Alam bawah sadar Nunew.
Nunu sedang duduk sambil menikmati waktu nya yang tenang. Dia sangat suka di sini, di sini membuat dia damai.
"Sudah saat nya kamu kembali nak" ujar seorang perempuan yang sangat cantik, meskipun di usia senja
"Kamu siapa?" Tanya Nunu polos
"Aku? Kamu tidak perlu tau siap aku. Tapi kamu harus kembali, ini belum waktu nya kamu di sini. Tugas kamu masih banyak"
"Tapi aku masih mau di sini"
"Apa kamu yakin? Di sana sudah ada seseorang yang menunggu kamu dari lama. Kamu pasti bisa mendengarkna nya, kamu dengar bahkan dia menangis menunggu kepulangan mu"
"Sayang sudah satu tahun berlalu, tapi kamu masih betah dengan tidur panjang mu. Apa kamu benar benar tidak menyayangi aku lagi? Apa kamu sebegitu benci nya dengan aku sehingga kamu tidak mau membuka mata kamu Nu. Aku sangat merindukan kamu Nu, kembali lah, aku mohon hiks..hiks.."
"Hia, itu suara hia. Tidak itu tidak benar hia, Nunu ngk membenci hia" Tangis Nunu pelan
"Kamu bisa dengar kan, dia terlihat rapuh. Untuk itu kembali lah, sudah saat nya kamu dan dia berbahagia"
"Tapi Nunu tidak tau jalan untuk kembali"
"Pejamkan mata kamu, bayang kan orang orang yang kamu sayang. Bayang kan tubuh mu, dan ucapkan dalam hati jika kamu ingin kembali. Jika kamu telah tiba di sana, katakan kepada Mommy Zee jika aku sangat menyayangi nya"
"Hhhmm" Nunu mengangguk pelan
Setelah itu Nunu mengikuti intruksi dari orang tersebut, tiba tiba tubuh nya seperti tertarik sesuatu dan.-
"Eughhh" Zee berbalik kearah Nunu, Deg..laju jantung Zee berdetak dengan cepat, saat dia melihat mata Nunu bergerak dan perlahan lahan mata itu terbuka.
Zee masih Speechless, dia tidak bergerak sedikit pun dari tempat berdiri nya. Tapi air mata Zee berlomba lomba ingin turun menyusuri wajah Zee. Zee masih tidak menyangka jika keajaiban iyu datang, dan sekarang Nunu membuka mata nya.
"Apa aku bermimpi" Gumam Zee lirih dengan pandangan kosong
Nunu yang sudah membuka mata nya, memanggil Zee dengan nada yang lirih.
"Hiaaaa" mendengar suara Nunew, Zee tersadar dari keterkejutan nya. Dengan cepat dia berlari kearah Nunu sambil menangis kejar.
"Kamj sadar, kamu sadar Nu. Ssstttt kamu tidak boleh berbicara dulu, aku akan panggilkan dokter" Zee memencet bell di sana dengan tangan yang bergetar hebat. Tidak lama kemudian dokter tiba di sana.
"Ada apa khun Zee?"
"Tolong periksa istri saya dok" Ujar Zee dalam tangis nya.
Saat dokter melihat kearah Nunu, betapa terkejut nya dokter tersebut melihat Nunu yang sudah sadar dari tidur panjang nya. Sungguh keajaiban itu ada bagi pasangan ini, penantian panjang dan kesabaran Zee telah mengembalikan Nunew kepada nya. Padahal dia tau, harapan Nunew untuk sadar hanya tipis. Sungguh ini keajaiban yang sesungguh nya.
Dengan perlahan dokter tersebut memeriksa Nunew, dan menyuntikan beberapa obat kedalam cairan infus nya.
"Bagaimana dok?"
"Selamat khun Zee, penantian khun Zee berakhir sampai di sini. Khun Nunew sepenuh nya sudah sadar, kabar baik nya keadaan dia sudah sangat stabil, bahkan koma nya tidak berefek apa pun kepada tubuh nya. Padahal sebelum nya saya berfikir dia akan mengalami kelumpuhan. Tapi khun Nunew tidak mengalami itu, ini benar benar keajaiban. Sekarang khun Nunu sedang tertidur karena efek obat yang saya suntikan di cairan infus nya, Untuk merangsang saraf otot nya karena sudah lama tidak digerakan. Satu jam lagi dia akan bangun. Sekali lagi selamag khun Zee" Jelas dokter panjang lebar
"Terimaksid dok, terimakasih" Zee memluk dokter dengan erat sambil menangis.
"Hhhmm. Kalo begitu saya permisi" Setelah kepergian dokter, Zee menelfon keluarga besar nya.
"Mom, kerumah sakit sekarang. Nunu Mom, dia_dia" belum sempat Zee menyelesaikan ucapan nya Ny.pruk menyela nya dan mematikan sambungan telfon tersebut.
