SEBELUM BACA VOTE DULU YUK.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
OKE LANJUT KE CERITA.
(Name) sekarang berada di kereta kuda bersama Erwin dan Levi. Mereka akan ke markas militer pusat untuk rapat membahas beberapa hal. Suasana sangat hening, membuat (Name) mengantuk. Beberapa kali ia tak sengaja tertidur walau hanya sebentar. Erwin yg tiba tiba bicara sedikit membuat (Name) tersentak kaget.
"kemungkinan, kita tidak akan melakukan ekspedisi untuk saat ini" (Name) mengerutkan dahi, bingung.
"Maksudnya, kita tidak ada misi keluar tembok dalam waktu dekat?" Erwin menggeleng
"bukan berarti kita tidak akan keluar dinding, populasi titan di daerah kota tua di depan gerbang luar distrik Calaness meningkat. Kemungkinan, kita akan diperintahkan untuk mengurangi jumlah titan disana" (Name) mengangguk. Atensinya beralih pada Levi sekarang.
"Levi san, kau tidak berniat membuat regu? sudah sebulan semenjak kau menjadi kapten" Levi menatap datar.
"kemampuan mereka mengecewakan" (Name) diam mencoba memikirkan sesuatu.
"bagaimana kalau merekrut 4 kadet yg menjadi 10 terbaik?, biasanya kemampuan mereka lumayan hebat, dengan sedikit latihan kurasa mereka bisa jadi regu yg kuat" Erwin memberi saran. (Name) menambahkan.
"kalau aku tidak salah ingat, ada 4 atau 5 lulusan terbaik yg bergabung. Namanya....Eld Jinn, Oluo Bozado, Ghunter Schultz, dan Petra Rall" Ucap (Name) sambil membuka buku catatan kecilnya. Levi mendecih.
"tch, baiklah akan kucoba" (Name) menghela nafas.
Tak lama kemudian, mereka sampai di markas pusat militer di distrik Stohess (bener gk si?😂). Setelah turun dari kereta kuda dan memakai katananya, (Name) pergi ke ruang rapat bersama Erwin dan Levi.
Sesampainya di ruang rapat, Erwin duduk di meja yg disediakan untuk petinggi Pasukan Pengintai, disampingnya ada Levi dan (Name).
Tak lama setelah duduk, Panglima tertinggi pemimpin 3 divisi, Darius Zackley tiba. Semua orang yg ada diruangan berdiri dan memberi hormat. Setelah dipersilahkan duduk, rapat pun dimulai.
Karena tugas Kapten hanya sebagai pembaca usulan dari divisi mereka, (Name) dan Levi hanya diam. Kecuali ketika Zackley meminta salah satu dari mereka membacakan usulan divisi.
"Sehubungan dengan meningkatnya populasi titan di kota tua di depan gerbang luar distrik Calaness, saya ingin meminta usulan dari divisi Pasukan Penjaga, dan Pasukan Pengintai mengenai hal ini, silahkan untuk kapten divisi Pasukan Penjaga untuk membacakan usulan dari divisi Pasukan Penjaga" Ucap Zackley pada kapten Felman (inget gk sih guys, itu loh yg hampir nembak mati si Eren pake meriam di season 1). Kapten Felman berdiri.
"Ha'i, Saya Kapten Felman, ingin menyampaikan usulan dari divisi Pasukan Penjaga adalah, untuk mengurangi populasi mereka menggunakan artileri meriam yg ada di atas dinding distrik Calaness, itu saja terima kasih" Ucapnya. Zacley mengangguk kemudian merucap.
" Lalu, apa usulan dari divisi Pasukan Pengintai? kalian lebih berpengalaman dalam pertarungan melawan titan, Silahkan untuk kapten dari divisi Pasukan Pengintai untuk menyampaikan usulan" Atensi Zackley beralih pada Pasukan Pengintai. (Name) berdiri.
"Ha'i, Saya Kap--"
"Hei, Hei...apa apaan kamu membawa katana hah?!" ucapan (Name) terpotong oleh pertanyaan ngegas Komandan Polisi Militer. (Name) menghela nafas.
"Prajurit baru anda juga ada yg memakai katana, Nile Danchou. Saya juga lulusan Pelatihan Timur jadi wajar saya membawa katana bukan?" Ucap (Name) kalem.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dragon Knight [SnK x OC]
FanficCerita pertarungan (Name) bersama Pasukan Pengintai dalam mengungkap rahasia di balik tembok besar yg mengurung umat manusia. Dengan seekor Naga yg entah sejak kapan ia kendalikan, (Name) akan melindungi semua orang yg ia sayangi. Seluruh cerita ini...
![Dragon Knight [SnK x OC]](https://img.wattpad.com/cover/311491642-64-k618507.jpg)