CHAPTER 1

2.8K 180 20
                                        


"MIMPI BURUK"


Seokjin memakan roti panggang buatannya dengan terburu-buru. Hari ini adalah hari pertamanya bekerja sebagai supir pribadi keluarga the jeons dimana tempat ayahnya dulu bekerja . kini diusinya yang menginjak 50 tahun dan kondisi ibu seokjin yang harus pulang pergi cuci darah membuat ayah seokjin memutuskan untuk pensiun dan menjadi petani sayur dikampung halamannya, gwacheon.

"aboji..aku sudah hampir sampai.. aku tidak akan lupa, walaupun waktu itu aku masih kecil aku masih  ingat alamat mansion the jeons jangan khawatir. Ok aku sudah sampai aboji sampaikan rinduku pada eomma..okay okay, bye aboji"

seokjin menutup panggilan dari ayahnya yang khawatir seokjin tidak bisa menemukan alamat rumah majikan barunya.

"selamat pagi.."sapa seokjin kepada petugas keamanan yang meminta tanda pengenal miliknya sebelum mendapatkan kartu tanda pekerja resmi keluarga the jeons.

"seokjin ssi selamat bekerja dikeluarga the jeons, ini kartu tanda pekerja milikmu mulai besok kamu bisa langsung menggunakan pintu khusus untuk pekerja"

"terimakasih pak hanbin".

Seokjin bersama pegawai baru lainnya mendapatkan beberapa pengarahan mengenai apa yang boleh dan tidah boleh mereka lakukan selama mereka bekerja untuk keluarga the jeons.

"jin..kau akan bekerja untuk Mr.Jeon beliau adalah anak tertua Mr.Jeon William. Beliau tidak suka berbicara jadi aku minta padamu untuk lebih pengertian terhadap beliau. Jangan mengajaknya bicara jika dia tidak memulai pembicaraan padamu. Dan ini ambil kunci mobil yang akan kau gunakan untuk keperluan mobilitas beliau"

"tentu sunbaenim aku akan bekerja dengan baik!"

____

"selamat pagi Mr.Jeon.." seokjin segera membukakan pintu mobil untuk jungkook yang bahkan tidak menjawab salam pagi seokjin.

"kantor" arah jungkook tegas,

"baik, Mr.jeon"

15 menit berlalu dan tidak ada suara apapun yang terdengar didalam mobil yang tengah seokjin kendarai membuat seokjin merasa tidak nyaman, hingga akhirnya..

"kau baru?" tanya jungkook, matanya masih setia kepada dokumen yang tengah baca.

"iya Mr.Jeon saya baru mulai bekerja hari ini"

"saat aku bertanya, jelaskan dirimu dengan singkat dan jelas. Aku tidak ada waktu untuk menanyakan satu per satu pertanyaan untukmu. Jawab dimulai dari usiamu" berusaha untuk tetap focus pada jalan didepannya seokjin mulai menjawab pertanyaaan majikannya,

"Mr.Jeon nama saya kim seokjin saya 21 tahun-"

"kau terlihat seperti 18 tahun" cela jungkook.

"saya tidak bohong Mr.Jeon jika anda tidak percaya anda bisa melihat kartu identitas saya" tidak ada jawaban yang keluar dari mulut jungkook membuat seokjin Kembali diam.

"apa aku menyuruhmu diam seokjin? katakan dari mana kau tau ada lowongan pekerjaan disini?"

"Mr.Jeon ..ayah saya bekerja dirumah anda selama 20 tahun. Dan tahun ini ayah saya pensiun untuk menjaga ibuku yang sakit dirumah"

"apa yang membuatmu ingin bekerja menjadi supir? Kau tidak kuliah?" seokjin menghela nafasnya,

"saya ingin kuliah Mr.Jeon, siapa yang tidak ingin kuliah di seoul bukan? Tapi karena keterbatasan ekonomi aku harus bekerja dan hanya sanggup kuliah saat weekend yaitu kelas karyawan".

The DistanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang