Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

66. Dirahasiakan

111 6 0
                                        

Wang Xia Ai menoleh Zhang Jinxu yang berdiri kaku di ambang pintu.

"Adik ipar, kemarilah."

"Kakak ipar, ba-bagaimana bisa?"

Zhang Jinxu menggosok mata dan mencubit lengan nya untuk memastikan bahwa ia tidak berhalusinasi.

Wanita cantik itu tertawa kecil melihat tingkahnya.

"Tidak perlu seperti itu, adik ipar. Kau seperti melihat hantu saja." Wang Xia Ai menggelengkan kepalanya geli.

Zgang Jinxu langaung menghambur ke pelukan wanita tersebut sangking bahagianya.

"Bagaimana bisa kau hidup kembali, Kakak?"

"Mungkin dewa masih berbaik hati padaku," jawabnya.

"Tentu saja, menantu ibu adalah orang yang baik. Dewa tidak akan mengambil mu dengan mudah," sahut Permaisuri Liu Ning merasa begitu lega.

"Oh, bagaimana dengan Perdana Menteri Li dan Li Xiao Rou?" tanyanya penasaran sambil menatap Zhang Xuen Chi.

Seketika wajah mereka semua menggelap ketika mengingat wajah gadis tidak tahu diri itu beserta keluarganya.

"Sudahlah, Xia'er, kamu istirahat saja dulu, hmm? Tidak perlu memikirkan mereka." Zhang Xuen Chi mengalihkan topik dan membaringkan tubuh Wang Xia Ai, lalu menyelimutinya.

"Tap.."

"Kamu ingin aku tetap di sini atau sendiri?" tanyanya.

"Ti-tidak, kamu di sini saja, aku ingin bersamamu."

"Baiklah kalau begitu, Ayah dan Ibu akan keluar." Kaisar Zhang keluar dari kediaman dan menuju aula.

"Xuen..?" ucap Wang Xia Ai pelan.

"Hmm.." balas pria itu sembari mengusap lembut rambut sang istri di dekapannya.

"Apa kamu marah padaku?"

Sontak Zhang Xuen Chi melihat ke arah istrinya dengan tatapan heran.

"Atas dasar apa?" tanya pria itu balik.

"Karena aku terjatuh tadi." Wang Xia Ai berucap pelan.

Sesaat kemudian, Zhang Xuen Chi tersenyum simpul, lalu mengangkat dagu istrinya yang menunduk.

"Tidak."

Jawaban tersebut membuat wanita cantik itu mendongak menatap suaminya.

"Benarkah?"

"En, sudah-sudah. Tidurlah, atau aku akan memakanmu malam ini, hmm..?" Zhang Xuen Chi berucap menggoda, yang berhasil membuat Wang Xia Ai menutup matanya seketika.

Pria itu tertawa geli, kemudian ikut tidur sambil memeluk tubuh kecil istrinya dengan sayang.

Setelah sampai di aula, Kaisar Zhang melihat bahwa pelayan dan kasim sibuk membuat upacara pemakaman untuk Putri Mahkota mereka.

Kaisar Zhang sontak kaget dan menghampiri mereka semua. Apa-apaan mereka ini!.

"BERHENTI!!"

Semua pelayan dan kasim melihat ke arah kaisar mereka, kemudian bersujud memberi salam.

"Salam hormat kami, Yang Mulia Kaisar."

"Bangkitlah."

"Apa yang kalian lakukan?!"

Kemudian seorang kasim menghampirinya, lalu menjawab,

"Mohon ampun, Yang Mulia, kami akan mempersiapkan pemakaman untuk Putri Mahkota."

 Triplets Princesses (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang