Esoknya
Adnan datang kesekolah seperti biasa ia duduk dan mengikuti pelajaran seperti biasanya. Sampai beberapa jam kemudian pelajaran Kimia selesai dan akan dilanjutkan dengan pelajaran olahraga
Dmitri yang ada di sampingnya mendatangi Adnan, baru ingin membuka mulut Adnan telah mendahului pembicaraan mereka
"Dmitri? Apakah kau membawa baju olahragamu?" tanya Adnan
"Hmm ya, mau ganti bersama? " tanya Dmitri nakal
Adnan mengangguk menurut, Dmitri terkejut melihat reaksi Adnan barusan
"hah serius?"
"iyaps, ayo!" ucap Adnan antusias
Dmitri hanya mengikuti Adnan dari belakang sambil membawa pakaian olahraganya, mereka menuju ke kamar ganti.
Adnan menarik Dmitri ke dalam satu kamar lalu ia menguncinya
"hei hei hei apa yang kau lakukan? Huh?"
"membuka pakaian untuk mengganti pakaian"
Seringai terukir diwajah Dmitri ia mendorong Adnan kesudut dinding lalu mengukungnya
"Apa kau mengerti kau sedang melakukan apa?" Bisik Dmitri tepat ditelinga Adnan
Adnan mengangguk lalu ia sedikit mendorong Dmitri dan langsung membuka semua pakaiannya didepan Dmitri. Dmitri terkejut bukan main ia melihat Adnan memakai lingeris putih yang sexy dan menggoda itu sangat cocok karena kulitnya memang putih
"Fuck.. bro, you know what you're doing? Huh?" Dmitri menarik tangan Adnan sehingga mereka berpelukan
"I know.." balas Adnan, ia langsung sedikit mendorong Dmitri lalu membelai pipi Dmitri lembut
"Apa yang kamu tunggu hmm? Mau melakukan sex?" Tanya Adnan tanpa malu
'Wtf.. ini terlalu sexy' -batin Dmitri pipinya sedikit memerah
"Ini disekolah.. ap--
"Kau lupa saat terakhir kau memperkosaku.. itu disekolah kan?" Adnan semakin menggoda Dmitri
Ia mengelus tangannya ke selangkangan Dmitri, Dmitri yang tidak tahan langsung mendorong Adnan dan pergi keluar dari kamar ganti
Brak
"Aku sedang tidak ingin melakukanya!" Dmitri menutup pintu itu keras
Criett
Adnan sedikit membuka pintu itu dengan pelan
"Bisa kemarikan HPmu? Sebentar saja" ucap Adnan sambil memanjangkan salah satu tangannya
"Untuk apa?" Tanya Dmitri
"Ayolah nanti kau tau sendiri!" Adnan menarik HP Dmitri dan...
Ckrek ckrek ckrek
Ia mengambil beberapa fotonya saat berpose sexy
Beberapa detik kemudian
"Nah ku kembalikan" Adnan keluar setelah dengan super cepat memakai pakaian olahraganya
"A-apa... sial..bisa gila aku" Dmitri merasa stres saat melihat tubuh sexy Adnan di baluti lingeris putih yang menggoda
Adnan mengelus rambut Dmitri pelan
"Jangan dipaksakan aku akan menurut kepada kalian semua mulai sekarang, kalau mau melakukan itu ya tinggal kita lakukan" jelas Adnan tersenyum ramah ke arah Dmitri
"Kalian?" Tanya Dmitri
Adnan mengangguk
"Aku kan sudah dicap sebagai pelacurnya SRM, ini memang yang harus kulakukan kan?" Adnan tersenyum renyah seolah ia tak menginginkan hal tersebut
Dmitri melihat Adnan sebentar lalu ia meninggalkan Adnan tanpa sepatah katapun.
Adnan kembali lagi ke dalam ruang gantinya dan kembali menguncinya.
Wajah sedihnya berubah menjadi tawaan kecil dibibirnya, ia tersenyum lebar
'Nah Dmitri.. kau sebagai pembuka balas dendamku kali ini..' Batin Adnan sambil melipat pakaian sekolahnya yang tadi ia lempar begitu saja
"Nafsu binatang mengatas namakan hubungan ini akan segera ku akhiri" monolog Adnan yang puas dengan dirinya sendiri
"Kalian mengira puas terus membullyku huh?"
"Hahahahaha" Adnan tertawa begitu puas
Sekarang ia memikirkan balas dendam terbaik dengan rencana matangnya
Mereka para bangsawan yang mengira telah dan akan membully Adnan secara terus menerus?
Membullynya?
Memperkosanya?
Atau malah berakhir jatuh cinta?
Ini malah tujuan utama Adnan membuat mereka jatuh cinta, pemenang selalu menunjukan taringnya diakhir bukan?
"Ku namakan misi ini dengan nama.."
"Bully BFuck"
.
.
.
Bersambung
~~~
KAMU SEDANG MEMBACA
Bully! BFck! (21+)
RomanceAdnanda Prawijaya. Adnan pindah sekolah dikarenakan perpindahan perkerjaan orang tuanya dari Indonesia ke Belanda. Awalnya Adnan bersekolah seperti biasa di sekolah barunya, Adnan terbiasa membawa sifat buruk dari sekolah sebelumnya dan membuat beb...
