Judul awal : SELFISH - JJK
I want you to be happy
I promise I won't ignore you like I used to
❃❃❃
Hati hati bosan
Sedikit mengandung unsur 15+
Dan jangan lupa untuk memberikan vote ✮
❃❃❃
Highest Rank
#3 in jeon
#2 in mirae
#2 in jjk
#1 in jeon
#2 in...
[❃Typo bertebaran❃] [❃Jangan lupa untuk memberikan vote❃]
Hayo pada kangen sama cerita ini ga?
✮Happy reading✮
||
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lalu kenapa sekarang Daddy tidak jadi abdi negara saja? Daddy pasti jauh lebih keren mengenakan pakaian seragam." Ucap Hyeon sambil menunjuk sebuah bingkai yang cukup besar, dimana disana ada foto Jungkook ketika pria itu masih menjadi abdi negara.
Jungkook memang baru saja sedikit menceritakan bagaimana dirinya memakai sebuah seragam ketika putranya itu masuk kedalam ruang pribadinya. Dimana disana terdapat banyak foto ketika dulu Jungkook adalah seorang abdi negara.
"Karena Mommy kurang menyukai pekerjaan Daddy pada saat itu. Maka dari itu Daddy memutuskan untuk melakukan pekerjaan lain" tutur Jungkook sambil mengusap rambut hitam putranya yang kini berada di pangkuannya.
"Kenapa Mommy tidak menyukainya? Padahalkan Daddy telihat lebih keren ketika memakai pakaian itu."
Jungkook terkekeh pelan sambil menatap fotonya sendiri pada bingkai itu. "Karena saat Daddy melakukan pekerjaan itu Daddy menjadi kurang memberikan perhatian dan kasih sayang kepada Mommy."
"Itu berarti Daddy jahat!" Jungkook justru tertawa saat putranya itu beranjak turun dari atas pangkuannya dan menatapnya dengan garang.
"Tapi yang terpenting sekarang sudah tidak, jika tidak begitu mungkin Hyeon dan Nari tidak akan berada disini bersama dengan Daddy juga Mommy."
"Apa maksudnya?" Hyeon mengerutkan keningnya tak mengerti maksud dari ucapan sang ayah, sedangkan Jungkook hanya menggelengkan kepalanya untuk menanggapi pertanyaan putranya itu.
"Nanti kalau Hyeon sudah dewasa, Hyeon pasti mengerti." Jungkook menepuk kepala putranya sebanyak dua kali hingga membuatnya cemburut. Dan dengan bersamaan juga terdengar suara ketukan pada pintu ruangan hingga membuat kedua laki laki itu menoleh secara bersamaan.
"Daddy.." Jungkook terkekeh pelan saat mendengar suara lembut dan manis milik putrinya yang kini sudah berusia 5 tahun. Selisih 3 tahun dengan Hyeon, putranya.
"Iya, ada apa sayang? Kemari." Jungkook menganyunkan tangannya untuk memberi isyarat agar putrinya melangkah mendekatinya.
"Kenapa kau datang kemari? Menganggu waktuku dengan Daddy" Hyeon memberikan tatapan garang pada Nari, adik perempuannya.
Sedangkan Nari hanya menjulurkan lidahnya mengejek dan naik keatas pangkuan sang ayah hingga membuat Hyeon mendengus dan itu tak luput dari pandangan Jungkook.
"Dad! Tadikan aku yang berada disana. Kenapa sekarang malah Nari?!" Hyeon melayangkan protesnya karena tidak terima jika adiknyalah yang pangku oleh sang ayah. Padahal sudah jelas jelas dialah yang turun sendiri dari pangkuan Jungkook dan dia juga yang tidak terima.