?"tanya Becca menyenggol bahu Lisa.

Gadis itu tersentak lalu menggeleng. "Tidak apa-apa, hanya sedang memikirkan sesuatu saja."jawab Lisa santai.

Becca menganggukkan kepalanya namun perhatiannya masih tertuju pada Lisa yang tengah menyaksikan pertandingan basket yang sangat membosankan menurutnya,kalau bukan karena teman-temannya anggota basket Becca juga tidak akan mau berlama-lama di lapangan melihat mereka bertanding.

Lisa,gadis yang ada di sebelahnya ini terlihat cantik walaupun sebenarnya jauh lebih cantik Jisu sih dan wajah gadis itu juga sedikit mirip dengan Jisu,bisa di pastikan kalau mereka berdua memang bersaudara.

Hanya saja-- Becca tidak mengerti kenapa Vee bisa jatuh hati pada Lisa yang baru dia kenal? Pemuda itu malah mengabaikan perasaan sahabatnya Jisu selama bertahun-tahun.

Dasar tidak peka!

Tapi bukan sepenuhnya salah Vee juga sih, Jisu juga yang lamban dan tidak mau mengungkap perasaan nya jadi tidak salah sih kalau Vee akan jatuh hati pada perempuan lain.

Hm,ternyata benar ya kata orang-orang kalau pria dan wanita itu tidak bisa bersahabat karena salah satu dari mereka pasti akan ada yang jatuh cinta.

"Mau tidak?"tanya Lisa menawarkan snack yang ada di tangannya pada Becca.

Gadis itu menggelengkan kepalanya. "Tidak,kau makan saja ya."tolaknya halus.

"Menurutmu siapa yang akan menang?"tanya Lisa tanpa menoleh menatap Becca karena pertandingan di depannya ini sangat seru.

Becca menatap lurus ke depan. "Tentu saja sekolah kita,walaupun Vee tidak begitu pintar dalam pelajaran tapi dia sangat ahli bermain basket. Dia di pilih menjadi ketua juga karena keahliannya bukan karena sogokan atau apapun lah itu."tuturnya.

Lisa menganggukkan kepalanya berulang kali mendengar penjelasan Becca, perhatian nya kini teralihkan oleh Jin yang baru saja memasuki lapangan.Gadis itu melambaikan tangannya kearah Jin dan menyuruh kakak kelasnya itu menghampiri mereka.

"Apa yang kau lakukan,Lisa?"tanya Jisu bingung.

"Memanggil masa depanmu."jawab Lisa kemudian menunjuk kearah Jin yang berjalan menghampiri mereka. "Nah itu dia."sambungnya.

Jisu mengerutkan keningnya. "Masa depan? Apa maksudmu?"

Lisa menatap Jisu jengah. "Susah ya bicara dengan gadis tidak peka sepertimu,jangan tanya apapun padaku."keluhnya lalu menarik tangan Jin berdiri di samping Jisu.

Flashback [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang