[Sudah di revisi]
⚠️ Soft ; fluffy ; mild conflict ; short 300 - <800 ⚠️
Jihoon yang nekat kabur dengan alasan healing dan bertemu gadis yang seusia dengan salah satu maknae grup nya.
❍ Treasure member edition ❍
Ini murni dari pemikiran author. Bebe...
Halo, ini sudah saya revisi yaa, dan mungkin ada beberapa penambahan dan pengurangan. Tapi intinya masih sama kok. Per part akan saya unpublish lalu saya publish lagi. Terima kasihh 🙏🏼
####
Jihoon mulai membongkar ranselnya. Ia memang membawa sebuah tas saja. Dimana di dalamnya hanya ada beberapa setel baju dan sebuah dompet yang berisi kartu ATM pribadi dan sedikit uang cash -- dalam won.
Itu karena dia meninggalkan semua barangnya di dalam koper yang ada di hotel tempatnya dan member lain menginap. Bahkan Jihoon tak membawa kartu identitas satu pun agar penyamaran nya bisa tetap aman.
Selain itu, akhirnya Jihoon memilih untuk tinggal di rumah gadis tadi. Dia mendapatkan kamar yang menurutnya cukup bagus dan nyaman. Setidaknya sudah mendekati kriteria yang ia cari. Jangan lupakan kalau ada wifi gratis.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamar yang sederhana. Tidak terlalu besar, tapi juga tidak terlalu kecil. Sangat pas untuknya, apalagi hanya untuk ditiduri sendirian.
"Aku harus segera membeli ponsel dan baju baru. Tidak enak kalau harus merepotkan gadis itu terus." gumamnya.
"Ah, siapa ya namanya? Aku bahkan sampai lupa menanyakan hal itu! Dasar Jihoon! Padahal dia sudah baik mau menolong mu! Nanti saja lah, aku tanyakan." lanjut Jihoon bermonolog dengan menata baju-bajunya yang sedikit ke dalam lemari pakaian.
Baru saja Jihoon berbicara tentang gadis itu, tiba-tiba dia sudah mengintipnya di balik pintu. Jihoon baru sadar saat pintu kamarnya yang terbuka diketuk.
"Kak," panggilnya. Jihoon menoleh dan mengernyitkan keningnya. Tidak paham dengan apa yang dikatakan gadis itu.
"Kak?" ulang Jihoon.
Gadis tadi langsung menepuk jidatnya. "Oh, maaf. Aku lupa! Kak adalah panggilan dari seseorang untuk orang yang lebih tua darinya." katanya menjelaskan.
Jihoon kemudian mengangguk paham. Dia lalu menatap gadis itu dan bertanya,
"Lalu, apa kamu ada keperluan disini?"
"Ah, iya! Kita kan belum berkenalan, kak. Siapa namamu?" tanya gadis tersebut setelah mengingat tujuannya datang kemari.
Nama. . . Nama apa yang harus ku gunakan agar tak dicurigai?
"Kamu bisa memanggilku Paji." jawab Jihoon akhirnya setelah terdiam selama beberapa saat. "Kak Ji!" seru si gadis nampak senang, membuat Jihoon secara tak sadar mengulas sebuah senyum di wajahnya.
"Kalau aku, Sera. Senang bertemu dengan mu, kak!" tambah gadis yang mengaku bernama Sera itu.
Jihoon tersenyum sedikit lebih lebar dari sebelumnya. "Senang juga bertemu dengan mu."