Alyssa terlihat sangat sibuk mengisi formulir pendaftaran organisasi disekolahnya.
"Lo yakin mau ikut osis?" tanya nada, teman sebangkunya yang terlihat heran. alyssa hanya menganggukkan kepalanya.
Menurut alyssa organisasi itu penting. dia ingin mengasah jiwa kepemimpinan, menambah relasi,menambah wawasan dan cara berbicara dengan orang banyak dengan baik. ilmu organisasi tidak didapat dari pelajaran sekolah.
"Apa ada yang lo suka dari senior kita di osis ?" Alyssa tertegun, bisa-bisanya temannya itu berbicara seperti itu. terlalu picik menurut alyssa kalau mengikuti suatu kegiatan hanya karena seseorang. apalagi itu karena orang yang disukai.
"Kenapa lo ngomong gitu?" tanya alyssa.
sejujurnya dia sedikit kesal dengan teman yang baru dikenalnya beberapa hari ini.
"Gue ngeliat lo senyum-senyum sendiri pas habis ngobrol dengan salah satu senior." jawab nada dengan ragu.
Alyssa kaget. kapan dirinya senyum-senyum sendiri. seingatnya dirinya itu menahan malu karena kejadian tanda tangan waktu itu.
Selesai mengisi formulir, Alyssa dan Nada bergegas pergi ke mesjid sekolahnya untuk mengikuti training ramadhan. sebelumnya dia simpan formulir itu di kolong mejanya yang nanti akan dia berikan ke seniornya. uh pasti bakal membosankan nih ceramahnya, mending gue cari tempat yang enak buat tidur. ujar Alyssa dalam hati.
Tidak seperti alyssa pikirkan. ceramah kali ini membuat Alyssa mendengarkan dengan khidmat. begitupun dengan teman-temannya.
"Islam mengatur jelas hubungan laki-laki dan perempuan. tidak ada pacaran dalam islam."
Deg! kata-kata ustad yang sedang berceramah menohok hatinya.
"Di dalam Al-qur'an disebutkan Wa laa taqrobuz zinah. dan janganlah mendekati zina. mendekatinya saja dilarang apalagi sampai benar-benar melakukannya. Na'udzubillahi min dzalik."
Zina? tapi aku masih dalam tahap wajar. pacaranku masih tergolong pacaran sehat. senakal-nakalnya aku, aku masih bisa jaga diri. ujar Alyssa dalam hati.
"Setiap anak adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. zina kedua telinga adalah dengan mendengar. zina lisan adalah dengan cara berbicara. zina tangan adalah dengan cara menyentuh. zina kaki adalah dengan cara melangkah. zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian." ( HR.Muslim no. 6925)
Astagfirullah, berkali-kali Alyssa beristigfar. dia mungkin tidak melakukan zina besar tapi bisa jadi selama ini dia melakukan zina-zina lain.
************
Islam mengatur jelas hubungan antara laki-laki dan perempuan. tidak ada pacaran dalam islam.
kata-kata itu terngiang di otaknya. berkali-kali alyssa mengusap wajahnya. lalu dikuatkan hatinya untuk mendial nomer telpon itu.
"Halo..." ucapnya saat panggilan itu terangkat.
"..........."
"Rafi, aku mau kita putus!" Alyssa menggigit bibir bawahnya. sebisa mungkin tangisnya dia tahan agar seseorang tidak mendengarnya.
".........."
"Maaf."
Tut..tut..tut..
Sambungan itu terputus. tangisnya kini pecah. ditelungkupkan tangan kanannya didepan mulut agar orangtua dan abangnya tidak mengetahui kondisi alyssa sebenarnya. perlahan. isaknya terhenti karena dirinya sudah lelah untuk menangis dan dia mulai terlelap.

KAMU SEDANG MEMBACA
Kekasih Halal
Spiritual10 tahun lamanya Alyssa Nazilatun Ni'mah memendam cinta dalam diam. merajut rindu dalam doa dan terang-terangan memohon kepada Allah untuk menjadikan Mohammad Zidan Aiman Naza untuk menjadi takdirnya. siapa sangka garis takdir keduanya saling terik...