⚠️⚠️ANDA BERADA DI ZONA BAHAYA YANG MUNGKIN MENYEBABKAN KETIDAK NYAMANAN BAGI BEBERAPA PEMBACA⚠️⚠️
.
"Argh! Shh!"
Minju mengetuk-ngetukkan telunjuknya ke stir mobil refleks menengok kan kepalanya ke kursi belakang yang terdapat pria dengan kemeja putih yang kotor dan lusuh yang kini sudah sadarkan diri.
Pria itu mengerjap-ngerjapkan matanya lalu melihat sekelilingnya dan terkejut. "Sial, aku tak boleh tertangkap lagi, aku harus menyelamatkan Jisoo," gumam pria itu lalu mencoba membuka pintu mobil itu yang sengaja Minju kunci.
Minju yang mendengar nama Jisoo di sebutkan oleh pria itu langsung menolehkan kepalanya. "Apa yang tadi kau katakan? Kau mengenal wanita bernama Kim Jisoo?"
Pria itu terkejut saat Minju bertanya seperti itu. "Kau ... Apa bawahan dari lintah darat itu? Kau masih sangat muda, lebih baik kau pergi dari sini, aku beritahu padamu, dia adalah pria yang berbahaya, dia akan memperlakukanmu sama seperti apa yang dia lakukan padaku, dia-"
"Aku akan menuruti perkataanmu jika aku benar-benar bawahan orang yang kau sebut lintah darat itu, tapi sayangnya aku disini untuk menyelamatkan wanita yang kau sebut tadi," ucap Minju.
Pria itu terdiam. "Aku tadi mendengarmu menyebut nama Jisoo, apa itu Kim Jisoo? Apa itu wanita dengan kondisi yang sedang mengandung?" Tanya Minju.
Pria itu membelalakan matanya. "Apa kalian saling mengenal?" Tanya pria itu balik, Minju hanya menganggukkan kepalanya.
"Kalau begitu kau harus segera ke bangunan yang ada di tengah ladang, tadi kami berusaha kabur, tapi saat itu ada satu bawahan lintah darat itu yang melihat kami, kami di kejar lalu perutnya sakit, tadinya aku ingin menggendongnya, tapi dia menyuruhku pergi untuk meminta bantuan, sepertinya dia sudah tertangkap," jelas pria itu.
"Dasar keras kepala" gumam Minju yang di tunjukkan untuk Jisoo. "Aku, Lee Minju, Pamanku sudah berada di dalam gedung itu, dia menyuruhku untuk menunggu Ayahku dan Paman Jungkook datang membawa polisi dan ambulan untukmu,"
"Aku tak perlu ambulan, Jisoo-"
"Kau tenang saja, aku percaya pada Pamanku," potong Minju, walaupun sebenarnya hatinya juga gelisah karena sudah hampir setengah jam pamannya itu tak kunjung terlihat keluar dari bangunan itu dengan membawa Jisoo.
'Paman, kau mengatakan kau hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk membawa Jisoo keluar dari tempat itu, tapi sudah 30 menit kau didalam, apa yang sebenarnya terjadi?' Batin Minju yang sudah sangat gelisah.
"Lalu siapa namamu?" Tanya Minju yang mulai mencari topik lain untuk menghilangkan kecemasannya. "Namaku, Seokjin, Kim Seokjin," ucap Seokjin.
"Ah, begitu ya," ucap Minju lalu dia melihat setumpukan botol alkohol yang ada di bawah kursi penumpang di sebelahnya. "Aish, dasar pemabuk," gumam Minju yang mengambil satu botol yang isinya tinggal setengah dari beberapa botol disana dan berniat membuangnya, karena dia berada di dalam mobil milik Taehyung.
"Kau pemabuk?" Tanya Seokjin tanpa basa-basi. "Tidak, ini mobil milik Pamanku, mobilku aku simpan di persimpangan agar Ayahku bisa tahu arah di persimpangan ke sini," ucap Minju.
Tak sengaja dia melihat dua pria dari bangunan tempat Jisoo dan Taehyung berada menghampiri mereka.
"Cepat sembunyi di kursi paling belakang," ucap Minju, dia sendiri menuangkan setengah alkohol yang ada di botol yang dia pegang itu ke dagu dan pakaiannya tanpa pikir panjang, tak lupa mengacak-acak rambutnya.
Terdengar suara dari luar mobil. "Sudah 30 menit lebih mobil ini terparkir di sini, jika Tuan melihat ini, dia pasti akan menghabisi kita karena kita tak berjaga dengan baik,"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Teacher | VSOO | END
FanficSeorang gadis remaja SMA berusia 17 tahun yang baru saja kehilangan kedua orang tua nya karena sebuah kecelakaan tunggal. Setelah kehilangan kedua orang tua nya, dia pun harus tinggal dengan sahabat dekat dari kedua orang tua nya. Banyak hal yang ak...
