"Let me take your pain..."-LHC
It's just them breaking the rules to be with each other. 🥀
• NOHYUCK
• GENDERSWITCH
• Fantasy, Romance
A Story by Bee 🐝
Be a smart and respectful readers ♡'・ᴗ・'♡
Hai~ Jangan lupa tinggalin vote dan komen yaa~ I'll be grateful for that (๑•ᴗ•๑)♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bertahun-tahun berlalu dan Taeyong menebus kesalahannya dengan bekerja sebaik dan sebijak mungkin dalam memimpin klan Cerberus. Begitu pun dengan Jaemin yang kini semakin aktif di lapangan untuk membantu para alter agar tidak kelaparan dan menyerang manusia dengan brutal. Sifat alami alter memang tidak bisa diubah. Mereka akan selamanya brutal karena begitulah mereka bisa bertahan di muka bumi. Hanya saja Jaemin menuntun mereka agar tidak terlalu menunjukkan diri mereka di pemukiman penduduk. Seperti bagaimana Haechan pada Jeno dulu sewaktu Jeno masih menjadi alter. Mereka berdua menebus kesalahan mereka di masa lalu dengan menjadi pribadi yang lebih baik, melakukan banyak kebaikan yang membuat tetuah. petinggi klan bahkan para anggota klan semakin segan pada mereka.
"Haechan? Haechan... Lee Haechan!!"
"Ada apa? Kenapa?"
"Kau melamun?? Di pertemuan klan?"
"Tidak! Tapi Pa... ini sudah 4 jam sejak pertemuan berlangsung. Lihat, anggota klan lain juga sudah lelah. Yeosan Oppa, Younghoon Oppa, jujur saja, kalian sudah lelah juga kan?? Tidak apa-apa, tidak perlu takut bicara. Aku sudah jadi bagian dari petinggi klan, posisiku sudah sama seperti Johnny samcheon jadi tidak perlu khawatir, aku akan melindungi kalian. Cepat bilang kalian lelah jadi pertemuan ini bisa diakhiri sekarang,"
Kedua vampir itu saling bertukar tatap sebelum akhirnya mereka serempak mengangguk.
"Maaf karena sudah lancang tapi kami sudah sangat kelaparan, Taeyong..."
"Papa dengar kan?? Sudahh, tidak perlu banyak bicara lagi, mari kita akhiri pertemuan hari ini. Rhys sudah menunggu Eomma-nya untuk keluar. Paa..."
Taeyong sempat menatap para tetuah yang duduk di dalam ruangan itu juga. Semua setuju untuk mengakhir pertemuan hari itu jadi Taeyong menyerah meski masih banyak yang ingin dia bereskan. Tidak apa-apa, setidaknya permasalahan utama mereka hari itu sudah mereka selesaikan jadi masalah-masalah kecil yang lain bisa diselesaikan nanti. Pertemuan pun dibubarkan, semua anggota klan termasuk para tetuah dan petinggi meninggalkan ruangan pertemuan kecuali Haechan yang ditahan Taeyong.
"Bagaimana Jeno? Apa dia suka dengan pekerjaannya yang sekarang?"
Jeno kini sudah diberi pekerjaan juga oleh Taeyong. Memberi edukasi pada newborn vampire dan alter karena bagaimana pun juga Jeno pernah berada di posisi mereka. Turun lapangan juga seperti Jaemin walau mereka melakukan pekerjaan yang berbeda. Jaemin bisa mengambil tindakan tegas dengan sedikit memberi efek jera pada vampir yang tidak dengar-dengaran. Jaemin memang sudah berjanji akan berkelakuan baik tapi bukan berarti dia mentolerir semua kesalahan. Dia tetap tegas juga dan disiplin pada vampir-vampir tersebut.
"Kenapa tidak Papa tanya sendiri saja pada Jeno?"
Taeyong tidak membenci Jeno lagi, sungguh. Hanya saja karena apa yang telah dia perbuat pada Jeno beberapa tahun yang lalu, Taeyong masih merasa canggung kalau ditinggal berdua dengan Jeno untuk bicara. Diam-diam Taeyong memberi perhatian pada Jeno, memastikan Jeno betah tinggal di kastil, memberinya pekerjaan agar Jeno tidak bosan di kastil. Kalau ada yang ingin dia sampaikan semuanya pasti melalui Ten atau Haechan. Dia belum bicara secara langsung dengan Jeno sekarang. Kata Haechan Papanya itu sedang bersikap seperti pria tsundere. Haechan tertawa pelan melihat Taeyong yang mengerucutkan bibirnya.