"Huh!!". Elea mengembuskan nafas berat saat sudah sampai di kantin.
" Kenapa El?" Tanya Abi.
" Gakpp Bi, gue pesen makan dulu ya" kata Elea.
" Biar gue aja" ucap Algero dan Abi serempak.
Algero menatap Abi, " yaudah, Lo aja"
" Ok bentar ya, kalian makan apa"
" Mie ayam aja, Bi" jawab Elea.
" Elo Al?" Tanya Abi
" Samain aja"
" Ok, gue pesenin dulu ya" kata Abi.
Sementara Abi memesan makanan, banyak orang memandang Algero dan Elea yang duduk semeja.
Banyak yang memuji mereka, tapi banyak juga yang menghujat.
" Al, kok gue rasa risih banget ya duduk disini" kata Elea.
" Kenapa?" Tanya Algero sambil mengangkat sebelah alisnya.
" Kayaknya banyak yang gak suka gue deh, Al"
" kata siapa?"
" Gak, gue ngerasanya gitu" jawab Elea.
" Perasaan Lo aja. Gak usah di peduliin" kata Algero.
Elea hanya mengangguk paham. Tak seharusnya dia memikirkan pemikiran buruk orang tentangnya. Toh, Elea hidup bukan untuk membuat orang lain terkesan.
Benar kata Algero gak usah dipeduliin
" Ini pesanannya pak, buk" kata Abi layaknya pelayanan kantin sambil membawa tiga mangkuk berisi mie ayam.
" Makasih pak Abi yang baik hati" kata Elea sambil menata ketiga mangkuk itu di meja.
" Thanks" kata Algero.
" Yuk makan, keburu bel" tukas Abi.
" Al, Bi" panggil Elea.
" Iya Gusti ratu?" Jawab Abi
" Kalian gak benci gue juga kan?" Tanya Elea.
Algero dan Abi saling memandang.
" Kenapa nanya gitu?"tanya Algero sambil menghentikan kegiatan makannya.
"Iya, kenapa nanya gitu?" Sambung Abi.
" Gue cuman takut aja kalo kalian juga kayak orang-orang yang gak suka sama gue. Gue takut itu terjadi" kata Elea.
Elea merasakan banyak yang tak menyukainya karena ia sangat dekat dengan Algero dan Abi juga karena dia sangat dipedulikan oleh Raga.
" Orang-orang gak suka sama Lo, karena mereka gak tau aslinya Lo gimana. Nanti juga bakal kebalik, yang benci jadi bersimpati. Tunggu aja waktunya" jelas Algero.
" Iya bener kata Al. Lagi pula yang gak suka sama Lo kan cuman beberapa orang aja. Masa Lo mau samain orang lain sama sekumpulan orang iri itu. Dan gue sama Algero janji, bakal selalu ada buat Lo kapanpun itu" tegas Abi.
" Kalian janji ya" kata Elea penuh harapan.
" Iya janji" jawab Algero dan Abi.
" Udah makan, dan ingat. Gue gak mau dengar Lo ngomong kayak tadi lagi" kata Algero.
" Eh demi apa? Algero bisa ngucapin kalimat sepanjang itu?! Ya ampun bro, congrat ya" sindir Abi.
Algero melayangkan tatapan tajam kepada Abi.
" Iya, iya. Gak takut cepet keriput apa?" Kata Abi lagi.
" Udah, berantem Mulu kerjaannya. Di habisin tu mie-nya"
" Iya Gusti ratu" kata Abi.
Tengnengnengneng🔔
Bel kembali berbunyi, itu artinya siswa/i harus kembali ke kelas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Friendzone (On Going)
Roman pour AdolescentsJANGAN LUPA VOMEN-NYA KAKAK-KAKAK YANG BUDIMAN DAN RAJIN MENABUNG UNTUK MASA DEPAN😚 Note: Eleana Leodra atau yang lebih dikenal dengan nama Elea, adalah siswi kelas X IPA 3 di SMA Jaya Bangsa. Gadis manis dengan perawakan mungil itu memiliki kulit...
