60

3.2K 164 5
                                        

Zee dan keluarga menunggu Nunu siuman. Akhir nya setelah sekian lama, mereka akan kembali mendengar suara Nunu.

"Eughhh" Saat mendengar suara Nunu, semua orang mengalihkan pandangan nya ke arah Nunew. Menunggu kedua mata itu terbuka dengan lebar

"Hiaa" panggil Nunew lemah. Dengan cepat Zee memegang tangan Nunu dengan lembut

"Khab Baby"

"Hauss" Zee dengan sabar membantu Nunu untuk minum.

"Bagaimana perasaan kamu Baby?" Tanya Zee dengan pelan

"Aku baik baik saja hia, Tapi aku merasa tubuh aku kaku"

"Itu wajar sayang, karena kamu telah tertidur cukup lama"

"Berapa lama hia?"

"Satu tahun Baby, satu tahun kamu betah dengan tidur panjang mu" Jawab zee dengan mata yang sudah berkaca kaca

"Nunu" panggil Ny.Chawarin

"Mae, Pho, Daddy, Mommy, Nata Tata dan Phi kwang dan Phi Aof. Kalian juga di sini?"

"Tentu sayang, kita sudah lama menantikan Moment ini" Jawab Mereka satu persatu

"Selamat datang kembali Nong" Ujar Kwang sambil mencium kening Nunu pelan dan diikuti oleh yang lain.
Mereka sangat bersyukur dengan kembali nya Nunew di tengah tengah mereka.

"Kalian mengobrol lah, kita akan menunggu di luar" Ujar Ny.pruk yang di angguki oleh mereka semua. Mereka paham banyak hal yang ingin di sampaikan Zee kepada Nunew.

Zee menatap mata Nunu dengan dalam. Seolah ingin memastikan jika Nunu adalah nyata.

"Hia" Panggil Nunu lembut

"Khab Baby" Jawab Zee sambil menggengam jemari mungil Nunu dan mencium nya pelan.

"Ini kenapa?" Sambil mengelus pipi Zee yang sedikit tirus

"Kenapa apa nya Baby?" Tanya nya heran

"Kenapa ini kurusan? Apa hia tidak makan dengan teratur?. Dan coba lihat ini, kenapa mata hia ada lingkaran hitam nya? Apa hia kurang tidur?" Tanya Nunu bertubi tubi

"Ngk ada yang mengurus hia Baby, kamu kan betah dengan tidur panjang mu. Sedangkan yang mengurus hia selama ini, itu kamu"

"Maaf hia, Nunu terlalu lama meninggalkan hia"

"Tidak apa apa Baby, yang terpenting kamu kembali sama aku. Khop kun na karena mau kembali sama hia. Kamu tau selama setahun ini hidup aku terombang ambing, aku serasa hilang arah. Tidak ada tempat aku pulang Baby, tidak ada tempat aku berbagi keluh kesah. Sekarang aku bersyukur akhir nya kamu kembali bersama aku" Ujar Zee sambil menitikan air mata

"Jangan menangis hia, Nunu tidak suka melihat hia menangis apa lagi itu karena Nunu."

"Ini tangisan kebahagiaan Baby" Zee memeluk Nunu dengan erat

"Aku benar benar merindukan kamu,  rasa nya dada aku begitu sesak menahan rindu itu sayang. Sekarang kamu harus berjanji sama aku, tidak boleh kemana mana lagi kalau tidak dengan aku. Ok khab"

"Khab hia, Nunu janji"

Zee dan Nunew mengobrol saling melepas rindu. Banyak hal yang mereka ceritakan.

"Oh iya Baby apa kamu tau, Phi kwang dan Phi Aof sudah menikah"

"Ah wah ngk nyangka ya hia, dulu saja kalo kita jodoh jodohin mereka ngk mau. Eh tau tau nya sekarang benaran jodoh"

"Kamu benar, dan Nata sekarang udah tingkat pertama di universitas. Dan yang harus kamu tau, Daddy dan Mommy sekarang beli sebuah Mansion di sini. Mereka sudah tinggal di sini, mereka hanya sesekali pulang ke Chiang Rai jika mereka rindu"

"Ternyata banyak kejadian yang aku lewaatkan ya Hia"

"Tapi mulai sekarang kita akan sama sama mengisi waktu yang telah terbuang. Hanya ada aku dan kamu"

"Terimakasih hia, terimakasih karena masih setia menunggu Nunu"

"Tentu Baby, sampai kapan pun Hia akan tetap menunggu kamu"

**

Sudah satu minggu Nunew sadar dari koma nya, dan satu minggu ini juga Nunew giat belajar berjalan. Karena terlalu lama tidak menggerakan anggota tubuh nya, akibat nya otot otot Nunu sedikit Kaku, tapi berkat kerja keras nya dan kesabaran Zee dalam mengajari Nunu Nunu akhir nya bisa berjalan sedikit demi sedikit.

