"Entahlah Chu Mei, mungkin Mei Lan akan datang di acara pernikahan ku, tapi kenapa firasatku tidak enak, ya," ucap Wang Xia Ai dengan raut wajah cemas. Ia menatap kosong ke arah jendela yang menampilkan bulan purnama.
"Apa maksudmu, Kak? Apa kau takut kalau Mei Lan akan mencelakaimu lagi?"
"Tidak, lupakan saja. Dia juga saudara kita, adik kita. Tidak mungkin dia akan mencelakai ku... lagi," jawabnya dan diakhiri dengan nada lesu.
"Kakak? Kenapa kau masih menganggapnya saudara? Setelah semua yang dia lakukan pada kita, bahkan seumur hidupku aku tidak akan sudi mengakuinya sebagai adikku," sahut gadis itu ketus.
Wang Xia Ai menghela napas berat kala mendengar jawaban sang adik.
"Itulah kenyataannya, kau tidak akan bisa lari."
"Bisa, kalau kita tidak bertemu lagi dengan orang-orang jahat itu." Dia memutar bola matanya malas.
"Sudahlah, oh ya. Bukankah Kakak bilang baru saja berada di Ruang Angkasa? Di mana hewan mu, Kak? Aku ingin melihat apakah dia setampan milikku," ucap Wang Chu Mei penasaran.
"Tentu saja dia tampan, dia seekor serigala emas. Namanya Yoshan," jawab Wang Xia Ai.
"Ayo panggil dia, Kak, aku ingin melihatnya!" Dia mendesak tidak sabaran.
"Baiklah." Wang Xia Ai menutup matanya dan menghubungi Yoshan melewati telepati. Tak lama kemudian, seberkas cahaya muncul yang perlahan-lahan menunjukkan sesosok tubuh pria tampan dengan pakaian berwarna emas.
"Salam kepada Nona." Yoshan memberi salam dengan membungkuk hormat.
"En, bangkitlah."
"Ada apa No.."
Belum selesai Yoshan berbicara, sebuah suara menghentikan nya.
"Astaga! dia begitu tampan. Aku juga akan memperlihatkan hewan ku." Wang Chu Mei melompat kegirangan lalu menutup mata dan memanggil hewan kontrak miliknya.
Tak lama kemudian muncullah sebuah cahaya, dan tergantikan oleh sesosok tubuh pria tampan yang mengenakan hanfu putih perak.
"Yilao memberi salam kepada Nona." Yilao pun berlutut hormat.
"Aww!! Yilao ku, bangunlah dan lihat, aku mempunyai teman untukmu," Wang Chu Mei bersorak semangat dan menunjuk ke arah Yilao.
Yilao berdiri dan melihat orang di sebelah nya yang di maksud. Matanya melotot sempurna, apa ini! Dia adalah temannya, ia kemudian memeluk Yoshan erat. Yoshan yang juga melihat Yilao pun membalas pelukannya.
Sedangkan kedua gadis cantik itu terkejut dengan reaksi akrab kedua hewan mereka. Ia dan adiknya saling pandang dengan tatapan bingung.
"Temanku, sudah lama tidak bertemu," ucap Yilao girang sambil menepuk-nepuk pundak Yoshan.
"Hahaha, senang bertemu dengan mu, teman," ucap Yoshan dengan senyum sumringah.
"Tunggu, kalian...?" tanya Wang Xia Ai dan Wang Chu Mei bersamaan.
"Nona, kami sudah saling mengenal karena kami berasal dari satu tuan yang membuat cincin yang nona pakai," jelas Yilao.
"Ooh, sangat bagus! Kalian akan semakin kuat jika bersatu!" Wang Chu Mei menjentikkan jarinya sambil tersenyum senang.
"Tentu," balas Yilao dan Yoshan bersamaan.
"Baiklah, karena kalian sudah saling mengenal. Aku menugaskan kalian untuk menjadi penjaga bayangan dan awasi Wang Mei Lan," titahnya.
"Kau tidak ada hak memerintahkan ku, kau bukan tuan ku," ucap Yoshan tak suka. Ia menatap sinis pada gadis itu. Apa-apaan ini! Bahkan nona nya tidak pernah memerintahnya seperti ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triplets Princesses (TAMAT)
Fantasi'_Wang Xia Ai. Istri terkasih dan cinta pertama Zhang Xuen Chi _' Di Kekaisaran Wang. Kaisar Wang beserta Permaisuri Li Wei dikaruniai tiga putri kembar yang diberi nama Wang Xia Ai, Wang Chu Mei, dan Wang Mei Lan. Ketiganya disayangi dan dicintai o...
