30. Trouble starts Complicated

404 9 0
                                        

Chapter 30: Trouble starts Complicated
.
.
! don't forget to vote for me !
ENJOY

! don't forget to vote for me !ENJOY

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Acella Madellyn’s POV

Setelah berpisah dengan Satya di koridor, Acella segera ke kelasnya. Untungnya disana tidak ada guru, semua sibuk dengan urusan mereka masing-masing.

Acella berjalan kearah kursinya. Terlihat kursi Elgran kosong dan laki-laki itu juga tidak ada di dalam kelas. Acella bertanya pada teman-temannya yang lain, apakah mereka melihat Elgran atau tidak. Sayangnya, tak satupun teman sekelas mereka yang menjawabnya dengan jawaban yang diharapkan.

“Eh lo sama Elgran berdua kemana sih! jam 7 baru pada dateng anjir? Untung ga di sergap Pak Bambang.” Jeana berujar pada Acella yang baru saja merapihkan buku bukunya di meja.

Mendengar itu, Acella membulatkan bola matanya. “Hah? gue ga dateng bareng Elgran. Dia berangkat jam 30 menit sebelum gue, Je..”

Jeana pun bingung mendengar jawaban yang dilontarkan sahabatnya itu. “Serius lo?! sumpah ya, Cel, lo dateng ke kelas tepat 5 menit setelah Elgran dateng juga. Tapi tadi dia langsung keluar lagi.”

Acella menghentikan kegiatannya. Ia duduk dan berusaha tenang mendengar penjelasan dari temannya ini. Tersenyum, kemudian mengangguk pelan.

“Oh? Thank you, Jeana.” Hanya itu yang dapat diucapkan Acella. Jeana menyadari satu hal, dilihat dari mimik wajah Acella, tampaknya perempuan itu sedang tidak baik-baik saja dengan Elgran. Ada apa?

Bohong jika Acella mengatakan dirinya baik-baik saja sekarang. Sejak kemarin malam ia bahkan tidak bicara pada Elgran, hanya tadi pagi saja, itupun hanya karena Acella yang memulainya.

Pagi ini pun, suasana hatinya tambah buruk kala Jeana berkata sesuatu tentang Elgran. Seharusnya jika Elgran berangkat dari rumah 30 sebelum gadis itu, laki-laki itu sudah sampai di sekolah dalam 10 menit saja. Namun ini tidak, justru Elgran sama terlambat seperti Acella.

“Je, gue keluar sebentar,” ucap Acella sesaat sebelum ia berlari keluar kelas.

Ia memutuskan untuk mencari Elgran. Langkahnya membawanya ke kelas sebelah tempat biasa Elgran berkumpul bersama teman-teman satu gengnya. Na'asnya, tidak ada sosok itu disana.

Acella memutuskan untuk mencari ke tempat-tempat yang ia tau di sekolah. Demi mencari keberadaan Elgran. Ia rasa ini waktu yang tepat untuk mereka membicarakan hal yang sempat tertunda tadi pagi.

10 menit berlalu dengan menghabiskan banyak tenaga untuk berjalan kesana-kemari demi menemukan figur yang ia cari. Tepat beberapa langkah sebelum tiba di depan UKS, langkah kakinya terhenti begitu cepat. Pemandangan yang seharusnya tidak ia lihat. Tangannya mengepal bergetar, mata cantiknya membulat sempurna diiringi sorot yang begitu kecewa.

LOOK AT ME - [REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang