19. Queen Aodra

490 50 27
                                        

"dijadikan anak oleh kedua orangtuanya ,dijadikan ratu oleh anaknya dan dijaga seperti berlian oleh anggotanya"
(Clarabell cassia biachi)

Abel yang jengah dengan cio yang sedari tadi tidak kunjung turun dari kamar itupun berdecak kesal.

"Kemana sih anjing lama banget"gerutu Abel kesal

"Telat awas aja gue tonjok mukanya"Abel berancang ancang seperti ingin menonjok Cio

Tidak lama kemudian suara langkah sepatu terdengar dari belakang dan dengan cepat Abel berbalik badan,Abel meggepalkan kedua tangannya kuat matanya menatap tajam kearah Cio yang menatapnya tanpa dosa

"Lo ngapain aja sih hah?!beranak Lo diatas?!"marah Abel mengebu ngebu

"Gak ada"jawab cio enteng tanpa memperdulikan tatapan maut dari istri nya

"Udah nunggu lama kek gak ada dosa mukanya, iii kalo bukan laki gue aja udah lama gue tendang"cibir Abel melangkahkan kakinya menuju parkiran sedangkan Cio hanya diam menghiraukan celotehan dari Abel

Setibanya di parkiran Abel langsung menyerobot helm di tangan Cio dan mulai naik dengan kesal ke jok motor Cio.

"Itu bisa naik sendiri"ujar Cio yang melihat Abel naik sendiri ke motor ducati nya

"_"

Tidak ada jawaban dari Abel membuat Cio menghela napas pelan

"Sekolah apa bolos?"pancing Cio pada singa betina yang sedang kelaparan

Abel menggepalkan kuat tangganya lalu ditunjukkan ke arah Cio

"Mati apa sekolah?"Abel berujar sangat dingin

"Berjanda gue"ujar Cio tak mau nyari mati dengan tatapan dingin dari Abel dan mulai mejalani motor nya menuju kesekolah

Sesampainya di sekolah Abel dan Cio sudah disambut dengan pasukan inti aodra yang sedang berbaris dan duduk di atas motor ducati mereka satu persatu

Cio memarkirkan motor besarnya di parkiran khusus Anggota geng motor nya.

"HEH PAK KETU"sapa kai sok asik

"Aduh ada ibu negara nih ..cuit cuit"goda kai sambil bersiul

"Ibu negara?"beo Abel

"Ya Lo kan istrinya cio sedangkan cio ketua kita dan otomatis Lo itu ratu kita RATU AODRA"sahut edar dengan menekankan kata terakhirnya

"Nahh betul itu Lo ratu kita Otomatis Lo bakalan kita jaga layaknya berlian"timpal Agra menyahuti perkataan edar

"Dan berlian itu gak boleh lecet apalagi disentuh oleh sembarang orang"bukan Cio yang berbicara melainkan si kutub Utara alias Davi

"Lebay"cibir Abel

"Dih dasar Lo bel bel"sungut kai

"Diem Lo taii!!"

"Dah lah gue mau masuk kelas"pamit Abel kepada pasukan inti aodra

ABERCIOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang