M - 9

1K 138 13
                                        

Ali terbangun mendengar suara ponselnya yang berdering, dengan pelan ia bangun dan meraih ponselnya. Ia menoleh mendapati Prilly yang tertidur dengan posisi duduk, karena tak ingin Prilly sakit Ali merebahkan tubuh Prilly ke pangkuannya. Ali segera meraih ponselnya dan menjawab panggilannya.

"Halo Kai."

"Prilly udah disana Li?"

"Lo tau Prilly kesini?"

"Iya Prilly chat gue semalem, lo ga ngapa-ngapain Prilly kan?"

"Gue bikin dia nangis Kai."

"Ali, Lo apain Prilly?" Terdengar di ujung sana Kaia panik.

"Gue tadi lukai diri sendiri Kai kayak kemarin, Prilly nangis Kai."

"Astaghfirullah Ali, Lo harus bisa tahan Li. Gue ga mau lo kenapa napa. Terus Prilly gimana?"

"Tadi diobatin sama Prilly, sekarang lagi tidur."

"Inget ya jangan macem-macem. Sore Prilly pulang loh."

"Iya."

"Yaudah gue matiin."

Ali kembali menaruh ponselnya di atas meja. Ia beralih mengambil remot dan menyalakan tv, memutar film kesukaan yang di Netflix. Ali begitu fokus pada filmnya hingga tak sadar Prilly terbangun karena suara tv yang besar.

"Ali."

"Eh kamu udah bangun?" Ali menunduk dan tangannya mengusap rambut Prilly.

"Jam berapa?"

"Jam tiga, kenapa?"

"Aku ada live instagram jam empat."

"Yaudah nanti di kamar aja."

"Gapapa?"

"Iya gapapa. Nanti aku disini aja."

"Makasih. Kamu mau cemilan?"

"Mau. Aku kangen sup buah buatan kamu." Rengeknya.

"Hahaha gemes banget sih, yaudah aku bikin dulu. Eh bahannya ada?"

"Ada, Kaia sama Mama selalu beliin."

"Yaudah aku ke dapur."

Prilly berlalu ke dapur dan Ali kembali fokus pada film yang terputar.

Prilly membuka kulkas dan mengambil beberapa buah-buahan untuk ia sulap menjadi sup buah. Ia memotong beberapa buah menjadi bentuk dadu, di masukkan nya ke dalam mangkuk besar, dituangkan susu dan juga sirup berperisa melon, setelahnya baru ia masukkan es batu.

Prilly mengambil mangkuk kecil untuknya dan Ali. Sedangkan yang di mangkuk besar ia masukkan ke dalam kulkas untuk Ali beberapa waktu ke depan.

"Ini."

"Yeay makasih." Ali dengan semangat mengambil mangkuk tersebut dan segera melahapnya.

"Enak?"

"Selalu enak."

Prilly tersenyum, ia lebih senang lihat Ali begini dibanding tadi pagi. Dada seperti ditusuk ribuan paku saat kejadian tadi pagi. Ia pun ikut bergabung menonton film yang di putar Ali.

Ponselnya bergetar terdapat pesan masuk yang ternyata dari sahabatnya.

Umay bacot!
Woi nanti lo apa gue yang jadi host?
Woi bucin.
Bucinnnn!

Bacot lo.
Gue yang jadi host, gue tau ya lo paling anti.

Nah gitu dong cakep!
Dimana lo?

MantanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang