Pagi itu...
Untuk pertama kalinya sejak dirawat di rumah sakit, May bangun sebelum alarm di ponselnya berbunyi.
Matanya langsung terbuka lebar.
Beberapa detik kemudian...
Senyum lebar menghiasi wajahnya.
"Hari ini!"
"Hari ini May pulang!"
Serunya sambil mengangkat kedua tangan ke udara.
Perawat yang sedang memeriksa infusnya sampai ikut tertawa.
"Semangat sekali ya."
"Iya!"
"May sudah bosan di sini."
"May kangen rumah."
"May juga kangen kamar."
"Dan..."
Perawat itu ikut menebak.
"Mi instan?"
May terkekeh pelan.
"Betul..."
---
Tak lama kemudian...
May sudah berada di taman rumah sakit bersama Pipi.
Hari itu wajah May jauh lebih ceria dibanding biasanya.
"Pipi!"
"Apa?"
"Besok nggak..."
"Hari ini May pulang!"
Ucap May sambil tersenyum bangga.
Pipi langsung memonyongkan bibir.
"Ih..."
"Enak banget."
"Kenapa?"
"Pipi masih besok."
May terkikik kecil.
"Berarti hari ini May menang."
Pipi langsung mencubit pelan pipi May.
"Ih, pamer."
May tertawa puas.
"Sedikit."
"Tapi May bakal kangen Pipi."
Pipi tersenyum.
"Pipi juga."
"Nanti kalau May sudah sembuh..."
"...main ke sini lagi ya."
May langsung menggeleng cepat.
"Nggak mau."
"May maunya ketemu Pipi..."
"...di luar rumah sakit."
Mereka berdua tertawa bersamaan.
---
Menjelang siang...
Jungkook datang membawa sebuah tas belanja kecil.
"Sayang."
"Oppa keluar sebentar ya."
May yang sedang membaca novel mengangguk.
"Ke mana?"
"Supermarket."
"Katanya ada strawberry yang baru datang."
Mata May langsung berbinar.
"Yang manis?"
"Iya."
"May mau!"
Jungkook tertawa kecil.
KAMU SEDANG MEMBACA
My husband
RomansaCerita tidak jelas dibuat ketika niat dan dibuat asal"lan 😌😌 Up tidak teratur bisa per hari , minggu , bulan ,bahkan tahun karna aku MALAS PAKE BANGET. di jual kepada 7 pria tampan,mapan ,dan baik bukanlah hal yang aku bayangkan setelah diriku d...
