⚠️⚠️ANDA BERADA DI ZONA BAHAYA YANG MUNGKIN MENYEBABKAN KETIDAK NYAMANAN BAGI BEBERAPA PEMBACA⚠️⚠️
.
Keesokan paginya Jisoo berangkat ke rumah sakit yang lokasinya di kirim oleh Lisa, saat di sudah sampai di rumah sakit, Jisoo menanyakan kamar inap Yoora. Dan di sinilah Jisoo sekarang, duduk diam di samping Yoora yang masih tertidur.
Tak lama Yoora terbangun. "Yoora-ya," panggil Jisoo. Yoora yang baru saja membuka matanya saat ini justru membelalakan matanya ketika melihat Jisoo.
"Yoora-ya, ada apa?" Tanya Jisoo yang melihat Yoora yang menutupi wajahnya dengan selimut rumah sakit. "Ji-Jisoo-ya, kenapa kau ada di sini? Di-di mana Lisa?"
"Dia bilang ada banyak tugas, jadi untuk dua hari kedepan dia belum bisa ke sini," ucap Jisoo. "Apa kau keberatan jika aku yang menggantikan Lisa untuk sementara?"
Yoora kini membuka selimutnya. "Tidak, tapi ... Aku tak ingin membebanimu ...." Yoora menundukkan kepalanya.
"Membebaniku? Memangnya ada apa?"
"Jisoo-ya, aku bukan tak ingin memberitahumu ... Hanya saja ... Lisa mengatakan Jika kau juga sedang memiliki sebuah masalah, jadi aku ...."
Jisoo tersenyum mendengar ucapan Yoora, "Yoora-ya, tak apa, aku hanya ingin menjagamu, aku sangat bosan berada di rumah saja," ucap Jisoo.
"Jisoo-ya,"
"Hm?"
"Bisakah kau tak memberitahu siapapun?"
"Memangnya ada apa?"
"Aku ... Kau tahu bukan jika aku sudah mempunyai kekasih," ucap Yoora sambil menundukkan kepalanya.
"Iya, dia satu universitas denganmu bukan?" Tanya Jisoo. Yoora hanya menganggukkan kepalanya.
Jisoo menghampiri Yoora dan duduk di samping ranjang Yoora. "Yoora-ya, ada apa? Apa itu sangat menyakiti hatimu? Jika iya, maka jangan kau terus-"
"Tak apa, kau dan Lisa adalah sahabat baikku ... Aku tak ingin menyembunyikan apapun lagi dari kalian," ucap Yoora. Jisoo terlihat bingung.
"Jisoo-ya, apa saat aku mengatakan ini kau atau Lisa akan meninggalkanku?" Ucap Yoora sambil menatap wajah Jisoo dengan sendu.
"Meninggalkanmu? Kenapa aku harus meninggalkanmu? Apa kau ingat, saat kalian mendengar kondisi dan masalahku, kalian tak meninggalkanku sama sekali dan tak menjauhiku, jadi untuk apa aku harus menjauhimu?"
Yoora tersenyum dengan air matanya yang menetes "kekasihku ... Dia ... Jisoo-ya, maafkan aku ...."
"Maaf? Ada apa? Tau tak membuat kesalahan,"
"Kekasihku ... Aku berbohong tentang kekasihku," ucap Yoora sambil mencoba duduk dan di bantu oleh Jisoo.
"Berbohong, apa maksudmu?"
"Sebenarnya ... dia tak pernah memperlakukanku layaknya wanita, bahkan sepertinya dia tak memperlakukanku seperti manusia,"
"Apa maksudmu?"
"Ketik kami masih belum berkencan dia adalah pria yang baik ... Tapi setelah kami berkencan dia menjadi pria yang berbeda, dia pemabuk, dia memaksaku melakukan apa yang dia mau, dia ... Juga selalu memukuliku ...."
Yoora mengeluarkan tangannya dari selimut dan memperlihatkan luka lebam yang memenuhi kedua lengannya.
Jisoo terkejut ketika melihat luka lebam itu. "Lalu ... kenapa kau masuk rumah sakit? Ini pasti tidak hanya karena luka lebam itu bukan? Yoora-ya, kumohon jangan sembunyikan hal serius seperti ini ...." Jisoo meneteskan air matanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Teacher | VSOO | END
FanfictionSeorang gadis remaja SMA berusia 17 tahun yang baru saja kehilangan kedua orang tua nya karena sebuah kecelakaan tunggal. Setelah kehilangan kedua orang tua nya, dia pun harus tinggal dengan sahabat dekat dari kedua orang tua nya. Banyak hal yang ak...
