01 - House Party

5.6K 392 32
                                        

"No, never!"

Tangan Jisoo menyilang. Tanda penolakan atas usul Rosé dan Lisa yang menginginkannya hadir bersama di Minkyu's house party.

Jisoo jelas menolak.

Ia tau benar sifat seorang Jung Minkyu yang tidak akan melewatkan pesta tanpa bersenang-senang dengan minuman keras. House party nantinya akan menjadi lautan manusia mabuk. Jisoo bahkan tak sanggup membayangkan dirinya berada di tengah sana.

"Ini hanya house party, Soo. Bukan masalah besar yang perlu dikhawatirkan orangtua kan?"

Entah itu bujukan atau ejekan. Intinya, Rosé mulai muak dengan Jisoo yang selalu menolak ajakan house party teman-teman kampus mereka. Ini bukan pertama kalinya Jisoo menolak dengan alasan orangtuanya melarang. Oh come on, they're not kids anymore.

"Ayo dong ikut. Lagian kan cuma kita-kita yang ada disana."

Lisa menambahkan. Gadis asal Thailand itu bahkan merangkul erat lengan Jisoo, berharap agar si turtle rabbit bisa tergerak hatinya. "Don't worry Soo, you'll be fine."

"Kita janji bakal jagain lo disana."

Jisoo berada di fase frustasi sekarang. Apa tak ada opsi untuknya agar bisa menghilang dari situasi seperti ini?

Apapun keputusan yang akan Jisoo ambil nanti, tak ada satupun yang menguntungkan bagi gadis itu. Di satu sisi, ia tidak mungkin mengecewakan orangtuanya dengan melanggar peraturan dan batasan yang telah ditetapkan. Namun, sisi lain dirinya juga penasaran akan suasana house party yang kerap menjadi buah bibir.

"Gak bisa Rosé, You know lah gimana protektifnya orangtua gue."

"Sekali ini doang, please."

"Orangtua gue gak akan kasih."

Rosé dan Lisa berdecih kesal. Pusing juga menghadapi orangtua Jisoo yang over protective pada putrinya.

Pokoknya Rosé tidak mau tau. Jisoo harus ikut bersama mereka kali ini, TANPA PENOLAKAN. "Kalau masalah izin, gue yang akan urus."

"Are you sure?" Lisa hanya memastikan. Heran saja darimana Rosé bisa mendapat keberanian untuk berhadapan dengan orangtua Jisoo, hanya demi sebuah izin.

"Never been this ready. Pokoknya si kelinci kandang harus ikut."

Baiklah. Jisoo menyerah.

Pokoknya serahkan semua pada takdir.

***

Semesta memang selalu punya cara unik untuk mengejutkan Jisoo.

Beberapa saat lalu, tepatnya saat Rosé dan Lisa mampir ke kediaman Jisoo untuk meminta izin, rupanya orangtua Jisoo mendadak pergi ke luar kota karena panggilan pekerjaan. Suatu kebetulan yang membuat Jisoo tak lagi dapat mengelak dari ajakan house party.

Maka disinilah Jisoo sekarang, Minkyu's house party yang penuh kebisingan dari dentuman musik dan hiruk-pikuk orang-orang.

Sedari tadi Jisoo hanya duduk manis. Pandangannya terarah pada Rosé dan Lisa yang sudah setengah mabuk. Kondisi keduanya kacau, bahkan untuk menyeimbangkan diri pun sulit. Biasalah, efek dari alkohol.

Padahal sebelumnya mereka berjanji akan menjaga Jisoo, tapi sendirinya memabukkan diri.

Seharusnya dari awal Jisoo tak memercayai ucapan mereka.

"Hey girls."

Seruan lelaki berlesung membuat atensi tiga gadis itu teralihkan. Jung Minkyu, si playboy kampus, tanpa basa-basi langsung mencium bibir Rosé dan Lisa sebagai sapaan. Tak ada penolakan karena Rosé dan Lisa malah ikut membalas sapaan tak wajar tersebut.

ACCIDENTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang