Penculikan

280 25 0
                                        

Sebelum baca, ada baiknya vote dulu yuk

yuk lanjut cerita

Seminggu sudah sejak kejadian (Name) yg tertembak anak panah. Lengannya kini sudah membaik walau belum sembuh sepenuhnya. 

"Huh... apalagi tekniknya ya? api biru bahkan sudah bentuk terbesar" ucapnya gabut.

Dirinya kemudian bangkit dari tempat tidur dan duduk di meja yg ada di samping tempat tidurnya. Matanya menerawang melihat langit sore yg indah. 

"haaaaa.... aku sudah lama tidak pulang, kuharap keadaan tenang setelah ini untuk sebentar saja" ucapnya.

Tok Tok Tok

"Ada apa?" 

"Heichou, Anda dipanggil Levi Heichou" 

(Name) kemudian menguncir kuda surai putih-biru miliknya. Pita kesayangannya sekarang tersemat di atas ikatan rambutnya. Setelah itu, ia membuka pintu. Tampaklah mereka berkumpul di ruang tamu.

"Heichou, mau teh?" tawar Historia yg masih memegang teko berisi teh.

"Boleh, Terima kasih Historia" ucapnya saat Historia menuangkan secangkir teh.

"Ada apa memanggilku, Levi?" tanya (Name) pada Levi yg sedang meminum tehnya dengan gaya khasnya.

"Hanji sudah tidak sabar melakukan eksperimen, kau kali ini harus ikut" jawab Levi datar.

(Name) mengangguk. Kemudian meminum habis teh hangat yg di sajikan Historia.

"Aku bersiap dulu" ucapnya kemudian masuk ke kamarnya untuk mengambil mantel abu abu yg sebelumnya ia pakai. Setelah itu ia langsung keluar ke ruang tamu lagi.

SKIP DI TEMPAT EKSPERIMEN

ROAAAAAR!!

"Eren!"

Suara raungan Titan Eren diikuti teriakan khawatir Mikasa terdengar di tempat eksperimen hari itu. (Name) menatap datar ke arah Titan Eren yg bentuknya tidak sempurna itu. 

"Ada apa, Eren? Berdiri! Masa depan umat manusia ada di pundakmu! Berdiri!" teriak Hanji pada Titan Eren yg masih terkapar tak berdaya.

"Mata Empat. Dia sangat berbeda kali ini. Bahkan tidak sampai 10 meter, dan ada bagian tubuhnya yg cuma tulang. Terlebih bokong Eren menonjol" ucap Levi setelah mengamati Titan Eren yg bentuknya tidak sempurna.

"Aku tahu!. Eren! Apa kau masih bisa bergerak? Beritahu kami!" teriak Hanji bertanya kepada Eren.

"Hanji san, Eren tidak merespon, kemungkinan besar ia pingsan" ucap (Name).

"Eren!"

Mikasa langsung turun dari kudanya untuk mengecek keadaan Eren. (Name) langsung turun untuk membantu Mikasa.

"Hei, si bocah murung itu bertindak sendiri lagi. Sudah saatnya menghukum?" ucap Levi diakhiri pertanyaan. 

"Tidak ada tanda tanda ia bergerak, kemungkinan apa yg (Name) katakan benar, Eren pingsan. Akhiri eksperimen!" ucap Hanji mengakhiri eksperimen sore itu.

Hanji menghampiri (Name) dan Mikasa yg mencoba mengeluarkan Eren dari tubuh Titannya. 

"Sial tubuhnya panas sekali" gerutu (Name) saat berupaya menarik Eren dari Tubuh Titannya.

"(Name) ! Mikasa! "

"Cepat potong daging yg menjerat Eren Mikasa! Tubuhnya sangat panas!" Perintah (Name) pada MIkasa yg ada di sampingnya. Mikasa mengangguk dan mengayunkan pedang untuk memotong jeratan daging yg menghubungkan Eren dengan bentuk titannya.

Dragon Knight [SnK x OC]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang