Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

38. Ruang angkasa

137 9 0
                                        

Saat ini, Wang Xia Ai sedang sibuk mengagumi semua isi di dalam cincin nya. Dunia ini sangat berbeda. Lebih mirip seperti kubah yang hanya ada dirinya saja tanpa orang lain dan tanpa ada wilayah lain. Hanya ada hamparan yang sangat luas di sejauh mata memandang. Langit terlihat cerah dan sangat sempurna. Ternyata yang adiknya katakan itu benar, bahwa ruang angkasa memiliki banyak hal-hal menakjubkan untuk dilihat.

Yoshan melihat nona nya yang mengagumi keindahan ruang angkasa pun bersuara dan memecah keheningan.

"Em-m, nona," panggil Yoshan pelan.

"Ya?" Wang Xia Ai menjawab dengan mata yang masih sibuk memandangi dunia indah di hadapannya.

"Apa nona tidak ingin mengunjungi tempat lain?"

"Ya, tentu saja, tapi aku ingin di sini dulu," jawab gadis itu tanpa menoleh pada hewan nya.

"Oh ya, Yoshan, apa kau tau cara menyuling pil dan cara meningkatkan kultivasi dengan cepat atau apapun itu?" tanya Wang Xia Ai yang kini mengalihkan topik dan berbicara serius.

"Tentu saja nona, saya sudah berada di sini selama seribu tahun, dan mengenai semua yang nona tanyakan tadi, semua jawaban sudah ada pada perpustakaan yang terletak di bagian timur istana. Nona bisa mengunjungi perpustakaan dan mencari informasi ataupun mempelajari sesuatu dari buku di sana," jelas Yoshan panjang lebar.

"Ooh, seperti itu rupanya. Baik, terima kasih Yoshan. Aku akan kembali dulu, sudah cukup lama aku di sini atau orang-orang akan mencari ku." Ia berpamitan pada Yoshan dan bersiap keluar dari ruang angkasa, sebelum suara Yoshan menghentikan nya.

"Tunggu nona! Waktu di sini berbeda dengan waktu di dunia nyata. 1 hari disini, sama dengan 1 jam di dunia nyata. Dan 1 tahun di sini, sama dengan 1 bulan di dunia nyata, nona."

"Aih, benarkah? Apa bisa seperti itu?" tanya Wang Xia Ai melongo tak percaya, ruang angkasa ini sangat luar biasa!

"En, tentu nona," jawab Yoshan dengan mantap.

"Wah Sangat bagus! Kalau seperti itu, aku bisa berkunjung ke perpustakaan dulu," balas Wang Xia Ai dengan semangat, kemudian melangkahkan kakinya menuju perpustakaan istana.

Yoshan yang melihat nona nya mulai berjalan pun mengerutkan alisnya. Apa nona nya tahu di mana letak perpustakaan istana?

"Tunggu nona!"

"Ya, ada apa?"

"Nona akan ke mana?" tanya Yoshan.

"Apa kau tuli? Aku bilang, aku ingin ke perpustakaan istana," jawabnya kesal. Hewan ini sangat tampan dan nyaris sempurna, tapi pendengaran nya sangat buruk.

"Tapi.. apa nona tahu di mana letak perpustakaan istana?" tanya Yoshan ragu.

"Aa..anu, itu.." suara Wang Xia Ai tercekat. Ia bahkan tidak tahu letak perpustakaan istana, haish!

"Y-ya cepat tunjukan jalannya," titahnya sambil menahan malu.

Yoshan menggelengkan kepalanya pelan. Nona nya sangat lucu, kemudian kakinya melangkah untuk menunjukkan jalan menuju perpustakaan Istana, dan diekori oleh Wang Xia Ai.

Hingga langkah kaki mereka terhenti pada sebuah bangunan megah dan mewah yang dipenuhi ribuan buku-buku kuno. Wang Xia Ai tak henti-hentinya mengangumi desain perpustakaan di hadapannya. Hanya ada satu kata yang dapat menggambarkan keindahan desain perpustakaan ini yaitu 'sempurna'.

"Inilah perpustakaan yang hamba maksud nona, nona bisa mencari buku yang nona perlukan di sini, semua sudah tersedia dan tidak kurang satupun, baik buku lama dan buku baru ada di sini." Yoshan menjelaskan.

 Triplets Princesses (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang