Hanagaki Takemichi.
Seorang lelaki yang awalnya hidup serba cukup atau mungkin kurang –ia bahkan tinggal di dalam apartemen yang penuh dengan sampah.
Sampai dimana Takemichi melihat berita tersiar di televisi menampilkan sebuah kecelakaan. Awalnya Takemichi tidak mempedulikan berita menyedihkan itu sampai sebuah nama membuatnya menjadi fokus pada berita itu.
Tachibana Hinata.
Adalah nama yang terpampang jelas di televisi sebagai korban dari tabrak lari.
Takemichi tentu mengenal nama yang sudah menghiasi masa indahnya di sekolah menengah pertama. Gadis yang sangat cantik juga baik hati tapi ia sendiri lupa mengapa memutuskan Hinata.
Setelah berita itu, Takemichi berpikir jika kini ia hidup menyedihkan ditambah saat ia menunggu kereta ada seseorang sengaja mendorongnya. Di kala ia sudah pasrah dengan hidupnya, ia justru kembali ke masa sekolah menengah pertamanya dengan penampilan yang baginya sangat norak dengan terkesan sangat yankee sekali.
Ini mungkin takdir dimana Takemichi akan menyelamatkan Hinata agar tidak mati di masa depan. Terdengar cukup mudah tapi penuh berliku ditambah karena kebodohannya bisa berurusan dengan geng lalu semuanya menjadi runyam.
Sampai kematian Baji Keisuke–ketua divisi satu Tokyo Manji Kai, geng yang kini Takemichi ikuti yang naasnya harus mati demi teman-temannya tak lagi bertengkar.
Sebuah keputusan yang terdengar bodoh.
Kematian Baji yang sudah ia berusaha untuk hindari tapi tetap saja hal itu terjadi.
Takemichi kembali ke masa depan lewat bersalaman dengan adik Hinata, Tachibana Naoto berharap jika semuanya akan berubah menjadi baik ternyata itu semua salah.
Justru hal yang tidak pernah diharapkan terjadi.
Orang yang paling menyebalkan, orang yang paling ia hindari ternyata menjadi wakil pemimpin Touman (Tokyo Manji Kai) di masa depan. Dan parahnya dia juga termasuk jajaran petinggi Touman!
Kini Takemichi datang ke pertemuan petinggi Touman dan melihat beberapa wajah yang tidak ia kenali. Semuanya membahas tentang adanya seorang pengkhianat di antara mereka sampai seorang pria bertubuh jangkung dengan tattoo 'Sin' dan 'Punishment' mengintrupsi.
"Ini bukan taman kanak-kanak, tolol."
Hingga orang dibalik kericuhan saat Halloween itu datang. Semua petinggi Touman bangkit lalu membungkuk padanya.
Pada Kisaki Tetta.
Takemichi hanya bisa diam, berusaha mencari tahu apa yang terjadi dan beruntung saja ada Matsuno Chifuyu, aibo-nya di masa lalu yang tetap berada di sampingnya bahkan sadar jika Takemichi yang sekarang adalah Takemichi dari masa lalu.
Namun seseorang juga datang di pertemuan ini.
Takemichi tanpa sadar sudah terpaku pada seseorang yang menggunakan topeng rubah dengan gemerincing lonceng terdengar merdu saat dia berjalan. Warna rambutnya juga sangat kontras dengan pakaiannya yang serba hitam.
"Maaf aku datang terlambat."
Orang itu menggunakan voice change yang membuat Takemichi sulit mengetahui apakah dia perempuan atau laki-laki.
Kisaki menggeleng kecil dengan masih mempertahankan senyuman ramahnya. "Santai saja."
Kemudian orang itu berdiri di belakang Kisaki dan anehnya semua orang di pertemuan ini tidak merasa heran. Takemichi tetap menatap orang itu sampai ia sendiri memutuskan kontak matanya karena orang itu juga menatapnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE GRIM REAPER [Hanma Shuji]
Fiksyen PeminatKisah Hanma Shuji, lelaki yang mendapat julukan Grim Reaper (Dewa Kematian) yang bertemu dengan gadis yang menarik perhatiannya. ⚠️WARNING!!!⚠️ [Akan sedikit berbeda dari manga atau animenya] [Tokyo Revengers © Ken Wakui]
![THE GRIM REAPER [Hanma Shuji]](https://img.wattpad.com/cover/278471604-64-k151545.jpg)