[DIHARAPKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA]
Siapa yang suka AU? sini mampir 😍☝️
Bukan sepenuhnya cerita, tapi ada AU nya jugaa!
Ceritanya bisa langsung dibaca aja yaa, tidak ada spoiler ><
Terima kasih readers kuu!!
Setelah sampai di rumah, Isa langsung merebahkan tubuhnya di ranjang. Ia akan mandi lalu berganti pakaian. Setelah itu, Isa membuka ponselnya. Kemudian memutuskan untuk mengirim pesan kepada Alvian.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yap, keberuntungan itu datang lagi! Alvian langsung membaca pesan yang Isa kirimkan. Senyum Isa pun langsung mengambang sembari menunggu jawaban dari perfect crushnya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ya Tuhan! lagi-lagi Isa dibuat terbang karena secara tidak langsung Alvian mengatakan bahwa hanya dirinya-lah yang dekat dengan cowok itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Isa dengan idenya yang selalu unik. Laki-laki itu membuat bintang seperti apa kira-kira?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bintang dengan garis bilangan?! Ya ampun! ada-ada saja. Alvian benar-benar membuatnya untuk Isa. Hanya untuk perempuan itu. Lagi lagi Alvian membuat Isa tersenyum senang.
Tak berselang lama, ia memosting hasilnya di story akun sosial media miliknya. Dengan caption "Thanks, i'm verry happy ><".
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tidak sedikit orang yang melihatnya. Bahkan ayah dan bundanya pun lupa ia privasi. Setelah itu, Isa melihat bahwa ada beberapa pesan masuk yang tertera di ponselnya. Kemudian tangannya membuka pesan tersebut. Ternyata, pesan dari grupnya. Grup yang hanya berisi Isa dan ketiga sahabatnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Isa membaca dan membalas pesan dari sahabatnya. Sebenarnya tidak marah, hanya saja ia sedikit ragu mengenai apa yang dikatakan Alvian padanya waktu lalu. Tidak lama kemudian, Isa membaca pesan dari Dara dan Gea.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ia tidak beniat untuk membalasnya kembali. Sudahlah, yang penting semuanya baik-baik saja. Hubungan pertemanan mereka juga hubungan Isa dengan Alvian.
Tanpa Isa sadari, ternyata Bunda sudah memanggilnya sejak 5 menit yang lalu. Terlalu asyik bermain ponsel hingga tidak mendengar teriakan Bundanya.
"ISA CEPAT TURUN" Teriak Bunda Ana.
"IYA BUN" Jawab Isa dengan berteriak juga.
Setelah sampai kepada bundanya, Isa senyam-senyum tidak jelas.
"Hehe, ada apa bun?" Tanya Isa dengan ekspresi wajah yang masih sama.
"Bunda sama Zia mau pergi ke supermarket. Kamu mau nitip sesuatu nggak? Oh iya, sama tolong jagain rumah. Kamu jangan kemana-mana. Ayah juga bentar lagi sampe." Ucap Bunda panjang lebar.
"Ngga deh Bun, Isa ngga nitip apa-apa" Jawab Isa.
"Yaudah, bunda pergi dulu ya. Jangan chatingan terus sama crush. Nanti dighosting nangiss!" Ledek bunda sebelum akhirnya ia menutup pintu dan berangkat pergi ke supermarket bersama adiknya.
"Ihh Bundaaa" Rengek Isa tidak terima atas apa yang diucapkan oleh Bundanya.