14

186 47 1
                                        


Part 14

Di part yang satu ini, aku bakal nyeritain masalalu yang bahagia langa. Dengan kedua orang tua yang menyanyanginya, eaa ;)

"Menangis, tidak akan membuat nya hidup kembali." ~Arlanga.

Arlanga, laki- laki dengan sejuta pesona, rambut yang memiliki warna hitam legam, mata yang tajam, bulu mata yang panjang, serta tubuh tinggi dengan kulit putih pucat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Arlanga, laki- laki dengan sejuta pesona, rambut yang memiliki warna hitam legam, mata yang tajam, bulu mata yang panjang, serta tubuh tinggi dengan kulit putih pucat.

Langa adalah laki- laki paling bahagia sedunia, dia memiliki ayah yang perhatian padanya, selalu mengerti apa mau langa, dan satu- satunya laki- laki hebat yang pernah langa kenal. Dia juga memiliki ibu yang baik, tutur kata yang manis, senyum tipis yang selalu saja menjadi candu untuknya.

Langa juga beruntung dalam hal pertemanan, dia memiliki banyak teman semenjak memulai sekolah nya, teman- teman yang baik. Bahkan sangat baik.

"Sayang, kamu mau sarapan apa?" Tanya bella, ibunda serta istri dari Abi bramasta.

Langa kecil menoleh, senyumannya teramat lebar, dia berhambur memeluk ibunya dengan masih menggunakan piyama tidur bergambar kereta panjang yang sering di panggil thomas.

Langa mencium pipi ibunya dengan senang hati, ibunya adalah wanita kebanggannya, ibunya cantik, baik hati, dan juga jarang marah pada langa. "Aku ingin memiliki istri sepertimu ibu" ucap langa yang masih dalam pelukan bella

Bella melepaskan pelukannya, dia menatap langa dengan senyum yang mengembang dibibir tipisnya "berarti, kau juga harus seperti ayahmu. Dia baik, tampan, bertanggung jawab, serta pemberani" seru bella

"Apakah ibu sangat mencintai ayah?" Tanya langa, bella menganggukan kepalanya dengan senyuman yang masih terukir dibibir nya, dia mengusap rambut anak laki- lakinya "apa ayah juga mencintai ku?"

Bella berhenti melakukannya "tentu saja, kau adalah anaknya. Juga anak ibu, anak dari wanita yang di cintainya" jawab bella, dia berdiri sambil menggandeng tangan langa, lalu berjalan kearah meja makan

"Kau tunggu disini yah, ibu akan memanggil ayahmu. Sepertinya dia masih tidur, mentang- mentang hari libur, ayahmu tidur seperti tengah melakukan simulasi untuk mati" kesal bella

Langa yang saat itu baru kelas lima SD hanya mengerutkan kening bingung, simulasi mati itu apa?, yang jelas, hanya itu yang ada dipikirannya.

Bella berjalan cepat menaiki tangga menuju lantai atas dimana kamarnya dan suaminya ada disana, saat dia membuka pintu. Hall pertama yang ia lihat adalah abi yang tengah tertidur dengan posisi telentang, kepala yang melewati batas kasur, serta kaki yang di buka lebar- lebar, dengan suara dengkuran bervolume besar, dan mulut yang terbuka lebar

WRONG LOVE ( TAMAT )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang