"Nata, Tata phi pergi dulu. Ingat kalian jagain Phi Nunu jangan biarkan dia melakukan apa pun, ok khab nong"
"Ok phi" Jawab mereka bersamaan
"Hia apaan sih, emang Nunu anak kecil yang musti di jagain" Ujar Nunu memutar bola mata nya malas
"Kamu memang bukan anak kecil bab,, upsss aahhh hhhmm maksud nya Nunu(Ujar Nya sedikit Gugup) kamu memang bukan anak kecil tapi kamu bayi gedek yang sangat nakal" lanjut Zee lagi
"Hiaaaa" pekik Nunu kesal
"Hahahaha" Tawa Nata dan Tata pecah melihat kelakuan dua phi kesayangan mereka
"Kalian kocak banget sih" ujar Nata di sela tawa nya
"Ya sudah phi berangkat dulu, jagain phi Nunu"
"Hhhmm, phi sini aku anterin ke depan"
"Kamu pikir phi anak kecil"
"Udah ayo, jangan bawel" menarik phi kedepan pintu
"Ada apa sih?" Tanya Zee heran
"Phi, phi udah tau belum jika phi Love bekerja di kantor DMD? " Tanya Nata
"Ha? Sejak kapan? " Tanya Zee polos
"Sudah aku duga, phi kan emang lemot banget. Ya Tuhan gini amat punya phi. ganteng sih iya, cuma sedikit bodoh aja" ujar Nata se dramatis mungkin
"Apa sih Nata, jangan bikin phi kesal deh" Ucap Zee kepada adik nya
"Hehehe phi juga sih. Aku saja yang di Chiang Rai tau lo, ini phi yang bekerja di sana ngk tau, hadehhhh" Ujar Nata dengan malas
"Pasti phi juga ngk tau kan jika phi Nunu pernah di ancam phi Love" Tanya Nata lagi dengan ketua
"Apa? Diancam? Kapan Nata? "
"Nah aku benar lagi, maka nya phi jadi lakik tu ya gesit dikit dong, masa kalah sama phi Nunu" Ujar Nata meledek phi nya
"Kamu ini ya" dengan kesal mengapit kepala Nata di bawah ketiak nya
"Phi, phi ampun phi. Sesak nih" pinta Nata dengan suara yang memeles
"Janji dulu jangan ngeledek phi lagi"
"Janji" setelah itu baru Nata terlepas dari phi nya
"Issss bisa nya cuma ngancem doang. Mau lanjut ngk ni cerita nya" Tanya Nata ketus
"Jadii"
"Jadi waktu itu Nata sama Tata lagi telfonan sama phi Nunu. Nah aku pancing pancing phi Nunu supaya cerita sama aku dan Nata, tapi dia nya ngk mau. Terus aku cerita cerita lagi, eh dia nya tanpa sadar bergumam gitu, kata nya dia di ancam phi Love saat phi Nunu di kantor DMD. Tapi aku nya pura pura ngk denger aja phi, padahal yang sebenar nya aku sudah dengar. Gitu cerita nya phi"
"Jadi Nunu tau jika Love bekerja di kantor DMD?" Tanya Zee lagi
"Iya phi, maka nya phi harus hati hati. Karena phi Love itu licik phi, phi saja yang telat menyadari nya" ledek Nata lagi
"Khab, khab, ya sudah phi pergi dulu"
"Hhhhmmm, phi nanti waktu mau pulang beliin kita semua ice cream ya. Terus susu kotak rasa pisang, Coklat dan vanilla. Jangan lupa cemilan nya" pinta Nata sama phi nya
"Kamu ini mau ngerampok phi atau gimana? "
"Ya elah pelit benar, mau ngk nih? Aku aduin Mommy sama phi Nunu ni"
"Khab nong, khab Phi akan beliin. Ya sudah phi pergi dulu bisa bisa phi telat nanti"
"Hhhhmmm"
***
Hari ini Zee hanya ada jadwal pemotretan, setelah itu dia akan ke kantor dan baru pulang ke apartemen nya. Sedang kan jadwal syuting mereka untuk satu minggu ke depan tidak ada.
Series merka resmi tayang minggu ini, untuk itu Sutradara memberikan mereka libur satu minggu untuk mengistirahatkan fikiran mereka.
