Dua puluh dua

21 4 0
                                        

Happy Reading guyss🥰

2 hari berlalu Zara tidak bersekolah setelah perkelahian dengan anggota Brainer dan Lioners. Tidak ada yang tahu mengapa Zara tidak bersekolah. Atau kah dirinya takut dengan teman temannya atau kah ada hal lain.

Dan baru hari ini Zara bersekolah. Dimana Zara datang semua orang berbisik membicarakan Zara.

Zara tidak menanggapi semua itu sekarang Zara harus bertemu dengan teman temannya untuk meminta maaf.

Sesampainya di kelas terlihat inti Lioners sedang duduk mengobrol, awalnya Zara takut karena kedatangannya mengundang keributan. Tapi Zara memberanikan diri untuk menemuinya.

" Lyn ". Panggil Zara senyum sembari duduk di sebelah Jocelyn.

Setelah kedatangan Zara inti Lioners pun diam tidak ada yang berkata lagi . Tampak semuanya berubah begitu saja.

" Gue minta maaf ". Ucap Zara mengawali pembicaraan.

" Gue tau gue salah, tapi gue juga bingung harus apa ?, pas gue liat bukti itu ntah kenapa gue langsung percaya gitu aja ". Keluh Zara.

Semuanya tampak diam menatap kedepan mereka tidak menghiraukan ucapan Zara mereka pun tampak acuh.

" Lo kemaren kemana ?". Tanya Jocelyn.

" Ada ". Jawab Zara.

" Kemaren lo ke rumah sakit kan ". Ucap Adara yang membuat semuanya terbelalak.

Zara hanya diam tidak mengangguk atau pun menggeleng. Dirinya ingin jujur tapi belum waktunya untuk itu.

" Tuh kan gue tau lo bakal diem aja ". Ketus Adara.

" Lo anggep kita siapa Zar, kalau lo anggep kita sahabat harusnya lo jujur sama kita ada apa ". Kesal Damara.

" Lo perusak kebahagiaan orang Zar ". Kesal Kaila.

" Gue minta maaf, gue udah pisahin lo semua ". Keluh Zara.

" Mening lo ngaku Zar ". Ucap Elma tersenyum miring lalu pergi beserta anggota inti Lioners yang lainnya.

" Lo semua mau kemana?". Tanya Zara yang ditinggalkan sendiri.

" Ngomong sama lo gak jelas Zar ". Sewot Elma.

" Lo cuma bisa minta maaf tanpa bisa ngembaliin semuanya ". Sewot Kaila.

Zara menduduk lemas bagaimana dia menjelaskan semuanya, sedangkan dirinya saja sekarang tidak tau harus apa.

Zara pun berniat untuk pergi ke kantin. Sebelum sampai di kantin terlihat segerombolan lelaki dengan sepasang kekasihnya tengah melewati koridor sembari membawa minuman. Mungkin sudah dari kantin.

Zara melewat segerombolan itu tanpa melihat siapa yang sedang dirinya lewati. Awalnya Zara tidak ingin ribut tetapi ada saja yang mengawalinya untuk ribut.

" Ehh mau kemana ? Ko sendiri ?". Tanya Fellow yang memegang baju Zara dari samping.

" Ke kantin ". Ketus Zara.

BRAINER AND LIONERSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang