Mature
High rank:
#2 Jiminpark (1 Desember 2021)
#2 Park (23 Januari 2022)
Bae Sunhee penjual bunga tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang mirip dengan kekasihnya yang sudah lama meninggal dalam tragedi kecelakaan. Pertemuan itu tidak bisa di...
Annyeong yeorobun..... Bagaimana malam Minggu kalian? Cari angin sampe masuk angin atau rebahan sampe badan pegel?
Kalau aku sih haluin Jimin hahahaha
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Okeh okeh Kita langsung ke ceritanya aja
Selamat membaca..
08.40 Busan, Korea Selatan.
Mobil yang membawa Jaehun dan Sunhee mulai memasuki jalanan kecil yang hanya bisa di lalui satu mobil menuju rumah sang nenek. Bangun dari tidur hingga sampai di sini tidak ada percakapan di antara mereka palingan sesekali Sunhee berbicara untuk memberitahu arah menuju rumah neneknya dan hanya suara alunan melodi musik sebagai peramai suasana mobil.
Pohon bunga cherry blossom memenuhi sisi jalan, kelopaknya yang berguguran indah bak salju yang turun seolah menyapa kedatangan mereka berdua. Keindahan ini hanya ada saat musim semi, musim favorit seorang Bae Sunhee.
Tak terasa ternyata sudah tiba tepat di depan gerbang kayu yang dipenuhi berbagai macam bunga yang menjalar di sepanjang gerbang.
Tunggu dulu. Sunhee belum ada memberitahukan Jaehun kalau ini adalah rumah neneknya, kenapa Jaehun bisa tepat berhenti di sini?
"Tebakan ku benar?" Ujar Jaehun tiba-tiba sebelum Sunhee bertanya.
Pribadi yang ditanya memiringkan kepalanya heran tak terlalu mengerti maksud pria disebelahnya. "Tebakan apa?"
"Rumah halmeoni"
Sunhee diam membeku sejenak sebelum menganggukkan kepalanya dua kali. "Kau yakin hanya menebaknya? Atau kau diam-diam sudah tahu ini adalah rumah halmeoni ku?"
"Hanya menebaknya. Lihat saja rumah ini paling lain dari pada yang lain. Rumah yang paling asri ditumbuhi berbagai macam tumbuhan dan jenis bunga, aku langsung bisa menebaknya"
Penjelasan Jaehun cukup masuk akal rumah nenek Sunhee merupakan rumah yang paling asri di antara rumah penduduk sekitar. Ekor mata tertarik melihat sebuah rumah yang berada di sebelah rumah sang nenek, ia sedikit menengok kebelakang memindai bentuk rumah yang dari dulu tidak berubah, yang berbeda hanya warna rumah yang menjadi sedikit usang dan kotor seperti tidak berpenghuni.
"Apa mereka sudah pindah?" Tanya Sunhee sendiri.
"Siapa?"
Seketika Sunhee memalingkan wajahnya kembali ke depan ternyata Jaehun juga ikut melihat objek yang Sunhee amati.
"Rumah Jimin" balas Sunhee.
Jaehun ber-ohh ria kemudian membuka seatbelt, memakai masker hitam dan topi hitam untuk menutupi wajahnya. Tidak lupa ia juga memakai Coat hitam panjang padahal ini bukan musim dingin.