"Ayo Baby  kita berlatih kembali" Ajak Zee

"Ayo hia" Zee menggendong Nunu dan berjalan keluar dari ruangan nya.

"Lo hia, tempat latihan nya kelewat"ujar Nunu polos

"Siapa bilang kita latihan di situ Baby, kita akan latihan di atas gedung rumah sakit. Sekalian Hia mau ngajak kamu melibat bintang"

"Hu? Emang di kasih Izin?" Tanya Nunew polos

"Baby kamu sih ngk tau siapa suami kamu ini" Ujar Zee menyombong kan diri dan menatap Nunu dengan jahil

Plakk, Nunu memukul pelan dada Zee.

"Hia belum jadi suami lo," Jawab Nunu dengan malu malu. Setelah itu menyembunyikan wajah nya yang memerah di ceruk leher Zee

Zee hanya terkekeh kecil melihat tingkah menggemaskan Nunu.
Sedangkan Nunu semakin menekan wajah nya di ceruk leher Zee, sehingga hembusan nafas Nunu bisa Zee raasakan di leher nya. Sontak saja bulu kuduk Zee meremang, perlakuan Nunu sungguh membangkitkan gairah nya yang sudah lama terpendam.
Tiba tiba Zee memberhentikan langkah nya.

"Kenapa Hia?" Gumam Nunu di ceruk leher Zee

"Baby perlakuan kamu sungguh membuat hia tersiksa"

"Hu?" Nunu mengangkat wajah nya dan memandang Zee dengan tatapan polos

"Tersiksa kenapa hia? Emang Nunu ngapaian?" Tanya Nya dengan tampanv polos

"Astaga sayang kenapa kamu masih saja polos padahal udah hia bobol berkali kali" Zee memandang Nunu dengan gemas

"Hu? Bobol? Apa itu hia?" Tanya nya lagi dengan polos

"Sabar Zee, jika menghadapi makhluk sejenis Nunu harus banyak bersabar. Karena tingkat kepolosan nya benar benar tinggi" Batin Zee dengan penuh semangat

"Bobol itu sama dengan memperkosa kamu Baby. Ketika utut aku masuk ke Hole kamu" Jawab Zee santai dengan kata kata Vulgar

"Hiaaa mesum" Pekik Nunu kecil

"Hehehe habis kamu ngk ngerti ngerti juga. Ya sudah hia perjelas saja" kekeh Zee kecil

"Ayo hia jalan, kapan kita sampai nya jika hia masih berdiam diri di sini"

"Khab" Zee kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju atas gedung. Sesampai nya di sana, Nunu sangat terkejum dan takjub dengan keindahan atap gedung rumah sakit. Karena Zee telah mendekor nya sedemikian rupa.

"Indah sekali hia" dengan senyum yang terpantri di wajah Nunu

"Kamu suka"

"Hhhmm suka" 
Zee menurunkan Nunu di sana, berdiri berhadapan dengan diri nya. Kaki Nunu berada di atas Kaki Zee. Zee mendekap tubuh Nunu dengan erat, mulai menggerakan kaki ny perlahan dengan kondisi kaki Nunu yang berada di atas kaki nya. Sedangkan Zee lama menatap ke dalam bola mata Nunu. Di sana bisa Zee lihat betapa besar nya cinta Zee kepada Nunew. Di rasa cukup, Zee mulai memberi jarak antara diri nya dengan tubuh Nunu. Dia melepaskan Nunu dengan pelan dan mundur beberapa langkah.

"Hia apa yang hia lakukan? Nunu masih belum kuat berdiri

"Kamu pasti bisa Baby, ayo berjalan kearah Hia. Jika kamu bisa, maka hia akan memberi kamj hadiah"

Next..
Maaf kalo Typo, soal nya ngk sempat edit dan di baca ulang,,
Mata aku udah lima watt, udh ngk bisa lagi buat buka
Selamat membaca😊😊

Baby Please Don't Go(ZeeNunew)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang