prolog 🍓

233 28 1
                                    

Gerimis mengguyur bumi dengan menciptakan suasana romantis ketika senja,
Gerimis dan senja.. dua hal yang aku sukai ini datang bersamaan dengan diriku yang sedang rindu.

Gerimis yang menenangkan namun membuat galau bagi para penikmatnya
Seperti aku contohnya.

Disaat bumi dilanda gerimis diriku berkhayal jika sosok itu masih disini menemaniku.
Aku berkhayal jika sosok itu masih tersenyum ketika aku kesal dengan kecerobohannya.
Aku berkhayal dan.. teruslah kau berkhayal.

sembari menikmati susu strawberry, aku mengenangnya.
Sesosok gadis lumpuh yang selalu tersenyum memandangku sayu.

Ketika berbicara dengannya, aku terpaku akan matanya.
Matanya cantik seperti mata peri, sungguh.. aku sedang tidak berbohong atau melebih-lebihkan fakta mengenai fisiknya, namun soal mata cantiknya itu memang benar adanya.

Matanya tidak bisa berbohong, ketika hatinya bahagia bola matanya akan berbinar.
namun jika hatinya sedang sedih, maka bola mata itu terlihat redup dan sayu.

Sosoknya yang selalu tersenyum menghangatkan hati dikala sepi, mata perinya mampu menyalurkan rasa bahagia ketika aku jatuh dalam pesonanya.

Dirinya tak pandai dalam berkata, namun kata pamitnya mampu menggoreskan luka.

Aku mencintainya namun sulit untuk mengatakan nya
Aku ingin bersamanya namun aku harus menjauhinya.
Aku merindukannya namun enggan untuk menemui nya.
Aku ingin menjaganya namun takdir memintaku untuk melukainya..

Takdir ini curang hukumnya kejam.
Ketika gadis itu mengatakan 'ayo bahagia bersama' namun nyatanya dia pergi begitu tau takdir tidak mengijinkannya.

Dia pergi tanpa ingin tau bahagiakah aku jika ditinggalkan olehnya?
Puaskah aku karena telah melukainya?..

Fuihh..

Hatiku terluka ketika mengenangnya,
ingin melupakan namun hati terlalu sayang.

Dia anak yang manis,,
Kenapa aku mengatakan dia manis?.

Karena dia pernah mengusap lembut Surai hitamku seraya mengatakan..
'kamu anak yang manis'
'iyaa seperti kamu' kamu juga sangat manis, terlebih lagi ketika kamu mampu bertahan pada takdir yang curang, bersamaku.

"Hei anak manis.. masih ingat aku?. Yaa aku Nana, oh bukan. Na Juan, selain benci strawberry aku juga benci dipanggil Nana. Namun entah kenapa anak manis ini selalu menyukai hal-hal yang aku benci..

Dia meninggalkan ku.. sangat patut dibenci bukan?



--ooOoo--


                        

                                        

Hallo readers..

Mau lanjut gak nih??

Bantu support author yaa plis

Ini adalah karya pertama saya dari sekian lamanya saya ingin berkarya.

Jadi para readers yang terhormat, jika ada kesalahan saya dalam merangkai kalimat mohon untuk dibimbing yaa..

Salam manis dari author:)

Terimakasih--

Strawberry || My psycho loves ice cream ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang