🎬 Flashback - 20 🎬

1.5K 279 25
                                        

Hello!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hello!

This Story's mine so don't plagiarism.

Happy Reading.

"Jisu,berhenti."

Lisa sedari tadi berteriak menyuruh Jisu untuk berhenti berlari namun gadis itu malah mengabaikannya membuat Lisa mengeram kesal lalu mempercepat lari nya dan berhasil meraih tangan Jisu,membalik paksa tubuh Ibu nya agar menatapnya.

"Dengarkan aku dulu,Jisu!"

Jisu menepis tangan Lisa. "Aku tidak ingin mendengar apapun darimu,Lisa."bentaknya.

Lisa mengepalkan kedua tangannya lalu menyentuh kedua bahu Jisu. "Kau harus mendengar penjelasan ku,yang kau lihat itu salah Jisu tidak seperti yang kau pikirkan."katanya berkata selembut mungkin,karena ia tau kalau suara nya keras maka Jisu akan semakin marah.

Gadis itu tersenyum sinis. "Salah kau bilang?jelas-jelas aku melihat kalian berciuman,Lisa! Dan kau bilang aku yang salah,aku lebih mempercayai apa yang aku lihat daripada mendengar penjelasan tidak masuk akal mu itu."tandasnya dan kembali menepis tangan Lisa.

"Aku tidak tau kalau Vee akan melakukan hal itu padaku, kalau aku tau aku pasti akan menolaknya. Aku tidak mungkin merebut orang yang kau cintai,Jisu."ucap Lisa.

Jisu tersentak kaget mendengar perkataan Lisa,ia kembali tersenyum sinis. "Kau tau aku menyukai Vee? Lalu kenapa kau masih berdekatan dengannya,Lisa? Kenapa?!"kali ini gadis itu berteriak sembari mendorong tubuh Lisa hingga mundur beberapa langkah.

Lisa cukup terkejut mendengar teriakan Jisu dan tanpa sadar air mata nya jatuh membasahi kedua pipinya,ia menggelengkan kepalanya lalu mendekati Jisu, menggenggam tangan Ibunya ini.

"A-Aku tidak melakukan hal itu,Jisu. Bukan aku yang mendekatinya tapi Vee yang mendekatiku,kau tau sendiri kan kalau aku selalu bersikap acuh dan dingin padanya."kata Lisa.

Jisu menepis lagi tangan Lisa. "Aku tidak ingin mendengar perkataanmu,Lisa! Ternyata yang di katakan Jimmy itu benar,kehadiranmu di tengah-tengah kami itu adalah kesalahan terbesar. Kau memang seharusnya tidak ada di antara kami Lisa,dengan begitu Vee tidak akan mungkin menyukaimu dan hubunganku dengannya juga akan baik-baik saja."serunya lalu membalikkan tubuhnya pergi meninggalkan Lisa.

Gadis itu mengepalkan kedua tangannya menatap punggung Jisu yang perlahan menghilang dari pandangannya,Lisa mengangkat tangannya mengusap air matanya lalu berjalan pergi,tidak untuk mengejar Jisu lagi melainkan pergi ke arah yang lain.

Sementara itu Vee sedari tadi tidak bisa melepaskan pandangannya dari boneka jamur yang ada di tangannya,ia kini duduk di taman tak jauh dari rumahnya setelah berbincang dengan Jin tadi dan sampai sekarang perkataan Kakak kelasnya itu selalu terngiang di otaknya.

Flashback [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang