26. Surprise for queen aodra

408 23 5
                                        

"Sifat dinginnya Gue punya banyak kejutan buat mengukir senyum indah yang Akan terbit di wajah cantik lo"
(Abercio Achazia Altezza Pransisco) "


Di sore hari ini sepasang suami istri yang sedang saling mendiami sejak pulang sekolah sampai sekarang. Abel dan cio sedari tadi hanya berdiam tanpa adanya topik pembicaraan diantara sepasang kekasih tersebut. Abel yang bingung dengan sifat cio yang tidak biasanya mencuekinya seperti itu. Abel mencoba berpikir dengan keras kesalahan apa yang membuat suaminya tersebut sampai mencuekinya bahkan mendiamkannya sedari tadi. Abel menghela nafas kasar sebelum berjalan mendekat kearah cio yang sedang bermain handphone di sofa keluarga.

"Ehemm.. Hemm... " dehem Abel mencoba mencairkan suasana diantara mereka.

Namun hasil nya nihil cio sama sekali tidak merespon seperti biasanya. Abel semakin greget ingin sekali mencabik-cabik wajah cio sekarang tapi dia tahan dan berusaha sabar.

"Ber, jaber?lo denger gue gak? " tanya Abel yang sudah berada tepat di hadapan cio.

Cio yang mendengar pertanyaan dari Abel itupun menaikan wajah nya sekilas lalu kembali dengan handphone nya.

Abel yang melihat itu menarik nafasnya panjang-panjang menghadapi sifat cio yang seperti bunglon tersebut.

"Woy anjeng!! Tuli lo? " bentak abel kasar

"Apa? " jawab cio singkat lalu berdiri dari duduknya.

Abel yang melihat suaminya itu ingin pergi itupun kemudian bertanya. "Mau kemana lo? " tanya Abel sedikit kasar.

"Bukan urusan lo" jawab cio dingin bahkan nadanya sedingin es.

Abel yang mendengar jawaban dari bibir cio itupun melotot tak percaya dengan sikap cio yang tidak biasanya, bahkan dia tidak tahu kesalahannya apa sehingga cio suaminya mendiami bahkan mencuekinya. "Salah gue ape anjir? Yang harusnya marah tu gue bukan lo tolol! Udh gak ucapin happy girlfriend lagi"batin Abel dalam hati.

"Dih biasa aja sih" jawab Abel sedikit mendelik Tak terima.

Cio hanya diam saja dan berjalan kearah pintu keluar untuk mengambil motor ninja hitam kesayangan nya yang berada di bagasi rumah.

Abel yang melihat suaminya itu sudah pergi tanpa pamit dan tanpa salim itupun mengerjapkan matanya berkali-kali lalu tangannya berkacak pinggang.

"Salah ape gue ? Ya Allah astagfirullah" tanya Abel pada dirinya sendiri yang heran dengan sikap cio tersebut.

Kemudian perempuan itu berjalan kearah lift untuk menuju kamar nya. Setibanya perempuan itu dikamar, kemudian Abel menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidur empuk miliknya tersebut. Gadis itu memejamkan matanya sejenak sebelum teringat dengan sesuatu.

"AHAHAAA GUE PUNYA IDE" pekik Abel keras setelah mengingat apa yang dia pikirkan.

Kemudian gadis itu mengambil handphone nya yang berada diatas nakas tersebut berniat ingin menghubungi seseorang. Gadis itu mengotak-atik untuk mencari nomor seseorang. Setelah mendapatkan nomor orang tersebut abel langsung memencet tombol memanggil.

"Hallo.. Kenapa? " tanya seseorang dari seberang sana setelah tersambung.

"Mainn yukk tha" ajak Abel kepada retha

"Alamakk kesambet apa kau? Apa gak kena marah laki kau? " tanya retha yang masih terkejut.

"Gak lah anjing! Orang si jaber aja pergi dia ntah kemana. Emng gila dia itu" jawab Abel panjang lebar .

ABERCIOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang