Nunu, Nata dan Tata sangat puas berjalan jalan hari ini. Mulai dari menjelajahi Siam paragon, Central worl, Taman bermain, dan masih banyak lagi. Zee sampai pusing mengikuti arah mereka. Yang membuat Zee heran, ngk ada gurat kelelahan di wajah makhluk makhluk imut di depan nya ini.
Semenjak mereka pergi dan berkeliling seharian hanya ada senyum bahagia di wajah mereka.
Itu juga yang membuat Zee senang, setidak nya mereka bahagia dan Zee puas hanya dengan melihat senyum mereka.
"Seru banget ngk sih phi? Lain kali kita harus kesana lagi dan phi harus nemani kita, ya ngk Ta" Ujar Nata
"Hhhmm benar phi, benar benar seru"_Tata
"Khab, jika phi ada waktu kita akan bermain lagi di sana" _Nunew
Dia ikut senang melihat raut wajah Nata dan Tata.
"Sudah? Waktu nya kita pulang. Phi tau kalian pasti capek kan? Phi ngk mau kondisi kalian tiba tiba Drop"_Zee
"Khab Hia/ khab kapten" Jawab mereka bersamaan sambil memberi hormat. Sontak saja tingkah mereka membuat Zee tersenyum geli.
"Ayoo" Mereka akhir nya pulang dengan perasaan puas.
Sesampai nya di apartemen Zee,
"Langsung mandi ya, habis itu tidur. Phi ngk mau dengar kalian main hp lagi, seharian ini kalian ngk berhenti berjalan, jadi istirahatkan tubuh kalian dulu, besok baru boleh main hp. Ok khab"
"Ok phi"
"Kamu juga Baby, sekarang mandi pakek air hangat biar ngk sakit"
"Aku ngk mau pakai air hangat hia"
"Ayo lah Baby sekali ini saja, hia ngk mau kamu nanti nya sakit"
"Baiklah, baiklah, Nunu mandi dulu"
"Hhhhmmm"
Saat Nunu mandi, Zee juga mandi di kamar tamu. Bukan nya Zee ngk mau mandi bareng Nunu, Tapi Zee tidak kuat iman. Dia tidak bisa menjamin jika dia tidak menyerang Nunu, secara Nunu sedang tidak fit di tambah lagi dia lelah karena keliling seharian ini.
Selesai mandi Zee balik ke kamar mereka. Saat masuk, bisa Zee lihat Nunu sudah bersiap siap mau tidur.
"Aouw hia? Hia sudah mandi? Mandi dimana?"
"Hia mandi di sebelah Baby"
"Ohhh, ya sudah sini. Nunu mau tidur sembari memeluk hia"
"Khab" Zee berjalan kearah Nunu dan ikut membaringkan tubuh nya di samping Nunu. Nunu dengan perlahan mendekat kepada Zee, dan menelusupkan wajah nya di dada bidang Zee. Sedangkan Zee dengan senang hati membawa Nunu ke dalam pelukan nya.
"Baby, malam ini kamu selamat. Tunggu sampai besok malam, hia akan memakan kamu" Bisik Zee di telinga Nunu
"Hiaaaaa plak" memukul pelan dada Zee
"Jangan goda Nunu lagi"
"Heheh khab khab, ayo tidur. Good night, Love You"
"Love you too hia, cup" mengecup sekilas bibir Zee, setelah itu dia benar benar tertidur.
***
Tidak terasa masa liburan Tata dan Nata telah habis, Hari ini dia harus balik ke Chiang Rai.
Nunu merasa sedih karena harus berpisah dengan Nata dan Tata. Seminggu ini Nunu terbiasa dengan mereka di sekitar Nunu. Tapi hari ini mereka harus pulang.
"Phi kita ngk mau pisah dengan phi" Ujar Nata dan Tata dengan mata yang berkaca kaca
"Phi juga ngk mau, tapi kalian kan harus sekolah" Jawab Nunu dengan nada sendu nya
"Yaa, phi harus janji untuk sering sering menghubungi kita" Ujar Nata
"Khab, phi janji"
Tidak lama mobil jemputan Nata dan Tata datang, Mereka berpamitan kepada Zee dan Nunu sebelum pergi.
