Sore itu...
Kamar rawat inap yang sejak pagi dipenuhi tangisan kini berubah jauh lebih ramai.
May duduk bersila di atas ranjang rumah sakit dengan mata berbinar menatap satu loyang cheesecake besar yang berada tepat di hadapannya.
"Oppaaaa..."
"May bahagia..."
Bisiknya sambil memegang kedua pipinya sendiri.
Melihat ekspresi itu, ketujuh pria di dalam ruangan langsung tertawa kecil.
"Aigoo..."
"Lucunya."
Gumam Hoseok sambil mengusap kepala May.
Jin ikut tersenyum.
"Chagi memang gampang bahagianya."
Yuki yang berdiri di dekat pintu hanya menggeleng pelan.
"Jangan senang dulu."
Semua langsung menoleh.
"Cheesecake itu boleh dimakan..."
"Tapi hanya satu potong."
Senyum May langsung membeku.
"Hah?"
"Satu potong?"
Yuki mengangguk tanpa rasa bersalah.
"Iya."
"Setelah itu selesai."
May langsung menatap cheesecake itu lagi.
Lalu menatap Yuki.
Lalu kembali menatap cheesecake.
"Dokter Yuki..."
"Jahat."
Ucapnya datar.
Membuat semua orang kembali tertawa.
"May masih sakit."
"Kalau kebanyakan gula nanti lambungmu kambuh lagi."
"Tapi..."
"May kan sedih."
"Sedih juga nggak boleh kebanyakan makan."
Balas Yuki santai.
May langsung memonyongkan bibir.
"May nggak suka dokter Yuki."
"Aku juga mulai sadar."
Jawab Yuki pasrah.
"Kayaknya statusku sekarang bukan dokter."
"Tapi penjahat."
Taehyung langsung tertawa sampai bahunya bergetar.
"Kasihan hyung."
"Belum sehari udah dibenci pasien."
---
Meski sempat merajuk...
Akhirnya May tetap memakan cheesecake itu.
Bukan satu orang yang menyuapinya.
Melainkan bergantian.
Satu suapan dari Jin.
Satu suapan dari Hoseok.
Lalu Jungkook.
Jimin.
Namjoon.
Taehyung.
Dan terakhir Yoongi.
"Enak..."
"May mau lagi."
KAMU SEDANG MEMBACA
My husband
RomanceCerita tidak jelas dibuat ketika niat dan dibuat asal"lan 😌😌 Up tidak teratur bisa per hari , minggu , bulan ,bahkan tahun karna aku MALAS PAKE BANGET. di jual kepada 7 pria tampan,mapan ,dan baik bukanlah hal yang aku bayangkan setelah diriku d...
