Chapter 28

1.4K 132 1
                                        

⚠️⚠️ANDA BERADA DI ZONA BAHAYA YANG MUNGKIN MENYEBABKAN KETIDAK NYAMANAN BAGI BEBERAPA PEMBACA⚠️⚠️

.

Sesampaimya di apartemennya, Taehyung langsung membuka pintu setelah menekan pinnya, saat dia masuk kedalam apartemennya dia melihat Jungkook yang sudah menunggu dengan tangan didadany, persis seperti seorang Ibu/Ayah yang menunggu anaknya pulang terlambat dari sekolah.

"J-Jungkook-ah, kenapa kau ada di apartemenku?"

Jungkook terkekeh, "Kenapa aku ada di apartemenmu?" Tanya Jungkook sambil menaikkan sebelah alisnya.

Jungkook menghela napasnya lalu menengadahkan kepalanya sebentar.

"Hei! Kim Taehyung, apa kau lupa jika kau sendiri yang menyuruhku datang ke apartemenmu?! Apa kau terlalu menikmati waktumu dengan wanita itu? Lalu kenapa kemejamu berantakan seperti itu?!"

Taehyung menghela napasnya, "Jungkook-ah, kau tak mencintaiku bukan?" Tanya Taehyung sambil menyimpan tasnya di atas meja lalu berjalan membuka kulkas dan meminum bir kaleng.

Jungkook memebelalakan matanya saat Taehyung bertanya seperti itu padanya, dia lalu menghampiri Taehyung lalu menarik kerah kemejanya.

"Kau bilang apa aku mencintaimu? Jujur aku malah membencimu, dan lagi aku sudah akan menikah dengan Lisa, jangan berbicara seolah aku ini penyuka sesama jenis!"

"Lalu kenapa kau bertanya seperti itu padaku?"

"Aku kesal karena kau masih berhubungan dengan wanita itu saat kau bilang kau ingin memperbaiki hubunganmu dengan Jisoo!"

"Areumi hanya rekanku, sudah berapa kali aku katakan padamu, Jeon Jungkook, aku hanya mengantar,ya dan berbincang sebentar dengan Ibunya, lalu apa kau orang tua Jisoo? Atau apa kau Kakaknya?"

Jungkook terkekeh, "Kalau begitu aku tak akan ragu untuk menyuruh Hanwoo menikahi-"

"Sekali lagi kau memanggil namanya, aku akan memukulmu," geram Taehyung yang kini juga menarik kerah Jungkook.

Mereka saling menatap tajam dan menarik kerah baju satu sama lain.

"Kenapa?" Tanya Jungkook dengan menaikkan kedua alisnya. "Kau tak pernah tahu siapa dan bagaimana teman dekatmu itu," ucap Taehyung sambil menarik satu ujung bibirnya.

"Apa maksud ucapanmu?"

Taehyung melepaskan tangannya dari kerah baju Jungkook lalu dia menghepaskan tangan Jungkook yang ada di kerah bajunya.

"Dengarlah, aku berkata seperti ini untuk dirimu juga, cari tahu lebih lagi temanmu itu, jangan karena dia temanmu kau malah percaya akan kata-katanya," ucap Taehyung.

Jungkook terkekeh, "Bukankah seharusnya juga kau seperti itu pada wanita itu?"

"Aku sedang melakukannya," ucap Taehyung santai lalu kembali meminum bir kaleng yang ada di tangannya.

"Minumlah," ucap Taehyung sambil melemparkan bir kaleng pada Jungkook.

"Hyeong, Jisoo-"

"Aku tahu, dia akan menjawab lamaran pria itu setelah putra kami lahir bukan?"

"Putra?" Tanya Jungkook dengan heran. Setelah beberapa lama, dia pun membelalakan matanya. "Kau ...."

Taehyung menaik-turunkan kedua alisnya sambil tersenyum pada Jungkook. "Hyeong kau serius? Jisoo kembali menerimamu?"

"Belum, tapi dia sudah memberikanku kesempatan, aku sangat senang saat dia tadi mengganti perbanku," ucap Taehyung sambil tersenyum melihat perban di tangan kirinya.

My Teacher | VSOO | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang