Eighteen

3.6K 256 14
                                        

[❃Typo bertebaran❃]
[❃Jangan lupa untuk memberikan vote❃]

✮Happy reading✮

||

Pukul setengah sebelas siang mirae baru kembali ke rumah. Manik birunya menyusuri setiap sidut ruangan yang dapat ia lihat. Dirinya tengah mencari keberadaan jungkook.

Dimana pria itu?

"Bibi lily. Apakah bibi melihat jungkook?" Tanyanya pada salah satu pelayan di rumah itu.

"Maaf nyonya." Wanita paruh baya itu menunduk hormat. "Tapi tuan jungkook sudah pergi ke kantor sejak pukul sembilan tadi pagi."

"Ah begitu. Baiklah terimakasih."

"Oh ya. Ngomong ngomong apakah sudah memasak makan siang?"

"Maaf nyonya. Tapi kami belum memasakannya. Apakah nyonya ingin segera makan siang?" Tanya lily.

Mirae menggeleng. "Bibi tidak perlu meminta maaf. Aku hanya bertanya saja. Jika belum memasak makan siang itu bagus. Karena aku berniat memasak makan siang untuk jungkook."

"Biar saya dan pelayan lainnya saja yang memasak makan siang. Nyonya tidak perlu repot repot untuk memasak."

"Tidak apa apa bi. Hari ini aku memang ingin memasakan makan siang untuk jungkook." Mirae tersenyum. Membuat lily juga ikut tersenyum.

"Baiklah kalau nyonya ingin memasak makan siang. Nanti saya bantu. Agar lebih cepat."

Mirae mengangguk. "Kalau begitu aku pergi ke kamar dulu."

"Baik nyonya. Silakan." Lily segera menunduk ketika yn berlalu dari hadapannya.

❃❃❃

Mirae tersenyum membalas sapaan sapaan yang di lontarkan oleh beberapa karyawan jungkook kepada dirinya.

Siang ini dirinya memang sengaja datang ke kantor jungkook untuk membawakan pria itu makan siang. Ya setidaknya walaupun sebenarnya dia tak begitu menginginkan pernikahannya bersama dengan jungkook tapi dia harus tetap menjadi istri yang baik bukan?

"Apakah jungkook ada di dalam?" Tanyanya pada yoongi yang berada di depan pintu ruangan jungkook.

Pria berkulit putih itu mengangguk. "Ya. Dia baru saja menyelesaikan meetingnya beberapa menit yang lalu." Jawabnya.

"Sepertinya semakin kesini kau semakin perhatian kepada jungkook." Yoongi menarik sudut bibirnya sambil menatap kotak makan yang di pegang oleh mirae.

Mirae menatap malas yoongi. "Ini sudah tugasku sebagai seorang istri. Dan tentang aku yang perhatian kepada jungkook atau tidak bukanlah urusanmu." Balas mirae cepat yang membuat yoongi menatap sengit wanita di hadapannya sekarang ini.

Kenapa mirae seolah mengajaknya untuk bertengkar? Fikir yoongi.

"Sebaiknya kau cari saja wanita yang mau menerimamu dan mengurusmu. Agarkan tidak terus sendirian. Agar ada yang memperhatikanmu juga." Lanjutnya lalu segera berlalu masuk kedalam ruangan jungkook.

"Jika kau buka wanita yang di cintai oleh jungkook maka sudah ku patahkan lehermu mirae!" Gumam yoongi.

...

"Kenapa tidak memberitahuku lebih dulu jika kau akan datang kemari?" Tanya jungkook saat melihat mirae memasuki ruangannya.

Niat awalnya dia ingin memarahi orang yang berani beraninya masuk kedalam ruangannya tanpa mengetuk pintu lebih dulu. Namun ia segera mengurungkan niatnya itu ketika melihat siapa yang datang. Mirae. Istrinya.

UNTIL THE END - JJK ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang