CHAPTER 4

2K 167 14
                                        


"PLEASE LOVE ME-1"


Tepat jam makan malam akan berlangsung jungkook dan istrinya tiba dirumah, jimin yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan ibunya langsung memeluk dan mengatakan betapa ia merindukan kehadirannya dirumah.

"dad..eomma..kami sudah menunggu kalian dimeja makan" kata jimin lalu mendorong kursi roda ibunya menuju keruang makan keluarga,

"selamat datang kembali kerumah Nuna" sapa hoseok dan yoongi sebagai basa-basi,

"thank  you"

Jungkook yang baru datang dari mencuci mencuci tangan bingung saat ia tidak menemukan seokjin dimeja makan,

"dimana seokjin? Seo hwa..!" jungkook memanggil asisten seokjin dengan keras membuat sang pemilik nama berlari dengan begitu cepat menuruni anak tangga.

"kenapa  seokjin belum turun untuk makan malam?"seo hwa menundukkan kepalanya sementara jarinya sibuk saling bertaut menyembunyikan kegugupan yang ia rasakan,

"seo hwa!"

"Mr.Jeon.. tadi tuan seokjin sudah turun tap..tapi tuan jimin melarang beliau untuk makan bersama, tuan jimin mengatakan tuan seokjin belum menjadi keluarga Jeons secara sah"

Mata jungkook melirik tajam kearah jimin yang hanya memasang wajah lugu tanpa rasa bersalah, tak ingin berbicara banyak jungkook bangun dari kursi untuk melihat kondisi seokjin,

"jungkook..ini makan malam pertamaku setelah beberapa bulan dirumah sakit, bisakah kita mulai sekarang?" mery mencegah jungkook.

"hah! So hwa suruh chef untuk memasak makanan dan dessert yang seokjin ingin makan, jangan lupa berikan seokjin  buah dan pastikan seokjin meminum susu kehamilannya sebelum ia tidur"

"saya mengerti Mr.Jeon"

Jungkook kembali duduk lalu mengisyaratkan kepada anggota keluarga yang lain untuk mulai makan.

Ditengah makan malam yang sepi jimin memulai pembicaraan, "dad..aku sudah menyiapkan pesta kecil untuk menyambut kepulangan eomma"

"siapa yang mengijinkanmu untuk menggelar pesta jimin?" dengan kasar jungkook meletakkan alat masak yang tengah ia gunakan,

"eomma sudah lama dirumah sakit, dia pasti rindu ingin bertemu dengan teman-temannya dad. Aku tidak mengundang banyak orang. Hanya 20 orang dan pesta akan diadakan ditaman bunga belakang. Eomma kau suka bukan?"

"hmmm..eomma suka, terimakasih nak" dengan lembut mery mengusap rambut jimin.

_____

"tuan seokjin..anda ingin makanan yang lain?" so hwa bertanya karena seokjin nampak tidak berselera makan,

"tidak perlu so hwa, aku kenyang. Seo hwa berapa usiamu?"

"24 tahun tuan"

"seharusnya aku memanggilmu nuna"

"no no, tidak perlu tuan.. Mr.jeon akan memarahiku jika anda memanggilku nuna"

"dia tidak akan tau, lagipula dia jarang menjengukku. Kau kuliah?"

"saya sudah lulus tuan"

"kenapa kau bekerja disini?"

"sebenarnya aku sudah pernah bekerja disebuah perusahaan tapi jujur saja, gaji yang kuterima sangat sedikit dibandingkan dengan disini tuan"

"hhmm..aku mengerti. Aku bosan so hwa, aku ingin kembali kuliah"

So hwa merasa prihatin dengan keadaan seokjin, namun apalah daya dia juga tidak memiliki kekuasaan untuk membiarkan tuannya keluar dari istana ini untuk menikmati kehidupan yang selayaknya ia dapatkan.

The DistanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang