20

4.2K 176 35
                                        

Elsen sudah puas melakukan sex dengan Adnan ia berhenti saat Adnan tidak sadarkan diri setelah beberapa jam mereka melakukannya

Elsen berdiri ia memakai kembali pakaiannya, sekilas ia kembali menatap Adnan dan langsung pergi meninggalkan Adnan dikamarnya sendiri. Elsen keluar kamar lalu berbelok kearah kiri ia dengan cepat melangkahkan kakinya masuk kedalam museum yang sudari tadi menarik perhatiannya

Ditatapnya ruangan serba putih itu dengan berbagai desain busana dan seni patung yang terletak didalam kotak dan lemari kaca didalam ruangan itu

"Ini.. pakaian yang pernah di pakai mama"

"Ini patung yang pernah papa beli"

"Kenapa semua itu ada disini?" Tanya Elsen pada dirinya sendiri

"Itu adalah karya seni Bu Olivia, pakaian mutiara putih ini adalah pakaian yang membuat Bu Oliv bisa sesukses saat ini" ucap Seorang pelayan perempuan yang ikut masuk saat melihat Elsen masuk kedalam

"Kalo patung ini?"

"Patung ini milik Tuan Grayson ia membelinya langsung dari pihak tinggi"

"Pihak tinggi?"

"Yah, tuan Grayson tidak memberi tau nama bosnya" jawab pelayan itu lagi

'Woow papa mendapatkan pelayan yang setia sepertinya' -batin Elsen

"Oh aku akan keluar, terima kasih atas informasinya" Elsen langsung keluar dari ruangan putih itu ia kembali melewati kamar Adnan dan terus lurus sampai menemukan tangga turun yang ia cari

Elsen pulang di jam 03.44

.
.

Adnan terbangun saat sinar cahaya matahari mulai menganggu pandangan hitam tidurnya, dengan malas ia berdiri dari kasurnya menuju kamar mandi

Yah sudah hari minggu, saatnya bersantai. Hah santai dengan rasa sakit di bokong bukan hal yang indah, Adnan membasuh wajahnya dan menggosok gigi setelah itu ia turun ke ruangan bawah untuk segera makan pagi.

Adnan selesai dengan acara makannya ia kembali kekamar dan mulai membersihkan diri, yaa dia sudah janji akan datang kerja kelompok bersama teman dan kakak tingkat kuliahnya

Merasa cukup Adnan langsung berpamitan dengan para pelayan dirumah dan langsung mengendarai motor ninja ZX 10-R nya yang ia panggil dengan sebutan Sweety .

"Baik Sweety, mari kita berangkat"

Vrooooooommmm

Vroooommm

.

.

Adnan sampai ke tempat café yang lokasinya sudah dikirim tadi oleh seniornya, saat  Adnan datang semua mata langsung menuju menatap arah Adnan dari atas hingga bawah, Adnan yang merasa gugup langsung mengelus leher belakangnya dan tersenyum renyah membalas tatapan mereka semua

"Ada apa kalian menatapku seperti itu? Apa ada sesuatu yang salah" tanya Adnan pelan mencegah adanya salah kata dalam pengucapannya

"Ah kau pasti anak orang kaya! Motormu keren sekali!" ucap salah satu temannya semangat

"Ohh itu..." baru saja Adnan ingin menjawab, ia langsung dipotong oleh salah satu temannya lagi

"Tidak wajahmu sangat cantik untuk pria sepertimu hahaha"

"Hahaha sudah ayo kita mulai kerjakan proyeknya"

"Dan ada satu teman kita lagi nanti! Jangan lupa kita akan mengerjainya sama persis seperti Adnan barusan"

"OKEY!" jawab grup itu kompak

Adnan mengelus dadanya ternyata tadi itu hanya tindak perjailan dari teman kerja kelompoknya saja

Bully! BFck! (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang