Masa lalu Shiona

144 12 3
                                        

Sebelum baca, Hana mau ingetin, abis baca nanti jangan lupa vote dan komen ya

*

*

*

*

*

*

*

*

*

Fajar baru saja menyingsing saat Pasukan Pengintai bersiap kembali ke markas mereka. Diantara mereka terlihat seorang gadis berambut perak biru tengah memakaikan pelana pada kudanya.

(Name) mungkin terlihat baik baik saja di mata orang lain. Namun, kondisinya sangat buruk sekarang. Bukan karena sakit, tapi karena perkataan pria misterius kemarin yg terus menghantuinya.

"Tidak, itu tidak benar... pria itu hanya mengada ngada. Semua yg dia katakan tak benar. Takdir tak bisa dibaca" batin (Name) menenangkan dirinya.

Perkataan pria misterius semalam terus terusan terdengar di kepalanya. Terus diingatkan akan kehilangan orang tersayang, membuat (Name) frustasi.

"Haah..." (Name) menghela napas panjang untuk menenangkan pikirannya.

"Kapten, anda baik baik saja?" Tanya Shiona yg tiba tiba ada di belakangnya. (Name) menoleh kemudian memasang senyum palsunya.

"Aku baik baik saja Shiona, hanya masih sedikit mengantuk" ucap (Name) beralasan. Shiona sempat memandang curiga, namun akhirnya ia pergi untuk merapihkan barang barang.

"Kumohon... berhentilah..."

Singkat cerita, Pasukan Pengintai sudah sampai di markas mereka. Satu persatu mulai memasukkan kuda mereka ke kandang. Diakhiri dengan (Name) yg memilih mengandangkan kudanya belakangan.

(Name) tengah mengelus kepala Shiro, saat sebuah suara memanggilnya.

"Kapten, ada pesan dari Komandan Erwin" ucap Albert. (Name) menoleh ke arahnya.

"Apa pesannya Albert?" tanya (Name).

"Akan ada rapat malam ini, Kapten diminta untuk hadir" ucap Albert menyampaikan pesan dari Erwin.

"Baiklah, terima kasih"

"Sama sama Kapten, aku permisi" ucap Albert kemudian berlalu.

(Name) keluar dari kandang kuda kemudian memandang langit sore yg indah. Persiapan mereka untuk merebut kembali Dinding Maria akan dimulai dengan rapat malam ini.

Setelah melihat langit sore beberapa saat, (Name) memutuskan ke kamarnya untuk mendi dan berganti pakaian.

Setelah mandi, (Name) mengeluarkan mantel musim dingin, syal juga sarung tangan yg ia beli kemarin. Kemudian ia mulai merapikan lemarinya.

(Name) memisahkan pakaian untuk musim dingin nanti. Ia juga mengeluarkan selimut tebal dari kotak penyimpanan di bawah tempat tidur. Karena sedikit kotor, ia akan mencucinya besok atau saat ada waktu luang.

"Hmm, masih pukul 3, tidur sebentar tak masalah kan?" gumamnya saat melihat jam saku.

(Name) pun merebahkan dirinya di tempat tidur. Mengistirahatkan tubuhnya setelah perjalanan yg lumayan jauh.

Di sisi lain

Shiona tengah membaca buku di perpustakaan bersama Izumi. Tadinya Albert bersama mereka, namun, ia keluar karena ada keperluan.

"Hei Shiona, kau sudah dengar kabar?" tanya Izumi tiba tiba. Shiona refleks menoleh.

"Kabar apa?" tanya Shiona penasaran.

Dragon Knight [SnK x OC]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang