Cegil

74 17 0
                                        

Setelah selesai mengikuti acara, Isa dan teman-temannya pun kembali ke kelasnya masing-masing. Mereka membawa medali dan sertifikat sebagai tanda anggota tetap.

"Dara, lo tadi mau ngomong apa?" Tanya Isa.

"Hah? yang apaa?" Dara seketika lupa dengan apa yang ia ucapkan sebelumnya.

"Ituu, yang 'ngobrol sama orang itu' gituuu" Ucap Isa mengingat percakapannya.

"Oh, itu," Dara berhasil mengingat apa yang akan ia sampaikan.

"Apaaa?" Tanya Isa semakin merasa penasaran.

"Firda, dia mantan Alvian."

🌷🌷🌷

"Maksud lo apa deketin pacar gue?" Ujar seorang laki-laki yang sengaja menekankan kata 'pacar' itu.

"Bar, stop! dia sahabat gue!" Disa menjaga tangan pacarnya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Cih, ini pacar lo, Dis?" Alvian hampir meludah.

"Stop, Yan, gue nggak mau Bara ngapa-ngapain lo!" Ucap cewek itu berdiri di tengah-tengah mereka.

"Berani lo ngapa-ngapain gue?" Seringainya.

Bugh!

Satu bogeman berhasil mendarat mulus disudut bibir Alvian.

"Anjing!" Umpatnya sembari mendesis karena terasa nyeri.

"Gue tandain muka lo!" Final Bara, mengajak perempuannya pergi dari hadapan Alvian.

"Yan, sorry." Ucap Disa yang entah disadari atau tidak oleh Alvian.

Alvian mendesis merasakan perih menyapa kulitnya. Pulang sekolah lebih awal bukanlah hal yang menyenangkan kali ini. Cowok itu berniat belajar bersama Disa di perpustakaan pusat. Namun keinginannya sirna begitu saja ketika Bara-pacar Disa menggagalkan rencana mereka.

🌷🌷🌷

Kini Isa kembali ke rumahnya. Gadis itu mengingat perkataan Dara. Ia juga mengingat percakapannya dengan Firda.

*Flashback On

Setelah selesai istirahat di kelas, mereka memutuskan untuk pergi ke kantin. Di sana terdapat beberapa anak Pramuka yang lain. Isa pun duduk di sebelah Dara. Sementara di sisi lainnya terdapat Firda.

"Kak Isa, boleh aku bicara sesuatu?" Tanya Firda dengan hati-hati.

Gadis itu selalu saja bersikap sopan pada Isa. Padahal mereka sama-sama anggota Pramuka, harusnya biasa saja.

"Boleh.." Jawab Isa.

"Kak Isa beneran lagi dekat sama Kak Alvian?" Tanyanya tanpa keraguan.

"I-iya.. itu kemarin-kemarin sih, kenapa memangnya?"

"Ah, nggak apa-apa, Kak. Firda cuma ingin memberitahu ke Kakak, kalau Kak Alvian dulu mantan Firda."

Perfect Crush (Revisi)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang