Chapter 40

1.7K 128 7
                                        

⚠️⚠️ANDA BERADA DI ZONA BAHAYA YANG MUNGKIN MENYEBABKAN KETIDAK NYAMANAN BAGI BEBERAPA PEMBACA⚠️⚠️

.

Jisoo mengerjap-ngerjapkan matanya karena silaunya sinar yang masuk tiba-tiba ke matanya.

"Jisoo-ya, syukurlah aku akan segera memberi tahu-"

"Taehyung Oppa, dia ada di mana? Apa dia baik-baik saja? Bagaimana keadaan-"

"Jisoo-ya ... Maafkan aku ... Aku-"

"Yoora-ya, ada apa? Kenapa dengan wajahmu? Kenapa kau memandangku seperti itu? Taehyung Oppa baik-baik saja bukan?"

Yoora kini meneteskan air matanya saat melihat Jisoo. "Maafkan aku ... Jisoo-ya- eo, Jisoo-ya, apa yang kau lakukan?"

Jisoo mencopot paksa infus yang ada ditangannya meskipun lengan atas dan bahu kirinya masih terasa sakit, dia berjalan tertatih keluar dari ruang inapnya, meskipun Yoora sudah menahan Jisoo, namun Jisoo masih keukeuh ingin keluar.

Saat Jisoo baru saja membuka pintu ruangan inapnya dia melihat Minju dengan wajah sembabnya yang memakai kursi roda.

"Jisoo-ya-"

"Di mana dia?! Jangan coba-coba menyembunyikan sesuatu," ucap Jisoo dengan tegas.

Minju menghela napasnya lalu meminta Yoora untuk membopong Jisoo mengikutinya. Mereka tiba di sebuah lorong, di ujung lorong dia melihat Yoona dan Jungkook yang sedang menangis, di sana juga ada Eunjae yang memenangkan Yoona dengan air matanya juga yang menetes.

"Ada apa? Kenapa kalian menangis?" Tanya Jisoo. Di samping tempat Jisoo berdiri ada sebuah kaca bening yang lumayan besar.

Saat melihat ke kaca itu, matanya tertuju pada satu objek, dan objek itu kini membuat Jisoo terjatuh lemas lalu meneteskan air matanya.

"Oppa ... apa yang terjadi padanya? ... kenapa kalian diam saja? ... Kenapa banyak sekali alat yang dipasangkan pada nya? ...." Tanya Jisoo dengan tatapannya yang kosong.

Tak ada yang menjawab pertanyaan dari Jisoo, baik Yoona, Eunjae, Jungkook, Yoora dan bahkan Minju tak menjawab apa yang Jisoo tanyakan. "Kenapa kalian tak menjawabku?!"

"Dokter mengatakan, Taehyung ... Dia kehilangan banyak darah ... meskipun semua lukanya sudah diobati oleh dokter, tapi dia tidak menunjukan kondisinya membaik" ucap Yoona.

Setelah mendengar apa yang di ucapkan Yoona Jisoo kembali menangis dengan sejadi-jadinya.

.

.

.

Taehyung menyipitkan matanya ketika sebuah cahaya kecil yang awalnya terlihat sangat jauh dan kecil, tiba-tiba datang padanya.

"Taehyung-ah, kau tak apa? Silau bukan?"

Taehyung membuka matanya perlahan ketika dia mendengar suara seseorang yang tak asing baginya.

"Yu-Yuji-"

"Ada apa? Kenapa kau tampak terkejut seperti itu? Ah, benar, Taehyung-ah, apa kau tahu, kita sudah berada di tempat yang sama saat ini, dan kedepannya-"

"Di mana Jisoo?" Tanya Taehyung sambil melihat sekitarnya, "aku ada di mana? Di mana Jisoo? Tubuhku ... kenapa ... bukankah aku terluka? Kenapa-"

"Taehyung-ah, kau sudah tak bisa bersama Jisoo lagi," ucap Yuji sambil duduk di sebuah bangku panjang yang ada di sampingnya. "Apa maksudmu?" Tanya Taehyung.

Yuji tersenyum, dia menepuk-nepuk bangku di sampingnya dan Taehyung langsung duduk di sana.

"Taehyung-ah, apa kau tak tahu sekarang kau ada di mana?"

My Teacher | VSOO | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang