Truna: FIENIX, BANGUN! KITA DI SERANG
Fienix: *Terbangun Dan Terjatuh Dari Ranjang nya* Ada Apa?
Truna: Para Bandit Menyerang Kita, Kita
Fienix: Lalu Di Mana Yang Lain?
Truna: Sedang Bertarung. Ayo Bangun.
Kami Semua Di Serang Oleh Para Bandit. Ini Sangat Aneh, Mengapa Mereka Menyerang Nightrunners? Mau Tidak Mau, Kami Membunuh Mereka. Tapi Jumlah Mereka Bertambah Seiring Berjalannya Waktu
Ranie: Fienix, Pakai Skill Zombie Mania
Fienix: Tidak Bisa, Kalau Ku Pakai, Yang Lain Akan
Lumi: Pakai Saja
Fienix Melihat Lumi, Fienix Merasa Mana Di Dalam Tubuhnya Sudah Terisi Penuh Hanya sekali Melihat Lumi
Ranie: (Tidak Mungkin, Lumi Bisa Memberikan Mananya Ke Fienix... Seharusnya, Dia Tidak Bisa Melakukannya... Kecuali...)
Fienix: Extra Skill : Zombie Mania
???: Ini
Lumi: Apa Ini?
???: Aku Ingin Kau Memakainya, Jangan Sampai Melepasnya. Ini Kristal Mana Yang Akan Membantu Mu Suatu Saat Nanti.
Lumi: Tunggu Sebentar, Siapa Kau Sebenarnya?
???: Mimpi Yang Akan Kau Percaya Atau Tidak.
Semua Zombie Mulai Mengelilingi Markas Nightrunners. Para Bandit Tidak Bisa Melawan, Tetapi Hal Yang Sama Terjadi Dengan Para Nightrunners. Mereka Yang Berpencar Masih Selamat, Tetapi Mereka Yang Masih Belum Pergi, Peluang Mereka Untuk Lagi Hanya Sedikit. Lumi Dan Ranie Terjatuh Karena Dorongan Dari Zombie, Untungnya Mereka Diselamatkan Oleh Truna.
Truna: *Kelelahan* Semuanya Berpencar. Fienix, Bawa Ranie Ke Tempat Yang Aman Dan Cari Kami Di Menara Sinyal.
Fienix: Bagaimana Dengan Dirimu?
Truna: Jangan Khawatirkan Diriku, Pergi!
Fienix Dan Ranie Pun Pergi Menjauhi Markas Nightrunners Untuk Sementara.
Di dalam Toko Kue
Fienix: *Kelelahan*
Ranie: Fienix, Di Mana Asahi Dan Charlie?
Fienix: Mereka Sedang Berburu, Tenang Saja, Aku Sudah Memberitahu Mereka Saat Peperangan Dimulai.
Ranie: *Panik* Kita Harus Menemukan Kak Truna Secepatnya.
Nero: Tunggu Ranie
Ranie: Nero?
Fienix: Ada Apa Nero?
Nero: Ada Sesuatu Hal Yang Ganjil Di Sini... Aku Tidak Tau Apa Itu. Salah Satu Dari Kehidupan Kalian Seperti Mulai Menghilang? Tidak, Tapi Tergantikan.
Fienix: Apa Maksudmu?
Nero: Anggap Saja Kau Tergigit Oleh Zombie, Gigitan Itu Akan Mengubah Seseorang Menjadi Zombie Liar. Tapi Ada Seseorang Di Markas Nightrunners Yang Mulai Merasa Kesakitan Dan Juga Infeksinya Sangat Lambat.
Fienix: Lalu, Apa Yang Kita tunggu, Ayo Kita Cari Dia
Nero: Aku Masih Belum Selesai. Saat Mereka Bertemu Dengan Seseorang, Ada Kemungkinan Kalau Mereka Akan Menyerangmu. Walaupun Itu Zombie Yang Terkendalikan Ataupun Tidak. *Recorder Berakhir*
Fienix: Sepertinya... Kita Harus Beristirahat Di Sini Untuk Malam Ini
Ranie: Tapi...
Fienix: Soal Ketua Yang Akan Menggunakan Sihir Nya, Apa Aku Benar?
Ranie: Apa Charlie Yang Memberitahu Mu?
Fienix: Asahi Yang Memberitahu ku. Aku Tidak Tau Bagaimana Caranya Sihirnya Bisa Masuk Ke Dalam Tubuh Truna, Tetapi Aku Sudah Berjanji Ke Truna Untuk Selalu Melindungi Dirimu.
Di Tempat Ayano Dan Charlie
Rian: Aku Kira Kalian Para Bandit Sialan Itu.
Charlie: Sekarang, Apa Yang Kita Lakukan?
Rian: Ada Menara Sinyal Di Bukit. Jika Kita Bisa Ke Sana, Kita Bisa Meminta Pertolongan.
Ayano: *Memikirkan Rencana* (Kalau Begitu, Lebih Baik Jika Kita-) *Menoleh Ke Belakang*
Rian: Ada Apa Ayano?
Ayano: Ada Sesuatu Hal Yang Membuatku Merasa Ganjil. Lupakan, Kita Tidak Akan Pergi Ke Menara Sinyal.
Rian: Tapi Kenapa? Bukannya Itu Bagus?
Ayano: Pikiran Baik Baik, Musuh Kita Juga Seorang Ilmuan. Mereka Pasti Juga Melacak Sinyal Radar Saat Kita Menggunakannya. Lagipula, Hanya 1 Orang Saja Yang Harus Menyalakannya.
Di Jalur Kereta Bawah Tanah
Truna: *Kelelahan*
???: Ketua, Kau Tidak Apa Apa?
Truna: Aku Hanya Kelelahan. Di Mana Yang Lain?
???: Berada Di Distrik Yang Lain. Untuk Sekarang Ini, Kami Menunggu Perintah Darimu Melewati Menara Sinyal. Tapi, Jika Kau Di Sini...
Lumi: Tenang Saja, Fienix Dan Ranie Bisa Melakukannya.
Keesokan harinya
Fienix: Ada Menara Tidak Jauh Dari Sini. Kita Pasti Bisa-
Ranie: Diam
Fienix: *Melihat Para Bandit Sedang Berpatroli* Bandit Lagi... Apa Kau Mau Mengurus Hal Ini?
Ranie: Dengan Senang Hati. Sihir Pemanggil : The Half Blood Of Blade.
Charlie: Ngomong Ngomong, Di Mana Akura? Bukannya Saat Itu Dia Sedang Mengikuti Kita?
Rian: Dia Berkata Ingin ingin Pergi Bertemu Seseorang.
Akura: Apa Kau Tau Tentang Masa Depan?
???: ... Hanya Dream Yang Tau. Lagipula, Mengetahui Masa Depan Akan Berpengaruh Kepada Tindakanmu.
Akura: Hanya Itu? Aku Menunggumu Di Sini Sehari. Lupakan Saja, Aku Mau Kembali
???: Sebaiknya, Pergilah Ke Jalur Kereta Distrik 4. Ketua mu Ada Di Sana.
Akura: Apa Yang Terjadi?
???: Markas Di Serang
Kereta Distrik 4
Akura: BUKA PINTUNYA SIALAN. INI AKU AKURA, CEPAT BUKA PINTUNYA. (Sial, Para Zombie Mulai Datang) *Buku Sihirnya Terbuka* Sihir Pemanggil, Keiro: Zombie Bear
Ranie: Semuanya Selesai... Apa Kalian Senang?
Fienix: Kau Selalu Menggunakan Senjata Itu.
Ranie: *Tersenyum* Kau Lupa Ya? Senjata Ini Merupakan Sihir Yang Berarti Bagi Keluarga Ku...
Fienix: (Senjata Yang Berarti... Tunggu, Bukannya Aku Juga Punya) *Melepaskan Tali Scythe Of Elizabeth* Aku Rasa Mata Pisau Ini Adalah Senjata-
Ranie: The Scythe Of Elizabeth Memiliki Bagian Belakang The Half Shadow Of Scythe?
Fienix: The Half Shadow Of Scythe? Kalau Tidak Salah Salah Satu Legenda yang Diceritakan Oleh Keluarga Ku. Apa Yang Sebenarnya Terjadi Dengan The Half Shadow Of Scythe Di Masa Lalu...
Ranie: Sebenarnya... Aku Tau Apa Yang Terjadi Di Masa Lalu
Akura: Akhirnya... Kalian Membuka Pintu nya...
Lumi: Maaf, Kami Sedang Mencari Ketua Sekarang Ini. Dia Pergi Untuk 5 Jam Yang Lalu Dan Tidak Kembali Sampai Sekarang.
???: Bahkan Kami Berdua Sudah Bertanya Ke Para Nightrunners Di Distrik Yang Lain.
Akura: Emangnya Ada Apa Di Markas?
???: Ketua Sudah Menyiapkan Rencana Ini Jika Perlindungan Akan Hancur. Dia Memasang Para Zombie Dan Melepaskan Nya Saat Kami Terpojok.
Lumi: Fienix Yang Melakukan nya. Jika Kau Mau Tau Lebih Lanjut, Kita Harus Mencari Ketua Terlebih Dahulu
Truna: ... Ini... Aku? Kenapa Penampilan... ku... Berbeda?
Bersambung
KAMU SEDANG MEMBACA
Zombie Apocalypse
FantasySebuah Kiamat Zombie Terjadi Di Dunia Ini. Manusia Masih Bisa Bertahan Hidup. Semua Kejadian Ini Berasal Dari suatu Penyakit Yang Menular Dari Gigitan. Sekarang, Kita Bisa Hanya Bertahan Hidup... Suatu Hari, Anak Laki Laki Yang Sedang Bertahan Hidup...
