Pegunungan diselimuti kegelapan, api kuning berkedip-kedip dan menari sambil melahap villa gunung disertai dengan jeritan yang tak terhitung jumlahnya karena mereka bergema melalui lembah diam.
Seorang gadis 24 tahun, menatap kosong pada pandangan, dengan obor api di satu tangan.
Api rakus menelan semuanya hanya menyisakan suara berderak kayu terbakar.
Dibakar, semua terbakar.
kandang jahat ini telah menghilang.
Akhirnya, penjara ini selama 10 tahun terakhir kini telah berubah menjadi lautan api.
"Kemana kita akan pergi?"
Sebuah suara lembut bertanya sebagai kucing hitam kecil yang duduk di bahu gadis itu menatapnya lekat dengan sepasang matanya yang tajam dan kontras di malam hari, sambil menjilati tangannya.
"Di mana saja yang akan dilakukan, asalkan itu keluar dari sini." Gadis itu berbalik dan berjalan dalam kegelapan, ia berjalan tanpa ekspresi dan akan menuruni pegunungan.
Jeritan mulai terdengar di udara.
"Wu Jen! Kembali! Kamu tidak akan pernah bisa keluar dari sini! Kamu itu milik saya! "
Lebih dari sepuluh tahun kerja keras ditelan ke dalam kehampaan.
Gadis itu dengan tenang berhenti mulai berbalik untuk melihat orang yang ditelan oleh api, dia dengan dingin berkata, "Anda sedang sekarat, sementara aku masih hidup."
Pria itu berteriak dalam penderitaan. Saat ia memberikan tampilan terakhir di mimpi terbesar, dia dengan dingin mengatakan: "Selamat tinggal, Kakek."
Kucing hitam kecil yang duduk di bahu gadis itu memberikan ejekan menghina dan mencemooh. Kakek?
Untuk seseorang yang terobsesi dalam mempelajari kedokteran, orang gila yang terkunci cucunya sendiri sampai jauh di dalam pegunungan menggunakan dia sebagai kelinci percobaan, apa benar dia pantas dipanggil kakek?
"Nona, apa rencana Anda?"
Mengabaikan suara yang secara perlahan ditelan oleh api, kucing hitam kecil itu bertanya pada gadis itu.
Dia melihat tangan yang ramping dan lembut menjawab, "Untuk menguji lisensi hewan."
"Ha ha ha! Orang tua itu, jika dia tahu bahwa Anda, seorang jenius di bidang medis benar-benar ingin menjadi seorang dokter hewan, dia pasti tidak akan beristirahat dengan damai!" Seru kucing seperti itu tertawa histeris di bahu gadis itu.
"Dia tidak akan beristirahat dengan damai?" gadis itu tertunduk dan ternyum miring.
......
Setahun kemudian
Jen menetap di Kota dan memperoleh lisensi hewan, dan pergi di jalan mengobati hewan.
Hidup ini sangat tidak terduga. Hanya sesaat sebelumnya, dia masih di ruang operasi melakukan operasi, namun ada ledakan bom tiba-tiba, dan ia jatuh ke dalam kegelapan.
Di bawah guyuran hujan deras, ia menemukan dirinya terbaring di atas bebatuan. Ia mencoba tenang, ia mengalihkan tatapannya. Jen melihat kucing hitamnya sedang terseyum padanya.
"Nona, sudah waktunya. Ikut bersama saya," kucing itu memperlihatkan wujudnya menjadi seorang lelaki tampan. Betapa terkejut dirinya.
Tak lama dari itu, lelaki itu mulai membuat sebuah portal. Lelaki itu menjulurkan tangannya.
"Mari nona, sebelum portal ini tertutup. Dan nyawa nona tidak terselamatkan," Jen pun menerima uluran tangan itu dan mereka mulai memasuki portal itu.
"Pegang tanganku dengan erat nona, jangan sampai terlepas." Jen menggenggam tangan itu dengan sangat erat, hingga mereka memasuki portal itu.
"Dimana ini?" tanya Jen.
"Ini adalah dunia yang sama namun dengan perubahan waktu yang berbeda, bisa dikatakan bahwa kita telah melewati waktu. Disini semua serba ada, tidak seperti di zaman kita nona. Nona lihat perempuan yang terbaring di brankar itu? Ia adalah nona di masa ini, sekarang nona bisa menempati tubuh itu dan jiwanya akan bersatu dengan nona."
"Baiklah, tapi kau bagaimana?" tanya Jen tak rela jika harus berpisah dengan orang selalu menemaninya selama ini.
"Saya tetap akan menjadi kucing hitam nona, dan mungkin anda bisa memberi saya nama." Ujar lelaki itu.
"Kalau begitu namamu Liam, bagaimana?"
"Nama yang bagus nona, oh ya nona... Nama Anda di dunia ini adalah Adyra Adelard dari keluarga sederhana, tetapi anda memiliki seorang suami yang kaya raya dan tampan. Yang bernama Arfan Aulian Azhar," jelas Liam.
"Sudah waktunya nona," dan mendorong jiwa nonanya pada tubuh yang terbaring lemah.
Baiklah ia berada di sebuah dunia baru yang aneh, dan menempati raga yang jiwanya akan sekarat dan saat ia memasuki tubuh itu seketika fragmen kenangan asing membanjiri pikirannya, benar yang dikatakan Liam bahwa jiwa Jen akan menyatu dengan jiwa Adyra dan semua ingatan serta bakat yang ada pada Adyra menyatu dengannya. Adyra seseorang yang baru lulus SMA dan akan kuliah mengambil jurusan Designer namun malah terpilih di jurusan Bahasa Inggris yang sangat dibenci olehnya, ya Adyra sangat berbakat dalam menggambar, semua orang tak meragukan bakatnya. Setidaknya Jen senang bahwa dirinya di masa ini tidaklah mengalami kehidupan sepahit dirinya.
Mulai sekarang, kehidupan barunya akan dimulai.
--- TBC ---
Nantikan part selanjutnya ya 😆
Jangan lupa tinggalkan jejak, vote dan commentnya.
Tandain typo jika memang ada, dan boleh memberikan kritik dan sarannya.
Tarima kasih 😊
KAMU SEDANG MEMBACA
Hitam & Putih
RomanceSemua kisah selalu ada Hitam dan Putih. --- Mengisahkan kehidupan seorang gadis sederhana yang beruntung mendapatkan lelaki impiannya, yang ternyata memiliki rahasia di balik kesederhanaannya. Siapa yang tahu bahwa lelaki yang ia nikahi merupakan D...
