"Apa mau kalian berdua? "Tanya Stev menatap Ana dan Audrey yang duduk di hadapannya.
"Hancurin Athea!! "Mata Stev membulat sempurna mendengar ucapan Ana barusan.
"Gak! Kalo kalian mau hancurin Athea, hancurin sendiri gak usah minta bantuan gue! "Sergah Stev menatap dingin Ana dan Audrey.
Audrey terkekeh sinis, tangannya mengangkat dan mencengkeram minuman Cola lalu meneguk nya. Setelah itu, ia mengetuk sofa dengan jari panjangnya.
"Come on, Stev. we need your help" Ujar Audrey menatap Stev.
"Jangan kek gini dong, Stev... Oh, atau Arkan? "Cela Audrey membuat tubuh Stev atau Arkan menegang.
Masih ingat dengan Arkan? Arkana Steven George. Salah satu teman Kevlan, dan orang yang mempunyai perasaan pada Athea, adik Kevlan.
"Gini aja deh, lo culik Athea dan lampiasin nafsu lo ke dia, Arkan. Oh!! Atau sekalian bikin Athea hamil! Itu lebih bagus! "Ucap Ana di angguki Audrey.
Kini kedua nya menatap Arkan dengan senyum miringnya. Sedangkan, Arkan sendiri mengepalkan tangannya dan menundukkan kepalanya.
"Gue ma-"
"BAJINGAN!! "
Bugh!
"Ke-Kevlan... "Lirih Arkan setelah mendapat tonjokan dari Kevlan hingga tersungkur ke lantai.
Sedangkan Audrey dan Ana saling menatap kemudian tersenyum miring.
"Lo kalo suka sama adek gue, jangan di pendem sendiri!! Utarain sama gue, atau sama Athea nya langsung!! "Cerca Kevlan meraih kerah kemeja yang di pakai Arkan dengan kasar.
Arkan berdiri dengan susah karna cengkeraman tangan Kevlan pada kerah kemeja nya.
"Sejak kapan lo suka sama adek gue, huh?! "
Arkan memalingkan wajahnya enggan menatap Kevlan yang saat ini menatapnya tajam.
"Dua tahun yang lalu! Gue suka sama Aggetha bukan Athea, Kevlan!! "Teriak Arkan.
Untung saja di cafe ini sepi pengunjung, hanya ada beberapa orang saja. Jadi, tak membuat mereka jadi tontonan gratis.
"Brengsek! Persetan sama Aggetha, Athea! Dia sekarang adalah Athea! Bukan Aggetha! Aggetha sudah mati, Arkan!! Lo tau penyebab nya!!! "Sentak Kevlan melepaskan cengkeraman tangannya pada kerah kemeja Arkan, dan memundurkan langkahnya.
"Mereka bukan orang yang berbeda! Mereka orang yang sama, hanya saja sikap nya berbeda!! "Lanjut Kevlan.
Athea yang tak jauh dari pertengkaran itu termenung, apa maksud Kevlan? Kenapa Athea tidak mendapatkan ingatan dari Athea sama sekali? Selama ini, ia hanya mengandalkan cerita nya saja. Tidak pernah di beri ingatan dari Athea.
Saat Athea ingin menggali apa yang di maksud Kevlan, malah tubuhnya yang limbung ke tanah karna merasakan sakit di kepalanya.
Samuel yang di samping Athea dengan sigap membantu nya berdiri dan mendudukkan sang kekasih di sofa tak jauh dari mereka berdiri.
Athea memegang tangan Samuel lalu menatap nya, "Kenapa gue gak di kasih ingatan sama Athea, Sam? "
Samuel terdiam, dirinya juga tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Matanya menatap Kevlan yang masih berdebat dengan Kevlan, di samping itu ada dua sosok perempuan yang sedang tersenyum miring. Apalagi salah satu dari mereka menatap nya dengan tatapan menggoda.
Samuel segera mengalihkan tatapan nya, cukup mengerikan tatapan menggoda yang di berikan Audrey pada nya.
"Sam, rasanya gue pengen pulang "Lirih Athea memeluk Samuel dengan erat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dahlia To Athea
Novela JuvenilDahlia Amanda Deandra adalah gadis muda yang berumur 19 tahun. Dirinya sekarang menempuh pendidikan di perkuliahan. Sikapnya random namun lebih dominan dingin dan acuh dengan sekitarnya. Entah bagaimana bisa, saat Dahlia menyebrang jalan, sudah dir...
