Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

23. Zhang Xuen Chi cemburu

188 11 0
                                        

"Xia'er, kamu ingin membeli apa lagi sebelum kita melanjutkan perjalanan, hmm?" Pria itu bertanya sambil merengkuh pinggang ramping sang gadis dengan tatapan penuh kasih.

Wang Xia Ai menggeleng pelan sambil tersenyum tipis.

"Aku tidak ingin apapun," ujarnya.

Langkah Zhang Xuen Chi berhenti, begitupun juga dengan kedua gadis itu. Ia menatapnya heran. Wang Xia Ai ini sangat berbeda. Dia tidak seperti gadis lain yang suka menghambur-hamburkan uang atau memintanya membelikan ini dan itu.

"Apa kamu serius? Tidak mau membeli perhiasan, pakaian atau yang lainnya?" Ia bertanya sekali lagi, dan mendapatkan gelengan kepala lagi darinya.

"Iya-iya, gadis kecil ku, mari." Pria itu mengusap kepala gadisnya sambil tersenyum. Ah, ia sangat menyukai senyuman indah ini.

Wang Chu Mei yang sedari tadi dikacangi pun memutar bola matanya malas. Ia sudah seperti anti nyamuk di sini, tiba-tiba sebuah ide muncul di otak kecilnya.

"Kakak ipar, aku tidak mau mengganggu waktu kalian, jadi aku akan berjalan-jalan sebentar untuk melihat beberapa barang dan setelah itu aku akan kembali ke kereta, ya?" Wang Chu Mei tentunya harus meminta izin pada kakak iparnya.

Aih...! Ia sangat suka menyebut Zhang Xuen Chi sebagai kakak ipar.

"Hmm baiklah, jangan membuat keributan dan apapun itu yang merepotkan. Ini uang mu." Ia menyodorkan sekantong uang berisi seribu keping koin perak. Itu lebih dari cukup untuk membeli sepuluh kantong belanjaan. Zhang Xuen Chi menyetujui permintaan Chu Mei. Toh ada untungnya, jadi ia bisa berduaan dengan Xia Ai, bukan?

Wang Chu Mei menerimanya dengan senang hati.

"Wah, banyak sekali! Terima kasih!" Dia tersenyum lebar menampilkan sederet giginya.

"En, pergilah." Gadis itu mengangguk semangat dan langsung berlari riang meninggalkan mereka berdua.

"Dia sudah pergi, jadi tidak ada salahnya jika kita berjalan-jalan sebentar. Mungkin saja kamu tertarik pada beberapa barang di sini."

Setelah punggung Chu Mei di telan keramaian ibu kota. Zhang Xuen Chi dan Wang Xia Ai berjalan keluar restoran dengan bergandengan tangan untuk mencari sesuatu yang bagus.

Setelah lima menit berjalan, mata Wang Xia Ai menatap pada salah satu toko penjual permen yang kelihatan enak dan bentuknya juga cantik-cantik.

"Ada apa, Xia'er? Kamu menginginkan sesuatu?" tanyanya.

"Xuen aku ingin membeli permen di sana, apakah boleh?" Jari telunjuknya menunjuk sebuah toko penjual permen dengan ekspresi lucu menggemaskan.

Ekspresi itu sungguh membuat Zhang Xuen Chi jatuh hati. Xia Ai nya sangat lucu, dia tahu bahwa ia kaya, tapi dia masih menanyakan apakah dia boleh membeli beberapa permen? Tentu saja boleh, meskipun dia meminta toko permen pun ia sangat sanggup membelikannya.

"Xia'er, kalau kamu mau, aku bisa membelikan toko nya sekalian. Kamu tidak perlu menanyakannya padaku, cukup tunjuk dan ambil sepuasmu, lalu aku akan membayarnya dengan mudah. Karena apa? Karena aku kaya," ujar Zhang Xuen Chi sedikit menyombongkan diri, ia mengedipkan sebelah matanya pada Wang Xia Ai.

Para penduduk yang melihat Putra Mahkota Kekaisaran Zhang tertawa dengan bahagia pun ikut takjub melihat pria dingin dan kejam tertawa hanya karna seorang gadis.

"Aku tahu kamu kaya, jadi tidak usah sombong juga." Wang Xia Ai menekuk wajah nya yang membuat ekspresi yang sangat imut dan menggemaskan.

Semua pria menatap Wang Xia Ai yang menurut mereka sangat cantik dan imut. Gadis bertubuh mungil, amat cantik dan memancarkan aura kelembutan langsung dari sorot mata indahnya. Pesona yang tak dimiliki siapapun.

 Triplets Princesses (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang