13

861 62 4
                                        

Sesampainya di rumah, mereka di kejutkan dengan sebuah motor sport yang sudah bersandar di teras rumah mereka.

" Si rusuh! Ngapain dia dateng ke sini?!" Keluh Chan pelan.

" Motor siapa mas?"

" Adik aku, ya udah yuk masuk!" Chan membuka pintu.

" Hallo keponakan om sayang! Apa kabar?!"

" Om Lino!" Jeongin berlari menghapiri Minho dengan bahagia.

Seungmin terdiam, matanya membulat. Dia tak percaya dengan penglihatan matanya kali ini. Sementara Jeongin begitu senang digendong oleh adik papanya itu.

" Kamu kapan balik ke sini, No?"

" Udah lama sih, cuma baru ada waktu buat nengokin ponakan om tersayang ini." Minho mendusel Jeongin gemas.

" Bang, kakak ipar ku mana? Kenalin dong!"

" Ini kenalan aja sendiri!" Chan merangkul Seungmin yang hendak pergi menjauh.

" SEUNGMIN?!" Minho terkejut.

" Loh kalian udah kenal?" Chan pun terkejut.

" Bukan cuma kenal bang, kenal banget malah. Iya kan kakak ipar!" Minho mengedipkan matanya. Seungmin terus memalingkan mukanya dari Minho.

" Ya udah, kamu ganti baju dulu. Abis itu kita makan bareng ya. No, kamu juga ikut makan ya!"

" Pasti dong bang, kan mau lebih deket sama kakak ipar. Ya ga?!" Seungmin tak membalas perkataan Minho. Dia segera menuju kamarnya dan menguncinya rapat.

Seungmin keluar dari kamarnya dan melihat Chan yang sedang sibuk menyiapkan makanan. Seungmin pun menghampiri Chan dan membantunya.

Minho yang sedang bermain dengan Jeongin di ruang tengah pun kini terfokus pada sosok manis yang berdiri di samping kakaknya.

" Om! Om! Bagus kan?" Jeongin memamerkan mobilan barunya.

" Wih keren nih! Papa kamu yang beliin?"

" Bukan, ini dari tante Sana."

" Tante Sana sering kesini?"

" Kemarin tante Sana kesini, dia bawa mobil ini buat In. Katanya biar In cepet sembuh. Bagus kan om..." Jeongin kemudian asik bermain dengan mobilannya itu.

" Jeongin! Tante Sana cantik ga?"

" Cantik."

" Jeongin suka sama tante Sana?" Jeongin mengangguk.

" Kalau gitu Jeongin jadi anak tante Sana aja, kan tante Sana baik."

" Ga mau! Mama In juga cantik."

" Mama In buat om aja ya." Bujuk Minho.

Mendengar perkataan Minho, Jeongin bangkit dan memberikan mobilan barunya pada Minho dan berlari memeluk kaki Seungmin sambil cemberut.

" Kenapa nak?" Tanya Seungmin.

" Dia udah ngantuk kayaknya, kamu temenin dia kekamar dulu." Usul Chan.

" Iya mas, ayo sayang.." Seungmin menuntun Jeongin masuk kekamarnya.

" Hm! Sulit!" Keluh Minho.

______________________________________

Seungmin berjalan sempoyongan keluar dari kamar Jeongin sambil mengucek matanya. Dia menghampiri Chan yang duduk sendirian sambil menonton televisi.

" Mas? Kok sendirian kak Min__ em.. maksudnya adik mas kemana?"

" Udah pulang, kamu kenapa sih? Kalau ngantuk kamu tidur aja kekamar gih."

" Ga, mas. Aku mau ngerjain tugas dari sekolah dulu, tapi aku mau ngerjain di situ ga apa-apa ya?"

" Iya," Ucap Chan acuh sambil memainkan ponselnya.

Seungmin mengambil buku tugasnya dan membawanya ke ruang tengah. Seungmin fokus mengerjakan tugas sekolahnya hingga dia tak menyadari bila mata Chan terus memandanginya tajam.

" Kamu kenal sama Minho? Kenal dimana?" Pertanyaan Chan yang mendadak itu membuat Seungmin salah tingkah.

" Kamu ga mau jawab?"

Seungmin menggigit kecil ujung bibirnya dan berbalik menatap suaminya itu.

" Saya mau cerita tapi takut mas marah." Seungmin tertunduk lesu.

" Kalau kamu ga cerita, mana saya tau saya bakal marah apa ga sama kamu!?"

" Sebenernya... Kak Minho itu mantan saya waktu SMP." Chan menohok mendengar pernyataan Seungmin itu.

" Tuh kan mas marah! Ga jadi deh ceritanya!" Seungmin membelakangi Chan kembali.

" Kok diem? Udah gitu doang ceritanya?"

" Abis mas melotot begitu."

" Ya kalau saya merem tidur namanya. Cepet lanjutin cerita kamu!"

" Kak Minho mantan saya waktu SMP tapi pas kelas tiga, saya mutusin dia karena saya mau fokus sekolah. Dan lagi pula saya tau kalau kak Minho itu selingkuh sama sahabat baik saya di sekolah."

" Kamu masih suka sama Minho?"

" Kok jadi gitu pertanyaannya?"

" Kok jadi nanya balik? Jawab dulu, kamu masih suka sama Minho?"

" Engga,"

" Yakin?!"

" Beneran! Suwer deh!"

" Terus sekarang kamu lagi suka sama seseorang?"

" Kenapa mas nanya soal kayak gitu sih?"

" Loh apa salahnya saya kan suami kamu! Jadi saya harus tau semua tentang kamu. Baik di sekolah, dirumah maupun di luar keduanya. Karena kedua orang tua kamu sudah menitipkan kamu sama saya. Otomatis saya bertanggung jawab atas jiwa dan raga kamu!" Chan memberi penjelasan panjang lebar.

" Mas ngomong apa sih?!"

" Udah jawab aja pertanyaan saya. Kamu lagi naksir seseorang? Atau suka atau deket?" Seungmin terdiam, wajahnya mulai memerah.

" Ada." Jawaban singkat Seungmin membuat hati Chan seperti teriris seribu bilah.

" Pasti Hyunjin kan?" Terka Chan.

Seungmin berbalik dan menatap Chan. Chan pergi menuju kamarnya dam meninggalkan Seungmin sendirian di sana.

" Kenapa malah bawa-bawa Hyunjin sih?" Seungmin mengangkat bahunya dan kembali fokus dengan tugas sekolahnya.









Kyuji_25

[ GS ] DAIRY CHOCO MINTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang