Kurang lebih dua jam Nunew di dalam, tapi lampu operasi belum mati. Zee sudah tidak punya tenaga lagi walaupun itu hanya sekedar berdiri. Zee benar benar lemah, orang orang di sana sudah menyuruh Zee buat istirahat. Tapi Zee menolak nya dengan tegas, bahkan hanya untuk mengganti baju nya Zee tidak mau. Terpaksa Aof menggantikan nya untuk Zee di depan ruangan Nunu.
Setelah penantian yang cukup panjang akhir nya lampu operasi mati.
Clekk(pintu terbuka). Dokter keluar dari sana. Dengan cepat Zee berdiri dan berjalan ke hadapan dokter.
"Bagaimana keadaan Nunew dok?" Tanya Zee dengan nada yang khaawatir
"Operasi nya berjalan lancar meskipun kami tadi sempat mengalami kendala sedikit, tapi syukur nya bisa terselesaikan. Dan masalah keadaan Pasien, Pukulan keras yang dia terima di kepala nya menyebabkan dia mengalami cidera berat pada otak. Cidera berat pada otak itu sendiri yaitu dimana pasien yang mengalami kondisi berupa penggumpalan darah di dalam otak nya. Dengan berat hati kami sampaikan jika pasien saat ini dalam keadaan Koma dan Jika seandai nya pun pasien sadar dia akan mengalami Vegetative state, atau biasa di sebut dengan pasien sadar tetapi tidak responsif. Jika pasien sadar dalam kurun waktu satu jam berarti dia mengalami Vegetative State. Tapi jika dia tidak sadar dalam kurun waktu satu jam ini berarti dia mengalami Koma. Berapa lama pasien mengalami gejala tersebut? Kami tidak bisa menentukan. Bisa saja satu minggu, satu bulan, satu tahun, bahkan bertahun tahun. Kita hanya menunggu keajaiban dari tuhan." Jelas dokter panjang lebar
Semua orang di sana sangat kaget mendengar penjelasan dokter. Mereka hanya bisa menangis kejar karena tidak percaya jika Nunew mengalami hal seperti ini.
Sedangkan Zee setelah mendengar penjelasan dokter dia jatuh pingsan. Dia tidak sanggup menerima keadaan ini. Seharus nya dia dan Nunew sekrang bahagia, karena sebentar lagi mereka akan menikah. Zee tidak kuat menerima berita dari dokter. Melihat Zee ambruk, semua orang sangat kaget.
"ZEE" teriak mereka bersamaan
"Angkat Zee Max, dan dokter tolong periksa anak saya" dengan cepat mereka mengangkat Zee dan membaringkan nya di ranjang. Dokter mulai memeriksa keadaan Zee.
"Dia mengalami syok berat dan terlalu stress. Kejadian yang dia alami tidak bisa di proses oleh otak nya sehingga menyebabkan dia kehilangan kesadaran"
"Terus bagaimana dok?"
"Kami telah menyuntikan beberapa obat ke dalam tubuh nya, satu atau dua jam lagi dia akan sadar. Kondisi nya yang tidak sadarkan diri tidak perlu di khawatirkan, ini bentuk efek dari obat yang kami suntikan. Baiklah Kalo begitu saya permisi" Dokter perlahan meninggalkan ruangan Zee.
Seluruh orang yang ada di sana benar benar benar merasa sedih dan prihatin melihat keadaan Zee dan Nunew. Bahkan sedari tadi Ny.pruk dan Ny.Chawarin tidak berhenti menangis memikirkan nasib malang yang menimpa anak menatu mereka. Keadaan mereka tidak jauh beda dengan Nata dan Tata. Bahkan mata mereka sudah bengkak karena menangis, untung ada Aof dan Kwang yang menenangkan mereka.
Keadaan Aof dan kwang jangan di tanya lagi, dia sama kacau dan terpuruk nya seperti Nata dana Tata. Tapi di sini mereka harus di tuntut tegar supaya bisa menenagkan yang lain. Begitu pun dengan Tn. Pruk dan Tn. Chawarin, tapi mereka lebih sedikit pintar menyembunyikan kesedihan mereka untuk mengurangi rasa khawatir para istri mereka.
"Nunu kenapa harus seperti ini? Ayo sadar Nu, kembali lah kepada kita. Kamu tidak lihat betapa banyak nya orang khawatir sama kamu. Kamu tidak lihat betapa hancur nya Zee. Zee sekarang seperti kehilangan arah Nu. Dia memang memiliki raga tapi seperti tidak bernyawa Nu. Aku mohon kembali lah, kamu tidak ingin kan Zee perlahan lahan jadi gila." Batin Kwang pilu.
"Nong aku masih tidak percaya jika keadaan akan secepat ini berubah. Kamu tau aku sudah menganggap kamu seperti adik sendiri sama seperti Zee, dengan keadaan kamu seperti ini sudah membuat kita semua hancur. Terlebih Zee, dia seperti kehilangan pelita dalam hidup nya Nong. Untuk itu phi mohon, sadar lah, kamu pasti tidak suka melihat keadaan Zee yang sekarang. Dia sudah seperti mayat berjalan Nong, bangun lah dan marahi dia." Batin Aof .
**
Dialam bawah sadar Zee.
Zee berjalan di sebuah tempat yang sangat indah. Dia bingung dimana dia sekarang, dia terus berjalan sampai dia menemukan sebuah pohon yang sangat rindang. Di bawah pohon tersebut Zee melihat seseorang duduk dengan tenang, dengan perlahan Zee mendekat dan betapa terkejut nya dia melihat siapa yang dia temukan.
"Baby, kamu tidak apa apa?" Tanyaa nya dengan nada yang khawatir
"Aku tidak apa apa hia, aku baik baik saja"
"Terus kamu ngapain di sini?"
"Tidak ada hia, hanya saja di sini sangat damai dan tenang. Aku suka di sini hia"
"Apa aku boleh menemani kamu?"
"Tidak hia, kamu harus kembali"
"Tidak aku tidak akan kembali jika bukan bersama kamu"
"Hia Nunu merasa lelah, dan Nunu ingin istirahat sebentar. Jadi boleh kan hia Nunu di sini, tidak akan lama hia. Nunu berjanji akan kembali, tapi hia tidak boleh sedih, tidak boleh menangis. Jika aku kembali dan melihat hia tidak bisa mengurus diri hia sendiri maka aku akan marah sama hia" Ujar Nunu pelan
"Tapi Baby, hia mau nemanin kamu di sini. Hia sudah pernah bilang kan, dimana kamu berada maka di situ rumah hia. Bagaimana hia bisa kembali sementara rumah hia tertinggal di sini. Tidak ada tempat hia pulang Nu" Tangis Zee pilu
"Hia jangan menangis, Nunu tidak suka hia menangis. Sudah waktu nya hia kembali, ingat hia jangan terlalu berlarut dalam kesedihan. Nunu janji akan kembali jika Nunu sudah merasa tenang"
"Tidak, Nunu tidak. Nunu" Teriak Zee
"Tidak, Nunu tidak. Nunu" Teriak Zee langsung tersadar.
Mendengar teriakan Zee, semua orang terkejut dan berlarian ke ruangan Zee. Saat mereka masuk, dapat mereka lihat Zee duduk meringkuk sambil menangis kejang.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya Mommy Zee berusaha menahan isak tangis nya
"Mom, aku_aku bermimpi bertemu Nunew Mom. Kita berada di suatu tempat yang sangat indah mom, sejuk dan menenangkan. tapi_tapi saat Zee ajak pulang Nunu ngk mau Mom. Hiks..hiks..dia bilang di lelah, dan ingin istirahat. Terus_terus dia bilang Zee harus kembali, sedangkan dia baru kembali jika lelah nya hilang Mom. Apa selama ini dia lelah menghadapi tingkah Zee, apa selama ini dia kelelahan karena ulah Zee" Racau Zee dalam tangis nya
"Tapi_tapi itu hanya Mimpi mom, dan untung nya Nunu masih bersama Zee. Mom Nunu mana mom? Kenapa dia tidak ada di sini?" Tanya Zee dalam tangis nya. Dia benar benar seperti orang depresi. Dia menampik semua omongan dokter sebelum dia pingsan, dalam ingatan nya Nunew baik baik saja.
Sedangkan orang orang di sana sudah tidak tahan melihat keadaan Zee. Mereka memalingkan wajah nya kearah lain untuk menyembunyikan air mata nya.
"Ikatan batin kalian sangat kuat Zee, bahkan Nunu koma pun kamu mengetahui nya walau pun kamu belum sadar" Monolog Aof dalam hati.
"Mom kenapa ngk jawab? Apa Nunu dirumah? Ah iya pasti Nunu di rumah dan nungguin Zee pulang mom. Zee harus segera pulang, kasian Nunu sendirian di rumah. Pasti dia sekarang lagi ketakutan. Aku harus segera pulang" Racau Zee
Aof tidak tahan melihat keadaan Zee yang seperti ini. Dengan cepat dia keluar dari ruangan Zee dan menangis sejadi jadi nya di luar.
Sedangkan Nata dan Tata menangis pelan di pelukan Kwang. Kedua mama mereka jangan di tanya, air mata mereka tidak berhenti mengalir mendengar racauan Zee yang tidak masuk akal, begitu pun dengan kedua papa nya.
Next..
Part ini mengandung bawang guys🥺
Author saja sambil menangis menulis nya,,🥺🥺
Jangan lupa ya, Vote, coment, and follow author nya🤗🤗
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby Please Don't Go(ZeeNunew)
Fanfictionmungkin sekarang aku belum mengerti dengan apa yang aku rasa, tapi satu yang aku tau bahwa aku tidak bisa jauh dari mu. Terdengar egois, tapi aku benci jika orang lain menarik perhatian mu dan mengalihkan pandangan mu dari ku.Aku hanya ingin kamu te...