"Phi habis ini aku mau ke kantor, ada beberapa dokume yang harus aku selesaikan" Ujar Zee kepada Aof
"Ohh ya sudah, kalo begitu phi balik dulu. Nanti sore phi akan ke apartemen kamu sama Kwang" Jawab Aog
"Ok khab"
Skip
Zee sedang fokus memeriksa beberapa dokumen nya, kali ini dia harus cepat menyelesaikan nya agar tidak terlambat pulang.
Dritt.. Dritt.. (Bunyi telfon masuk)
"Bagaimana, apa kalian sudah menemukan alamat nya? " Tanya Zee
"Sudah khun, alamat nya sudah kami kirim ke HP khun"
"Kerja bagus, nanti kalian akan saya kasih bonus" Ujar Zee lagi setelah itu menutup telfon nya
"Tunggu saja Love, kamu akan mendapatkan balasan karena sudah berani mencelakai Nunu. Kamu salah dalam mencari lawan" Gumam Zee dengan seringaian licik nya
Tidak terasa hari sudah sore, Zee beranjak dari duduk nya dan berniat untuk pulang.
Dalam perjalanan dia tidak lupa membelikan pesanan Nong kesayangan nya. Sesampai nya di apartemen, bisa Zee lihat Nunu dan kedua Nong nya sedang asyik menonton TV. Dengan posisi Nata dan Tata tiduran di pangkuan Nunu.
"Heiii ini pesanan kalian" Ujar Zee memberikan kepada Nata dan Tata apa yang dia bawa
"Ambil satu, selebihnya simpan di kulkas" Ujar Zee kepada Nata dan Tata
"Khab" Jawab Mereka bersamaan
Selepas kepergian kedua adik nya, Zee langsung memeluk Nunu sambil menghirup wangi dari ceruk leher Nunu.
"Baby, aku rindu" Ujar Zee sambil memberikan kecupan kecupan di leher Nunu
"Hiaaaa, nanti Nata sama Tata lihat" Bisik Nunu menahan geli
"Kita ke kamar" Ajak Zee sambil mengangkat Nunu kedalam gendongan nya
"Hiaaaa turunin aku, aku bisa jalan sendiri" pekik Nunu tertahan
"Diam Baby, nanti kita jatuh jika kamu bergerak seperti itu"
Nunu hanya pasrah dengan tingkah laku Zee. Sesampai nya di kamar Zee menurunkan Nunu di atas tempat tidur, setelah itu langsung memeluk Nunu dengan erat.
"Baby, kenapa kamu ngk cerita soal Love? "
"Soal apa Hia? "
"Soal kamu yang ketemu dia dan ngancem kamu"
"Loh, hia tau dari mana?" setau Nunu dia hanya cerita kepada phi Kwang, dan ngk mungkin juga phi Kwang yang cerita sama Zee.
"Kamu ngk perlu tau phi tau dari mana, tapi kamu kok ngk cerita sih?" Tanya Zee kesal
"Bukan nya ngk mau cerita hia, tapi aku ngk mau bikin kamu khawatir" Jawab Nunu menenangkan
"Lain kali kamu ngk boleh gitu lagi, kamu harus cerita apa pun yang terjadi"
"Khab hia"
"Sekarang mana ciuman buat hia"
"Cup" Nunu mencium bibir Zee dengan lembut. Tidak hanya sekedar ciuman, Nunu dengan berani Menjilat bahkan menggigit pelan bibir Zee. Menyesap, melumat, bibir atas dan bawah Zee secara bergantian. Perlakuan Nunu sungguh membuat Zee panas dingin.
Dia suka Nunu yang seperti ini, Zee mengambil alih ciuman mereka. Menyesap kuat dan sedikit kasar bibir Nunu, Rasa bibir Nunu membuat Zee candu dan tidak bisa berhenti.
"Aaahhh hia" Desah Nunu
Setelah dirasa cukup, Zee melepaskan tautan bibir mereka dan memandang Nunu dengan mata sayu nya.
"Desahan kamu membuat adik hia bangun Baby, jika bukan karena phi Aog dan Phi Kwang yang ingin ke sini, Phi udah menggempur kamu habis habisan" Ujar Zee dengan suara serak nya
Next...
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby Please Don't Go(ZeeNunew)
Fanfictionmungkin sekarang aku belum mengerti dengan apa yang aku rasa, tapi satu yang aku tau bahwa aku tidak bisa jauh dari mu. Terdengar egois, tapi aku benci jika orang lain menarik perhatian mu dan mengalihkan pandangan mu dari ku.Aku hanya ingin kamu te...
