CHAPTER 20: SORRY & MEMORIES

27 7 0
                                        

Mama dan Papa sedang melakukan perjalanan bisnis ke Eropa. Di rumah, hanya ada aku dan Nenek sekarang. Kakek? Dia sudah meninggalkan kami setahun lalu—tepat di hari ini.

Lian:
"Kak, aku tidak ke rumah sakit hari ini."

Lian:
"Tolong jaga diri baik-baik, ya."

Kak Zhan:
"Apa kamu ada keperluan hari ini?"

Kak Zhan:
"Hmm..."

Aku memasukkan ponsel ke saku celana. "Nek, aku berangkat dulu," kataku sambil mengambil tas.

"Iya, hati-hati di jalan, Lian," jawab Nenek dari ruang tengah, suaranya lembut seperti biasa.

Klek.

Pintu depan tertutup. Di luar, sebuah taksi sudah menunggu. Sopirnya turun dan membukakan bagasi, membantuku memasukkan koper. Aku masuk ke kursi belakang, lalu taksi pun melaju.

Perjalanan ke bandara memakan waktu satu jam. Ini pertama kalinya aku naik pesawat sendirian. Dan pertama kalinya aku bepergian tanpa memberi tahu Kak Zhan.

~~

Pov Rego

"Pa, aku mau ke rumah sakit. Mau menjenguk kakaknya temenku," kataku sambil mengambil kunci motor.

"Jangan pulang terlalu malam" pesan Papa dari sofa.

"Iya, Pa. Cuma sebentar kok."

Aku bergegas menuju rumah sakit. Aku tak bisa membiarkan Lian menghadapi ini sendirian. Maaf, Lian, aku harus memberi tahu kakakmu.

Untungnya, rumah sakit tak jauh dari rumah. Dengan motor, aku sampai dalam 15 menit.

Di resepsionis, aku bertanya, "Kamar Kak Zhan di mana, Mbak?"

"Kamar 7 VIP, di lantai tiga," jawabnya ramah.

Aku berlari menuju lift, lalu menuju kamar itu secepat mungkin.

~~

Bandara Internasional Xiaoshan Hangzhou

Pukul 07.00

Ini pertama kalinya aku, Lian, melakukan perjalanan jauh sendirian. Tujuanku adalah Zhengzhou—kampung halaman keluargaku, tempat Kakek dimakamkan.

Aku ingin ziarah ke makam Kakek bersama keluarga, tapi kali ini hanya aku yang bisa pergi. Mama dan Papa di Eropa, sementara Kak Zhan masih terbaring di rumah sakit.

Jadwal keberangkatan pesawat masih satu jam lagi. Aku duduk di ruang tunggu, scrolling ponsel untuk mengusir rasa gelisah.

"Your attention, please. Passengers of China Southern Airlines, flight number GA328 to Zhengzhou, please proceed to boarding at Gate A12. Thank you."

Aku segera bangkit, menuju pintu boarding. Setelah memakai sabuk pengaman di kursi pesawat, aku bersandar dan mencoba bersantai.

Dua jam penerbangan ke Zhengzhou terasa panjang, tapi aku menikmatinya. Di luar jendela, langit biru membentang luas. Aku membayangkan Kakek—pria yang selalu kukenang dengan senyum hangatnya.

Protect My Brother [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang