"walaupun masakan Lo asin gue tetep makannya dengan sepenuh ginjal gue"(Abercio Achazia Altezza Pransisco).
Dimalam hari abel berniat untukku memasak makanan untuk suami tercintanya yaitu cio.abel menaiki lift dengan wajah yang dingin dan angkuh dengan pakaian baju oversize beserta celana pendek sebatas lutut.abel berjalan ke arah dapur berniat untuk masak dan mulai bergulat dengan bahan masakan yang sedia di dapur dan kulkas.
Para maid yang melihat itu terbengong dan bingung apa yang abel lakukan pikir mereka?
"Permisi nona,apakah anda butuh sesuatu?"salah satu maid itu bertanya dengan sangat sopan
"Ah tidak ada,cuman saja aku ingin memasakan makanan untuk suami ku"balas abel dengan senyum tipis dibibir tipis nya.
"Perlu saya bantu ?"tawar maid itu dan langsung di balas gelengan dari abel.
"Tidak usah saya bisa melakukannya sendiri"abel menggeleng menolaknya .
"Kalau begitu saya permisi nona"pamit maid itu sopan dan dibalas anggukan dengan abel.
Abel mulai bergulat dengan bumbu masakan yang tersedia di dapur dia yang berniat untuk memasaki cio sup ayam itupun mulai membuat bumbu nya dengan melihat nya di YouTube dan bumbu masakan.
"Anjir ini yang mana garam mana micin"gumam abel kesal sedari tadi tidak bisa membedakan mana garam mana micin.
"Ini kali ya?"tanyanya pada diri sendiri.setelah memutuskan abel pun langsung menyerobot mengambil salah satu bumbu racik makanan tersebut dan tanpa dia sadari dia mengambil garam dan menuangkan nya sebanyak 4 sendok.
Setelah berkutat cukup lama akhirnya makanannya sudah jadi dan dihias dengan snagat cantik tanpa abel cicipi rasanya bagaimana .abel menaruhnya di atas meja makan dan mulai memanggil suami nya yang sedari tadi tidak turun dari goa .saat abel berniat ingin menjerit memanggil cio tiba tiba saja langkah kaki dari belakang mengurungkan niatnya.
"JABBB...."abel yang berniat memanggil cio dari atas pun mengurungkan niatnya setelah melihat cio datang dengan memakai kaos hitam dengan rambut yang acak acakan.
"Yuhuuu jaberr gue masakin buat Lo nih dimakan ya"tawar abel pada cio yang sudah duduk manis di kursi makan
Cio mengangkat sebelah alisnya. "atas dasar apa Lo masakin gue makanan?"tanya cio sembari menatap Abel bingung
"Dih gue sebagai istri yang cantik,baik. Dan pasti Solehah mau belajar masakin Lo makanan "abel berucap dengan bangganya
"Solehot kali bukan Soleha"balas cio
"Dih mulut Lo pengen gue tempeleng"geram abel menabok mulut durjana cio.
Cio hanya diam dan mulai mengambil untuk mencicipi hasil masakan dari istri tercintanya.cio mengambil sup lalu di letakkan di mangkuk yang berukuran sedang dan mulai mencicipinya.
Saat cio mulai menyuap satu sendok kuah sup kemulutnya abel yang melihat itu ketar ketir sendiri ntah bagaimana rasanya pikirnya?
Cio melototkan matanya saat kuah sup ayam itu sudah nempel Sempurna di lidahnya.Abel yang melihat itu seketika panik sendiri.
"Kenapa ber?enak gak?"tanya Abel dengan mimik yang sangat kepo
KAMU SEDANG MEMBACA
ABERCIO
Teen Fiction[JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA SEBAGIAN CERITA AKAN DIACAK!! ] ••••••• Singkat cerita tentang lelaki tampan Bak patung yunani , wajah yang Sangat sempurna tanpa cacat sedikitpun itu menjadi rebutan banyaknya kaum...
