Adnan berjalan kembali ke kelasnya setelah menyelesaikan kegiatan jam olahraganya
Saat ia duduk dikursinya Adnan melihat suatu catatan dimejanya
*Rooftop sepulang sekolah* -Elsen
"Pfft.." Adnan menahan tawanya ia sangat senang rencananya sangat sangat mulus karena insting binatang dari mereka malah banyak membantunya
Teman teman Adnan satu persatu mulai memasuki kelasnya untuk mengikuti jam pelajarang berikutnya.
Sepulang sekolah
Adnan berjalan santai kearah rooftop, saat mencapai tangga, dapat ia lihat Ornel menunggu disudut tangga sambil menatapnya tajam
"Apa?" Tanya Adnan sambil melewatinya
"Memastikan kau tidak kabur" Jawab Ornel sambil mengikuti Adnan
"Oh.."
Tiba tiba Adnan menghentikan jalannya di tengah tangga lantai 2-3
"Hey? Kenapa tiba tiba berhenti? Mau kabur?" Curiga Ornel
Tiba tiba Adnan berbalik badan, ia berjalan pelan kearah Ornel dan memeluk Ornel pelan
"Maaf Ornel.. waktu itu aku benar benar bersalah.." bisik Adnan tepat ditelinga Ornel
Ornel mendorong Adnan ia mengusap telinganya karena merasa sedikit jijik dan kaget
"Kau gila?" Tanya Ornel
"Aku hanya minta maaf Orn.." ucap Adnan pelan
"Terserah aku tidak peduli, cepat keatas Elsen menunggumu"
Adnan menarik nafasnya pelan
'Tidak semudah itu ternyata, baik Ornel lihat saja nanti..' -batin Adnan sedikit kesal
Akhirnya mereka berdua sampai ke rooftop, ah.. apa ini? Semua anggota berkumpul
"Ohh putri galak kita sudah datang" ucap Elsen senang
"Putri? Dia hanya budak sex haha" ucap Carlo
"Hahaha" tawa mereka bersama
Adnan mengepalkan tangannya kesal tapi ia harus tetap santai dan sabar agar rencananya tidak rusak
Eh!
Ada satu anggota tidak ada disini, mata Adnan mulai menyelisik seluruh keberadaan orang di rooftop ya tak salah lagi dugaannya benar!
Dmitri tidak ada
Dia sudah termakan umpan cinta begitu cepat
"Melihat apa kau babe? Mari kesini penis kami sudah minta dilayani dari tadi" ucap Zein sambil membuka resletingnya
'Tidak apa Adnan, kau kuat' Adnan diam saja sambil berjalan kearah mereka santai
Smirk terlihat jelas di bibirnya, Elsen yang melihatnya merasa curiga
"Menyembunyikan apa kau?" Tanya Elsen to the point
Adnan menggeleng ia malah membuka pakaiannya satu persatu dan membuat mereka terkejut
Mereka merasa dejavu dengan kejadian ini lalu Carlo dengan cepat membuka suara
"Apapun yang terjadi, aku minta padamu Elsen untuk kedepannya agar membagi kenikmatan bersama sama" jelas Carlo
Elsen hanya mengangguk paham
Deg
Mata mereka semua membulat saat melihat Adnan memakai lingeris putih sexy dan menggoda
Elsen memiringkan senyumannya senang, ia berjalan cepat kearah Adnan lalu menciumnya dengan kasar tangan Elsen yang nakal langsung meraba raba bongkahan kenyal kepemilikan pria cantik didepannya
KAMU SEDANG MEMBACA
Bully! BFck! (21+)
RomanceAdnanda Prawijaya. Adnan pindah sekolah dikarenakan perpindahan perkerjaan orang tuanya dari Indonesia ke Belanda. Awalnya Adnan bersekolah seperti biasa di sekolah barunya, Adnan terbiasa membawa sifat buruk dari sekolah sebelumnya dan membuat beb...