"Nyampe di sana kabarin phi, Ok khab" Ujar Zee sambil memeluk kedua adik nya
"Khab Phi. Phi harus jaga phi Nunu, jangan sampai phi Love jahatin phi Nunu" Ujar Nata kepada Phi nya
"Khab Nong"
"Ohh iya phi, kemaren pas kita lagi beli Ice Cream sama phi Nata, kita lihat ada seseorang yang memantau Apartemen phi." Ujar Tata polos
"Benar Nata?"
"Benar phi, hampir saja aku lupa memberitahu phi. Kemaren kita juga sempat curi sedikit pembicaraan mereka, kata nya gini phi👉 Ternyata benar sekarang dia tinggal di sini, kita harus lapor sama bos👈. Kurang lebih seperti itu phi pembicaraan mereka. Aku yakin yang mereka maksud itu phi Nunu, untuk itu phi harus hati hati"
"Khop kun na nong, phi akan hati hati. Ya sudah kalian berangkat gih, hati hati ya"
"Khab phi, babay phi Nunu babay phi Zee" Ujar Nata dan Tata bersamaan
"Hia Nunu kefikiran sama omongan Nata tadi" Ujar Nunu pelan
"ssssttt ngk perlu takut Baby, hia akan menjaga kamu. Tidak akan hia biarkan siapa pun menyakiti kesayangan hia ini" Jawab Zee dengan nada yang lembut sembari membawa Nunu ke pelukan nya.
Setelah zee rasa Nunu mulai tenang, Zee membawa Nunu masuk kedalam apartemen nya. Zee tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh Nunu seujung kuku pun. Zee yakin orang yang memata matai mereka ialah Love. Baiklah karena dia yang memulai, maka Zee akan memulai rencana balas dendam nya.
***
Zee baru saja selesai dengan pekerjaan kantor nya. Sekarang saat nya Zee memulai rencana nya.
Dia mulai dengan mengirimkan Love teror berupa vidio pengakuan tentang kejahatan nya.
"Kita lihat, apakah kamu masih bisa tidur nyenyak malam ini Love?" Gumam Zee pelan dengan nada yang menyeramkan
Saat asyik memikirkan ekspresi ketakutan Love, tiba tiba Nunu masuk ke ruang kerja Zee dan duduk di atas pangkuan Zee.
"Baby? Kamu belum tidur?" Tanya Zee pelan. Bokong Nunu yang lumayan besar dan berisi sungguh membuat adik kecil nya terjepit.
"Aku ngk bisa tidur hia" Jawab Nunu sambil menggoyang goyang kan pinggul nya
"Aaahhhh" Desah Zee tertahan. Perbutan Nunu membuat adik kecil nya bangun
"Hia kenap_" belum sempat Nunu menyelesaikan ucapan nya Zee sudah dulu melumat abis bibir Nunu.
Nunu yang mendapatkan serangan mendadak dari Zee hanya bisa pasrah. Mengimbangi ciuman panas Zee.
Zee terus melumat Bibir atas dan bibir bawah Nunu. Menghisap nya dengan rakus. Sehingga membuat Nunu mendesah tertahan
"Aahhh hia"
"Cup, sluppss" Bunyi keciplatan saliva Zee dan Nunu membuat suasan semakin panas. Puas mencium bibir Nunu, Ciuman Zee perlahan turun menuju leher Nunu memberikan tanda kissmark disana.
"Hiaa jangan di bikin tanda, kita besok syuting photo shoot." ujar Nunu di tengah desahan nya
Tapi perkataan Nunu tidak di anggap oleh Zee, beberapa Kismark tercipta di leher Nunu.
Puas di leher, Ciuman Zee perlahan turun menuju dada Nunu, menjilat dan menyesap puting menggoda milik Nunu
"Aahhh hia" Desah Nunu
"Keluarkan Baby, jangan di tahan" Ucap Zee di sela ciuman nya.
Next...
Vote
And Follow Me
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby Please Don't Go(ZeeNunew)
Hayran Kurgumungkin sekarang aku belum mengerti dengan apa yang aku rasa, tapi satu yang aku tau bahwa aku tidak bisa jauh dari mu. Terdengar egois, tapi aku benci jika orang lain menarik perhatian mu dan mengalihkan pandangan mu dari ku.Aku hanya ingin kamu te...