"Ok mommy kesana sekarang" Sebelum dia kerumah sakit, Ny.pruk tidak lupa menelfon besan nya dan Aof beserta Kwang.
"Mommy apa apaan sih, aku kan belum menyelesaikan omongan aku. Aku cuma mau bilang jika Nunu sudah sadar, main matiin aja" Gerutu Zee dengan kesal
Zee berjalan kearah Nunu dan duduk di sana. Dia masih tidak menyangka jika nunew akhir nya kembali kepada dia.
"Kamu tau Baby, aku sangat bahagia akhir nya kamu sadar. Aku masih tidak menyangka jika penantian aku berakhir di sini. Kamu tau air mata aku tidak berhenti mengalir karena kebahagiaan ini. Terimaksih sayang, terimakasih sudah mau berjuang dan bertahan di sisi aku. Aku percaya kamu adalah cinta sejati aku" ujar Zee sambil menangis dengan bahu yang bergetar hebat.
Tiba tiba pintu ruangan Nunew di buka dengan cepat. Terlihat di sana mereka menangis dan memandang Zee dengan rasa kasihan.
"Zee kamu yang sabar ya nak" Ny.pruk membawa Zee kedalam pelukan nya. Zee heran dengan perlakuan mommy nya.
"Mommy kenapa?"
"Zee kamu harus kuat, ikhlaskan Nunu nak. Kamu masih punya kita, mungkin udah saat nya Nunu untuk pergi sayang agar dia tidak merasakan sakit lagi karena alat alat yang terpasang di tubuh nya" Ujar Ny.pruk sambil mengusap pelan bahu Zee
Orang orang di sana, mengangguk membenarkan ucapan Ny.pruk.
"Sayang Mae sekarang udah ikhlas nak" ujar Mae Nunu
"Nu aku tidak menyangka jika kamu pergi secepat ini" Ujar Kwang menangis sambil memeluk Aof
"Phi padahal aku berharap phi Nunu tinggal bareng kita sebagai kakak ipar" Ujar Nata dan Tata
Mendengar ucapan orang orang di sana, Zee jadi terbengong.
"Sebentar sebentar, ini maksud nya apa?"
"Kamu yang tabah ya Zee, karena kita ngk menyangka jika Nunu sudah meninggal" Ujar Aof sedih
"Ha? Yang bilang Nunu meninggal siapa?" Tanya Zee heran
"Mommy" jawab Nata dan Tata polos
"Mom?" Zee melihat kearah Mommy nya
"Bukan nya Nunu meninggal Zee?"
"Kapan aku bilang Mom?" Tanya Zee malas
"Tapi tadi kamu menangis, sambil berkata. Mom Nunu Mom, dia_ dia. Apa coba maksud nya"
"Salah mommy sendiri memotong ucapan aku. Aku belum selesai bicara mommy main motong dan matiin aja" Ketus Zee
"Jadi"
"Aku menangis bukan karena Nunu meninggal Mom, semua nya. Tapi aku menangis karena aku bahagia. Akhir nya Nunu sadar dari koma nya" Jawab Zee
"APA?" teriak mereka bersamaan
Pllakkk, mommy Zee menggeplak anak nya dengan kuat
"Mom kenapa malah mukul Zee sih?"
"Kenapa ngk bilang dari tadi. Kamu kan bisa telfon mommy balik, kamu sudah membuat Mommy jantungan dan nangis kejar kejar waktu jalan ke sini. Mommy fikir Mommy tidak akan bisa lagi memiliki menantu seperti Nunu"
"Yaa maaf Mom, mommy juga sih" cicit Zee pelan melihat Mommy nya murka
"Kamu ya, nakal. Tapi ngk apa kali ini mommy maaf kan karena Nunu akhir nya sadar"
"Akhir nya, kita jadi besanan juga"Ny.pruk dan Ny.chawarin berpelukan seperti anak kecil
Semua orang di sana tersenyum bahagia, akhir nya penantian Zee berakhir juga.
"Selamat Zee" Aof dan Kwang
"Selamat Boy" Daddy dan Pho
"Terimakasih" Jaawab Zee
"Selamat phi" Nata dan Tata memeluk Phi nya dengan erat.
Next...
Yang belum follow, follow ya
Terus Vote, and coment
Terus share juga ke sosial media kalian,,
Khop kun na🤗🤗
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby Please Don't Go(ZeeNunew)
Fanfictionmungkin sekarang aku belum mengerti dengan apa yang aku rasa, tapi satu yang aku tau bahwa aku tidak bisa jauh dari mu. Terdengar egois, tapi aku benci jika orang lain menarik perhatian mu dan mengalihkan pandangan mu dari ku.Aku hanya ingin kamu te...
