"Ada apa Love?" Tanya Zee to the point. Ntah kenapa Zee tidak suka dengan Love yang sekarang, apa lagi setelah kejadian sore tadi. Itu benar benar membuat perasaan Zee menguap tidak tersisa. Saat ini Zee hanya ingin cepat cepat pergi dari hadapan Love dan secepat nya meyelesaikan kesalapahaman antara dia dan Nunu.
"Aouw phi. Kamu kenapa? Kayak nya lagi terdesak gitu" Tanya Love
"Aku lagi ngk enak badan Love" Jawab Zee dengan sedikit berbohong
"Ohh ya sudah phi istirahat saja dulu, besok aja aku ngomong nya. Ya sudah aku pamit ya Phi" Ujar Love lagi
"Hhhmm" Jawab Zee cuek
Setelah Love pergi dari rumah nya, Zee ingin kembali ke kamar tapi dihadang oleh kedua adik nya.
"Phi kita perlu bicara" Ujar Nata serius dan di angguki oleh Tata
"Apa lagi? Phi sedang buru biru nih" Jawab Zee dengan nada lelah
"Udah ikut saja dulu" Nata menarik tangan Zee dan membawa nya ketaman samping mansion
"Duduk phi" Ujar Nata
"Jadi apa?" Desak Zee
"Aku to the point saja ya, phi sebenar nya suka phi Love atau Phi Nunu?" Tanya Nata serius. Sedangkan Tata hanya menyimak pembicaraan kedua phi nya
"Heii anak kecil pertanyaan nya gitu" Jawab Zee kesal
"Jangan mengalihkan pembicaraan phi. Jawab saja yang benar. Jika phi suka phi Love maka jangan memberi harapan buat Phi Nunu. Karena dia tidak pantas untuk disakiti phi, meskipun aku baru kenal dengan phi Nunu tapi aku tau dia orang nya sangat baik. Dan jika phi suka sama phi Nunu maka lepaskan phi Love, phi harus menjaga sikap biar tidak terjadi kesalah pahaman." Ujar Nata dengan nada yang serius
"Tidak sesederhana itu nong" Jawab Zee lesu
"Tidak sesederhana gimana lagi phi? Phi hanya memutuskan hati phi buat siapa? Sebenar nya hati phi sudah tau siapa yang dia ingin kan, hanya phi saja yang takut untuk mengakuinya"-Nata
Zee memikirkan apa yang dikatakan Nong nya ini. Zee harus menentukan pilihan, jangan sampai hal ini membuat mereka terluka.
Melihat phi nya yang masih ragu, Nata kembali berkata.
"Phi, phi tau cinta itu datang kepada siapa saja. Cinta bukan masalah gender phi, atau pun masalah pandangan masyarakat terhadap kita. Cinta itu masalah hati, tidak peduli dia siapa. Yang penting kita merasa hidup ketika bersama nya, kita merasa hidup karena merasakan nya. Phi jangan fikirkan pendapat orang lain, jika phi mempedulikan nya maka sampai kapan pun phi tidak akan mendapatkan jawaban nya, dengarkan kata hati phi. Maka phi akan tau jawaban nya. Aku berbicara seperti ini sama phi, karena aku ngk mau phi nanti nya salah mengambil keputusan. Ingat phi kita mendukung apa pun keputusan phi, karena kita keluarga" ujar Nata lagi
Zee terharu mendengar ucapan nong nya. Dia tidak menyangka Nata sudah sebesar ini dan memiliki femikiran yang dewasa juga bijaksana.
Dengan perlahan Zee membawa kedua adik nya kedalam pelukan dia yang hangat.
"Cup, cup" mengecup kening Nata dan Tata bergantian
"Khop kun na. Kalian memang Nong terbaik phi" Ujar Phi lembut
"Ah na na phi, kita tau. Ya sudah ayuk kedalam, sudah malam daddy sama mommy pasti sudah pulang" Ajak Tata
"Khab nong" Jawab Zee dan Nata bersamaan
Saat memasuki mansion, terdengar suara momny nya bertanya
"Kalian dari mana? Nunu mana?"-mommy Zee
" habis dari taman Mom, Nunu tadi dikamar. Zee ke atas dulu Mom mau lihat Nunu" Jawab Zee
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby Please Don't Go(ZeeNunew)
Fanfictionmungkin sekarang aku belum mengerti dengan apa yang aku rasa, tapi satu yang aku tau bahwa aku tidak bisa jauh dari mu. Terdengar egois, tapi aku benci jika orang lain menarik perhatian mu dan mengalihkan pandangan mu dari ku.Aku hanya ingin kamu te...
